SMPN 1 Manisrenggo Klaten Gelar Wisata Budaya ke Museum RA Kartini Jepara, Kenalkan Sejarah Perjuangan Kartini dan Pesona Wisata Jepara
- account_circle Supriyono
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jepara – Sebanyak 411 siswa SMP Negeri 1 Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar kegiatan wisata budaya ke Kabupaten Jepara, Selasa (29/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan edukasi untuk mengenalkan sejarah, budaya, serta sosok pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, Raden Ajeng Kartini.
Rombongan yang menggunakan lima bus pariwisata itu tiba di Museum RA Kartini Jepara sekitar pukul 11.30 WIB. Para siswa kemudian mengikuti kegiatan kunjungan sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai berbagai peninggalan dan jejak perjuangan RA Kartini yang masih tersimpan dan tertata di dalam museum.
Sesampainya di lokasi, para siswa tidak hanya melihat koleksi Museum RA Kartini, tetapi juga mendapatkan penjelasan dari pemandu wisata mengenai berbagai benda bersejarah yang berada di dalam museum. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada para siswa mengenai sejarah perjuangan RA Kartini.
Kepala SMP Negeri 1 Manisrenggo Klaten, Ana Dwiasih Fajar, mengatakan Jepara dipilih sebagai salah satu tujuan wisata karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang sesuai dengan tema kegiatan pembelajaran.
“Jepara adalah tempat yang paling tepat untuk kami kunjungi, karena wisata yang berada di Jepara banyak sekali yang harus saya kenalkan kepada anak didik kami. Sehingga mereka mengetahui perjuangan RA Kartini, peninggalan-peninggalan yang masih tersimpan dan tertata rapi,” ujar Ana Dwiasih Fajar.
Menurutnya, rangkaian wisata tersebut tidak hanya berfokus pada sejarah RA Kartini. Para siswa juga diperkenalkan dengan kerajinan lokal, termasuk kain Troso, Dan juga ukiran khas jepara, sehingga kegiatan wisata budaya tersebut memiliki keterkaitan dengan pembelajaran mengenai sejarah dan kebudayaan daerah.
“Kerajinan kain Troso pun sudah kami kunjungi, sehingga tema dalam wisata ini memang betul-betul sesuai dengan tema,” tambahnya.
Selain dikenal sebagai Kota Ukir, Jepara juga memiliki berbagai destinasi wisata alam, termasuk kawasan pantai dengan panorama laut dan pasir putih yang menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai daerah.
Sejumlah siswa mengaku senang dapat melihat secara langsung berbagai potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Jepara. Bagi mereka, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga memberikan pengalaman baru dalam mengenal sejarah dan budaya daerah.
Kehadiran rombongan wisatawan dari luar daerah tersebut turut menunjukkan bahwa Jepara memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan tidak hanya dari sisi sejarah dan budaya, tetapi juga wisata alam serta ekonomi kreatif masyarakat.
Dengan semakin banyaknya wisatawan dari luar daerah yang berkunjung, potensi wisata Jepara diharapkan semakin dikenal luas. Pengembangan destinasi wisata, infrastruktur, serta sektor UMKM menjadi bagian penting agar kunjungan wisatawan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Melalui perpaduan wisata sejarah RA Kartini, budaya, kerajinan lokal, dan panorama pantai pasir putih, Jepara memiliki beragam potensi yang dapat terus diperkenalkan kepada wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
(Red priyono)
Jurnalis : Supriyono
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 29 Mei 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Jepara - Prov. Jawa Tengah. Email : supriyono@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar