Brigjen (Purn) MJP Hutagaol Rumuskan Metodologi Kolaborasi Manusia Dan AI Untuk Produksi Pengetahuan Baru
- account_circle Suwoto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tujuh Tahapan Produksi Pengetahuan
Salah satu inti dokumen tersebut adalah metodologi tujuh tahapan kolaborasi manusia dan AI, meliputi:
- Observasi dan perumusan masalah, yaitu menentukan persoalan, tujuan, serta pertanyaan penelitian.
- Eksplorasi perspektif, dengan mengembangkan pemikiran awal dan alternatif sudut pandang melalui bantuan AI.
- Pengumpulan dan penilaian bukti, berdasarkan sumber yang kredibel dan dapat ditelusuri.
- Analisis dan pengujian alternatif, untuk membandingkan hipotesis serta mengidentifikasi kelemahan argumentasi.
- Sintesis lintas perspektif, dengan mengintegrasikan informasi dan hasil analisis.
- Produksi karya dan rekomendasi, berupa penelitian, kajian, artikel, atau bahan kebijakan.
- Audit dan koreksi, untuk memeriksa akurasi, validitas sumber, konsistensi, serta keamanan informasi.
Tahapan tersebut dirancang sebagai proses berulang sehingga hasilnya dapat diperbaiki apabila ditemukan kekeliruan atau bukti baru.
Koreksi Kritis dan Tanggung Jawab Manusia
Hutagaol juga menekankan pentingnya koreksi timbal balik. AI tidak seharusnya hanya digunakan untuk membenarkan pendapat pengguna, tetapi juga membantu menemukan kelemahan asumsi dan menghadirkan perspektif yang berlawanan.
Salah satu prinsip dalam dokumen tersebut berbunyi, “Jangan hanya meminta AI mendukung pemikiran kita. Mintalah AI membantu menemukan alasan mengapa pemikiran kita mungkin salah.”
Meski demikian, kritik maupun informasi yang dihasilkan AI tetap harus diperiksa melalui sumber independen. AI bukan otoritas kebenaran dan tidak menggantikan tanggung jawab manusia.
Untuk menilai kualitas hasil kolaborasi, dokumen tersebut mengusulkan tujuh indikator, yakni akurasi, keterlacakan sumber, kedalaman analisis, keterbukaan perspektif, efisiensi, kebaruan, dan manfaat. Penilaian dapat menggunakan skala 1 sampai 5 disertai alasan serta bukti pendukung.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar