Syamsuddin Terpilih Aklamasi Pimpin ABUJAPI NTB 2026–2031, Dorong Profesionalisme dan Kesejahteraan Satpam
- account_circle Yusyanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 108
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Mataram, NTB — Syamsuddin, S.Sos., S.H., M.H., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Nusa Tenggara Barat (BPD ABUJAPI NTB) periode 2026–2031. Kepemimpinan baru ini mengusung komitmen “Satpam Naik Kelas” untuk mendorong peningkatan profesionalisme, kualitas pelayanan, dan penghargaan terhadap profesi satuan pengamanan.
Terpilihnya Syamsuddin menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di NTB. Arah pengembangan organisasi mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola perusahaan, serta perluasan kerja sama dengan Polri, pemerintah daerah, pengguna jasa, dan pemangku kepentingan lainnya.
Komitmen tersebut membawa pesan bahwa kemajuan industri jasa pengamanan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan personel yang bertugas di lapangan. Kualitas perusahaan dan kualitas tenaga pengamanan merupakan dua unsur yang saling mendukung dalam membangun kepercayaan pengguna jasa maupun masyarakat.
Satpam Naik Kelas sebagai Arah Pengembangan Profesi
Semangat Satpam Naik Kelas diarahkan untuk membangun personel pengamanan yang terlatih, disiplin, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan secara humanis dan profesional.
Dalam pelaksanaannya, peningkatan kualitas profesi perlu mencakup kemampuan mengenali potensi gangguan keamanan, melakukan langkah pencegahan, menjalankan prosedur pengamanan, menyusun laporan kejadian, dan berkoordinasi sesuai lingkup tugas serta kewenangan.
Kemampuan berkomunikasi juga menjadi bagian penting. Personel satpam berinteraksi langsung dengan pekerja, pengunjung, pelanggan, dan masyarakat sehingga membutuhkan kecakapan pelayanan, pengendalian diri, serta pemahaman etika profesi.
Perubahan kebutuhan pengguna jasa turut menuntut pengembangan kemampuan dalam penggunaan perangkat pengamanan. Pemahaman terhadap CCTV, pengendalian akses, pencatatan digital, dan sistem pelaporan dapat mendukung pelaksanaan tugas sesuai karakter serta kebutuhan masing-masing lokasi kerja.
Penguatan Pendidikan, Pelatihan, dan Kompetensi
Pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu arah penting dalam rancangan agenda organisasi periode 2026–2031. Pendidikan dan pelatihan perlu dihubungkan dengan kebutuhan nyata di lapangan agar personel memiliki kesiapan menjalankan tugas pada berbagai lingkungan kerja.
Kebutuhan pengamanan di kawasan industri, perhotelan, pusat perdagangan, perkantoran, fasilitas pendidikan, dan kawasan pariwisata memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, pembinaan personel perlu memperhatikan penilaian risiko, prosedur kerja, serta tuntutan pelayanan pada setiap penempatan.
ABUJAPI NTB diharapkan dapat memperluas ruang kerja sama antara perusahaan, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta pihak terkait dalam pengembangan kompetensi. Penguatan tersebut perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan disertai evaluasi terhadap penerapannya di tempat kerja.
Tata Kelola BUJP dan Persaingan Usaha yang Sehat
Penguatan kualitas personel membutuhkan dukungan perusahaan yang dikelola secara profesional. Dalam kerangka itu, pembenahan administrasi organisasi, pemutakhiran data anggota, penerapan kode etik, dan peningkatan kepatuhan usaha menjadi bagian dari arah pengembangan ABUJAPI NTB.
Pendataan yang akurat dapat membantu organisasi memetakan keberadaan perusahaan anggota, kebutuhan pembinaan, sebaran layanan, serta persoalan yang dihadapi industri jasa pengamanan di daerah.
