Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Nusantara: Jejak Yang Menembus Bintang, Fiksi Nusantara Futuristik Tentang Ingatan, Teknologi Dan Masa Depan

Nusantara: Jejak Yang Menembus Bintang, Fiksi Nusantara Futuristik Tentang Ingatan, Teknologi Dan Masa Depan

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Sebuah perjalanan futuristik tentang Nusantara, ingatan peradaban, teknologi, dan cita-cita manusia menjelajah bintang hadir melalui karya “Nusantara: Jejak yang Menembus Bintang” karya MJP Hutagaol ’86.

Karya ini merupakan fiksi Nusantara futuristik, yang memadukan unsur sejarah, kebudayaan, teknologi, dan imajinasi masa depan dalam sebuah cerita tentang seorang anak bernama Raka.

Berlatar tahun 2126, Raka, seorang remaja berusia 16 tahun, menemukan sebuah peta misterius yang membawanya pada pertanyaan besar mengenai perjalanan manusia, perubahan bumi, dan warisan pengetahuan kepulauan Nusantara.

Cerita bermula ketika Raka mempertanyakan apakah pulau-pulau yang kini dikenal sebagai Indonesia pernah memiliki hubungan daratan pada masa lampau.

Dari sebuah arsip misterius bertajuk “Peta yang Menunggu”, Raka menemukan konsep bernama Mandala yang kemudian mengantarkannya menuju Gunung Tidar, Magelang.

Di sana ia bertemu Dr. Anjani, seorang peneliti yang menjaga berbagai arsip mengenai manuskrip, prasasti, pelayaran, teknologi tradisional, sistem pengelolaan air, arsitektur, serta pengetahuan yang diwariskan lintas generasi.

Cerita kemudian bergerak dari ruang arsip menuju Tanah Beru, Sulawesi Selatan, tempat Raka melihat proses pembuatan kapal Pinisi.

Di tengah tradisi pembuatan kapal tersebut, Raka menemukan sebuah gagasan penting: teknologi bukan sekadar benda, tetapi juga pengetahuan yang diwariskan dan dikembangkan manusia.

Pertemuan antara tradisi dan imajinasi masa depan kemudian melahirkan gagasan yang jauh lebih besar.

Raka mulai menggambar sebuah rancangan kapal berbentuk lingkaran yang memadukan gagasan Pinisi, Mandala, kecerdasan buatan, energi, dan eksplorasi ruang angkasa.

Namun, Dr. Anjani mengingatkan bahwa perjalanan menuju masa depan tidak semata-mata tentang menaklukkan ruang angkasa.

«“Jangan membuat kapal untuk menaklukkan bintang. Buat kapal untuk membawa manusia mengenal kembali rumahnya.”»

Gagasan tersebut menjadi titik penting dalam cerita.

Dalam alur fiksi ini, rancangan sederhana seorang anak kemudian berkembang menjadi cikal bakal sebuah kapal yang kelak disebut Armada Mandala.

Perjalanan menuju bintang pun tidak digambarkan sekadar sebagai perlombaan teknologi.

Sebaliknya, cerita menempatkan ingatan, pengetahuan, kebudayaan, dan kemampuan manusia belajar dari masa lalu sebagai fondasi untuk membangun masa depan.

“Nusantara: Jejak yang Menembus Bintang” dengan demikian membawa sebuah pertanyaan utama:

Jika manusia suatu hari mampu menjangkau bintang, pengetahuan apa yang akan dibawanya dari bumi?

Karya ini merupakan fiksi, bukan laporan sejarah maupun klaim mengenai teknologi yang telah ada. Unsur seperti Armada Mandala, perjalanan antarbintang, dan teknologi futuristik merupakan bagian dari imajinasi cerita.

Cerita ini akan berlanjut pada seri berikutnya.

Bersambung.

MJP Hutagaol ’86

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Bersama Serdik Sespimti Polri Tinjau dan Lakukan Pendinginan Titik Karhutla di Kubu Raya

    TNI Bersama Serdik Sespimti Polri Tinjau dan Lakukan Pendinginan Titik Karhutla di Kubu Raya

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kubu Raya — Sinergi TNI dan Polri dalam upaya pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat. Personel Kodam XII/Tanjungpura dan Kodim 1207/Pontianak bersama Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026 melaksanakan peninjauan langsung sekaligus membantu proses pendinginan di lokasi titik Karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten […]

  • Minggu Kelabu di Tambak : Keributan di Warung Nasi Uduk Berujung Petaka photo_camera 5

    Minggu Kelabu di Tambak : Keributan di Warung Nasi Uduk Berujung Petaka

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Suasana di kawasan Jalan Tambak I, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), mendadak tegang setelah terjadi bentrokan yang diduga melibatkan sejumlah warga dan sekelompok pemuda. Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan informasi yang beredar, keributan bermula dari persoalan di sebuah warung nasi […]

  • MJP Hutagaol: Peradaban Modern Harus Kembali Menemukan Keseimbangan dan Nurani

    MJP Hutagaol: Peradaban Modern Harus Kembali Menemukan Keseimbangan dan Nurani

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan global yang semakin kompleks, manusia dinilai perlu kembali menemukan keseimbangan hidup serta memperkuat hubungan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan nurani. Pandangan tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol melalui tulisan reflektif berjudul “Gerbang yang Tidak Dibangun dari Batu: Meditasi Pagi tentang Manusia, Nusantara, dan Dunia”. […]

  • Rayakan HUT ke-16 Klenteng KONG HU CU, Kapolres Ketapang Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

    Rayakan HUT ke-16 Klenteng KONG HU CU, Kapolres Ketapang Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Suasana penuh kebersamaan mewarnai perayaan ulang tahun ke-16 Kelenteng Kong Zi/Kong Hu Cu yang digelar di Kelenteng Kong Zi, Jalan Lingkar Kota, Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, sesepuh Tionghoa, pengurus serta umat Khong Hu Cu, Rabu (7/10/2026) malam. Kapolres […]

  • Jaga Kebugaran Tubuh, FKKPBM Gelar Senam Bersama di Lapangan Gongseng Cijantung

    Jaga Kebugaran Tubuh, FKKPBM Gelar Senam Bersama di Lapangan Gongseng Cijantung

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes , Jakarta, Komunitas FKKPBM kembali menunjukkan semangat kebersamaan melalui kegiatan senam sehat yang digelar di Lapangan Gongseng, Cijantung, Jakarta Timur, pada Minggu (24/5/2026) pagi. Acara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini menjadi ajang untuk meningkatkan derajat kesehatan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota. ​Kegiatan ini berlangsung meriah dengan dipandu langsung oleh instruktur senam, […]

  • TNI Bersama Militer AS, India dan Selandia Baru Uji Kemampuan Tempur di Sumatera Selatan

    TNI Bersama Militer AS, India dan Selandia Baru Uji Kemampuan Tempur di Sumatera Selatan

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sumatera Selatan — Sebanyak 270 personel militer dari Indonesia, Amerika Serikat, India, dan Selandia Baru mengikuti latihan menembak Sof Flat Range Advance Shooting sebagai bagian dari rangkaian Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tembak Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan. Kegiatan menjadi bagian dari latihan bersama […]

expand_less