Menteri Perindustrian, Menteri Ketenagakerjaan, dan Kepala BPS Tandatangani Kolaborasi Strategis Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- account_circle Deden Guntara
- calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
- visibility 212
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Bekasi – Menteri Perindustrian, Menteri Ketenagakerjaan, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia secara resmi menandatangani kesepakatan kolaborasi strategis dalam High Level Meeting Lintas Kementerian sebagai bentuk komitmen bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Penandatanganan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi melalui sinkronisasi data industri, ketenagakerjaan, dan statistik nasional guna menghasilkan basis data ekonomi yang akurat sebagai landasan penyusunan kebijakan nasional yang lebih tepat sasaran.
Perwakilan Kementerian Perindustrian, Tri Supondi, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa kolaborasi lintas kementerian merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas data nasional.
“Penandatanganan resmi ini menandai babak baru sinergi pemerintah. Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan potret ekonomi nasional yang lebih akurat, di mana data industri dari Kementerian Perindustrian dan data pasar kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dipadukan dengan statistik nasional yang dikelola BPS. Kolaborasi ini akan menghasilkan kebijakan yang lebih presisi guna meningkatkan daya saing bangsa,” ujar Tri Supondi.
Ia juga menegaskan bahwa implementasi di daerah harus berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, Jawa Barat sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026.
“Jawa Barat siap mengawal dan mengimplementasikan komitmen pemerintah pusat di daerah. Kami akan memastikan seluruh pelaku usaha serta tenaga kerja terdata secara akurat sehingga hasil Sensus Ekonomi 2026 mampu menjadi pendorong investasi, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan daya saing industri nasional,” tambahnya.
Melalui kolaborasi strategis ini, pemerintah berharap dapat meminimalkan tumpang tindih data antarinstansi sekaligus mempercepat transformasi industri yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi global.
Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan.
(DG / Media Suara Mabes)


Jurnalis : Deden Guntara
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 19 Gebruari 2024 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Bekasi - Jawa Barat. Email : deden.guntara@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar