Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » MJP Hutagaol ’86 Angkat Pelajaran Sejarah Imperium Dunia untuk Membaca Masa Depan Nusantara

MJP Hutagaol ’86 Angkat Pelajaran Sejarah Imperium Dunia untuk Membaca Masa Depan Nusantara

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Penulis MJP Hutagaol ’86 mengangkat kajian mengenai warisan kekuasaan dunia dan relevansinya bagi masa depan Indonesia melalui tulisan berseri berjudul Dari Imperium Dunia ke Takdir Nusantara. Pada Seri 1, ia membahas bagaimana pengaruh suatu kekuatan dapat bertahan meskipun bentuk kekuasaan dan wilayah kendalinya telah berubah.

Dalam tulisan bertajuk “Mengapa Sebagian Kekuasaan Menghilang, tetapi Warisannya Tetap Menguasai Dunia?”, MJP menyoroti bahwa kekuatan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh luas wilayah, jumlah penduduk, atau kemampuan militer. Bahasa, perdagangan, teknologi, lembaga, jaringan manusia, dan pengetahuan juga dapat menjadi sumber pengaruh jangka panjang.

Salah satu contoh yang dibahas ialah penyebaran bahasa Inggris. Ekspansi Imperium Inggris berperan dalam penyebarannya, sementara perkembangan ekonomi, ilmu pengetahuan, pendidikan, teknologi, dan pengaruh Amerika Serikat turut memperkuat kedudukannya dalam komunikasi internasional.

Menurut kajian tersebut, pengalaman sejarah ini menunjukkan pentingnya membangun ekosistem pendidikan, penelitian, penerjemahan, dan pengembangan ilmu pengetahuan agar bahasa Indonesia semakin berperan dalam pertukaran gagasan di tingkat global.

MJP juga mengulas diaspora Tionghoa sebagai contoh jaringan manusia yang menghubungkan perdagangan, kebudayaan, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat lintas negara. Ia menekankan bahwa setiap komunitas memiliki pengalaman berbeda sehingga kajian diaspora perlu dilakukan tanpa generalisasi berdasarkan etnis.

Dalam konteks Nusantara, Sriwijaya menjadi salah satu contoh sejarah mengenai pentingnya jaringan maritim. Keterhubungan sungai, pelabuhan, sumber daya pedalaman, dan jalur perdagangan regional menunjukkan bahwa posisi geografis akan memiliki nilai strategis apabila didukung kemampuan organisasi, sumber daya manusia, dan pengelolaan ekonomi.

Tulisan tersebut turut menyinggung VOC sebagai perusahaan dagang yang pernah memperoleh hak istimewa politik dan menjalankan kekuatan militer. Sementara itu, perusahaan teknologi modern menunjukkan bagaimana inovasi, infrastruktur digital, dan penguasaan teknologi dapat memengaruhi kehidupan masyarakat lintas negara.

Energi, Data, dan Persepsi

Sebagai kerangka analisis, MJP memperkenalkan tiga dimensi yang disebutnya sebagai “Perang Fondasi”, yakni energi, data, dan persepsi.

Energi dipandang sebagai penopang industri, transportasi, dan pertahanan. Data berperan dalam pengembangan pengetahuan, kecerdasan buatan, dan pengambilan keputusan. Adapun persepsi berkaitan dengan pembentukan kepercayaan dan cara masyarakat memahami informasi melalui pendidikan, media, budaya, serta teknologi digital.

Kerangka tersebut menekankan keterkaitan ketiga dimensi dalam persaingan global. Namun, penulis juga menyatakan bahwa pendekatan ini merupakan kerangka analisis yang masih perlu diuji melalui data, indikator, dan studi kasus.

MJP selanjutnya menyoroti pentingnya teknologi satelit dan pengolahan data penginderaan jauh bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Kemampuan tersebut dinilai relevan untuk mendukung pemantauan lingkungan, mitigasi bencana, perencanaan pembangunan, dan penguatan kedaulatan pengetahuan.

Membangun Masa Depan Indonesia

Dalam pembahasan mengenai masa depan Nusantara, MJP menegaskan bahwa potensi geografis, sumber daya alam, keragaman budaya, dan jumlah penduduk tidak otomatis menjadikan Indonesia sebagai kekuatan global. Potensi tersebut perlu didukung pendidikan berkualitas, riset, inovasi, kelembagaan yang kuat, ekonomi produktif, serta tata kelola yang bertanggung jawab.

Ia juga menekankan bahwa membangun masa depan Indonesia bukan berarti mengulang dominasi imperium masa lalu, melainkan memperkuat kemampuan bangsa untuk menentukan arah pembangunan, menjaga kepentingan nasional, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat dunia.

Tulisan Seri 1 ini menjadi pengantar bagi pembahasan selanjutnya mengenai “Perang Fondasi — Energi, Data, dan Persepsi dalam Perebutan Kekuatan Dunia”.

Melalui seri tersebut, pembaca diajak melihat sejarah bukan semata-mata sebagai catatan kejayaan masa lalu, melainkan sebagai bahan pembelajaran untuk merumuskan strategi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Penulis: MJP Hutagaol ’86

Jakarta, 20 Oktober 2026

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLTA Saguling Torehkan Prestasi Membanggakan, Raih Juara pada Power Idea Contest PLN Indonesia Power 2026

    PLTA Saguling Torehkan Prestasi Membanggakan, Raih Juara pada Power Idea Contest PLN Indonesia Power 2026

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bali – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh PLN Indonesia Power UBP Saguling dalam ajang Power Idea Contest PLN Indonesia Power 2026. Melalui inovasi dan gagasan terbaik yang diusung oleh insan UBP Saguling berhasil meraih penghargaan pada dua kategori sekaligus, membuktikan komitmen insan pembangkit dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Power […]

  • Pertahanan Indonesia Abad ke-21: Perang Fondasi Jadi Kunci Menjaga Kedaulatan Bangsa

    Pertahanan Indonesia Abad ke-21: Perang Fondasi Jadi Kunci Menjaga Kedaulatan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Dinamika persaingan global pada abad ke-21 telah mengalami perubahan mendasar. Konflik tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan militer dan penguasaan wilayah, melainkan bergeser pada perebutan fondasi strategis yang menopang keberlangsungan suatu bangsa. Hal tersebut diungkapkan oleh Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisan bertajuk “Pertahanan Indonesia Abad ke-21: Perang Fondasi, Pertahanan […]

  • Penertiban Besar-Besaran di Mutiara Gading Timur: Camat MustikajayaPimpin Langsung 3 Pilar Turun Bersama

    Penertiban Besar-Besaran di Mutiara Gading Timur: Camat MustikajayaPimpin Langsung 3 Pilar Turun Bersama

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kota Bekasi, Mustikajaya – Setelah melalui tahapan Surat Peringatan 1 hingga 3 dan tinjauan akhir, Pemerintah Kecamatan Mustikajaya akhirnya mengeksekusi penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustikajaya. Penertiban digelar pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, menyasar lapak-lapak liar yang berdiri di sepanjang Bantaran Kali Cipete hingga Sasak Bayan, […]

  • Koramil Perketat Patroli Pascakarhutla di Tiga Wilayah Singkawang

    Koramil Perketat Patroli Pascakarhutla di Tiga Wilayah Singkawang

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang – Jajaran Kodim 1202/Singkawang terus memperketat patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak maupun rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mengantisipasi munculnya kembali bara yang berpotensi memicu kebakaran. Pada Sabtu (19/9/2026), kegiatan patroli dan ground check dilaksanakan secara serentak di tiga […]

  • Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Kementerian Imipas Resmi Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Petugas

    Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Kementerian Imipas Resmi Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Petugas

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, Wisnu Hani Putranto. Pemecatan tersebut merupakan buntut dari temuan Ombudsman Republik Indonesia (RI) terkait dugaan penyediaan fasilitas mewah bagi warga binaan di Lapas Cibinong. Pengumuman pemecatan disampaikan langsung oleh […]

  • Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL Memukau di Manila, Perkuat Diplomasi Maritim Indonesia-Filipina photo_camera 5

    Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL Memukau di Manila, Perkuat Diplomasi Maritim Indonesia-Filipina

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Manila, Filipina – Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tampil memukau dalam rangkaian Satuan Latihan (Satlat) Kartika Jala Krida (KJK) 2026 di Rizal Park, Manila, Filipina, Jumat (3/7/2026). Penampilan yang memadukan disiplin militer, seni musik, dan budaya Nusantara itu mendapat sambutan meriah dari masyarakat, wisatawan, serta tamu undangan. Kegiatan tersebut […]

expand_less