Organisasi juga perlu menjadi ruang komunikasi untuk mendorong persaingan usaha yang sehat. Mutu layanan, kemampuan personel, pemenuhan tanggung jawab perusahaan, dan keberlanjutan operasional harus menjadi pertimbangan dalam membangun hubungan dengan pengguna jasa.
Dengan pendekatan tersebut, pengembangan usaha jasa pengamanan diharapkan menghasilkan pelayanan yang dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap perusahaan anggota.
Perhatian terhadap Kesejahteraan dan Pengembangan Karier
Komitmen Satpam Naik Kelas juga mencakup perhatian terhadap kondisi kerja dan pengembangan karier personel. Profesionalisme akan lebih kuat apabila didukung hubungan kerja yang jelas, pembinaan yang konsisten, serta pemenuhan hak dan kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam rancangan arah kerja organisasi, komunikasi antara perusahaan dan pengguna jasa perlu diperkuat agar kebutuhan pelayanan pengamanan selaras dengan dukungan operasional serta tanggung jawab terhadap tenaga kerja.
Kesempatan meningkatkan kompetensi dan mengembangkan karier juga perlu mendapat perhatian. Personel yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan kinerja baik membutuhkan ruang untuk berkembang serta memperoleh tanggung jawab sesuai kapasitasnya.
Memperkuat Kemitraan dengan Polri
Kemitraan dengan Polri menjadi bagian penting dalam pengembangan industri jasa pengamanan. Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung pembinaan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan pemahaman personel mengenai pelaksanaan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Melalui komunikasi yang berkesinambungan, organisasi dapat membantu menjembatani kebutuhan pembinaan perusahaan dan personel dengan arahan dari instansi terkait.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan untuk membangun hubungan yang partisipatif dalam menjaga lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat tetap aman serta tertib.
Mendukung Pariwisata dan Kegiatan Ekonomi NTB
Ketersediaan layanan pengamanan yang profesional merupakan salah satu unsur pendukung kenyamanan kegiatan usaha. Hal ini relevan bagi NTB yang memiliki kawasan pariwisata, perhotelan, pusat perdagangan, serta berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pengunjung.
Personel satpam yang kompeten dapat berkontribusi melalui pelayanan yang tertib, komunikasi yang baik, kesiapan menghadapi situasi darurat, dan koordinasi yang efektif sesuai prosedur.
Penguatan industri jasa pengamanan diharapkan turut mendukung lingkungan usaha yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan pengguna jasa terhadap kemampuan tenaga pengamanan di daerah.
Konsolidasi Organisasi Periode 2026–2031
Kepemimpinan Syamsuddin menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antaranggota dan memperkuat fungsi organisasi sebagai wadah pelayanan, komunikasi, serta pengembangan kapasitas perusahaan.
Rancangan prioritas organisasi mencakup konsolidasi keanggotaan, pemetaan kebutuhan pembinaan, pengembangan kompetensi personel, penguatan kemitraan, dan penyusunan program kerja yang dapat dievaluasi pelaksanaannya.
Keterlibatan anggota diperlukan agar agenda organisasi menjawab persoalan nyata yang dihadapi perusahaan dan personel di lapangan. Dengan demikian, manfaat keberadaan ABUJAPI dapat dirasakan dalam peningkatan kualitas layanan maupun penguatan hubungan antaranggota.
Mengusung semangat “Bersama POLRI Wujudkan Harkamtibmas Menuju NTB Mendunia”, BPD ABUJAPI NTB periode 2026–2031 menempatkan Satpam Naik Kelas sebagai arah bersama untuk membangun industri pengamanan yang profesional, berintegritas, dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Tentang BPD ABUJAPI NTB
Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Nusa Tenggara Barat merupakan wadah organisasi perusahaan jasa pengamanan di tingkat daerah. Organisasi ini menjadi ruang kerja sama, komunikasi, dan pengembangan profesionalisme anggota dalam meningkatkan kualitas industri jasa pengamanan.
(Yusyanto)
Jurnalis : Yusyanto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 16 November 2024 sebagai Jurnalis Prov. Bali. Email : yusyanto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar