Sekum BGN dan Pemkab Belitung Timur Resmikan SPPG Mekarjaya untuk Layani 2.049 Penerima Manfaat
- account_circle Ramlie Arbaie
- calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
- visibility 169
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Manggar — Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur resmi mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekarjaya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (14/10/2026).
Peresmian ini menandai peluncuran tahap kedua Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia guna menekan angka stunting dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Peresmian fasilitas tersebut dihadiri langsung oleh Penjabat Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, Sekretaris Utama/Umum BGN Dr. Lily Khamiliyah, unsur Forkopimda, Yayasan Harapan Nusa Persada, serta jajaran instansi terkait.
Sasaran 2.049 Penerima Manfaat dan Rencana Perluasan
SPPG Mekarjaya diproyeksikan melayani sebanyak 2.049 penerima manfaat di Desa Mekarjaya. Sasaran program ini mencakup:
165 siswa PAUD
609 siswa SD/MI
1,117 siswa SMP/SMA
158 sasaran kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B)
Bupati Kamarudin Muten menyampaikan bahwa program MBG merupakan instruksi strategis presiden yang harus didukung bersama agar berjalan tepat sasaran, higienis, dan aman. Selain di Mekarjaya, pemerintah daerah juga merencanakan perluasan program ke wilayah kepulauan terluar seperti Pulau Buku Limau, Pulau Long, Pulau Ketapang, dan Pulau Batun melalui dukungan dana CSR dan anggaran terkait.
Penekanan Kebersihan Dapur dan Imbauan Penghentian Aktivitas Pemurnian Timah
Dalam sambutannya, Kamarudin Muten secara tegas meminta penghentian aktivitas “meja goyang” atau pemurnian timah di sekitar lingkungan dapur SPPG Mekarjaya. Ia menekankan bahwa debu serta pembakaran hasil pemurnian timah sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak dan kualitas makanan.
Ia menceritakan bahwa pemindahan dan pembukaan SPPG ini sempat mengalami kendala teknis akibat persoalan lingkungan sekitar. Namun, koordinasi intensif antarpihak berhasil menyelesaikan hambatan tersebut sehingga fasilitas pelayanan gizi dapat difungsikan secara optimal.
Dampak Ekonomi Lokal dan Sinergi Lintas Sektor
Sekretaris Utama BGN, Dr. Lily Khamiliyah, menegaskan bahwa pemenuhan gizi adalah hak seluruh anak Indonesia, baik yang berada di kota besar maupun di pulau-pulau kecil. Ia berharap pengoperasian SPPG Mekarjaya memperhatikan standar kebersihan, keamanan pangan, serta ketepatan waktu distribusi.
Selain fokus pada gizi dan penurunan stunting, hadirnya SPPG Mekarjaya diharapkan memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Operasional dapur ini menyerap tenaga kerja setempat dan memanfaatkan komoditas pangan lokal dari sektor perikanan, peternakan, serta pertanian di Belitung Timur. (Ramli Arbaie).
Jurnalis : Ramlie Arbaie
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 April 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Belitung Timur - Prov. Bangka Belitung. Email : ramlie.arbaie@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar