Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Kabut Asap Tebal di Jambi: Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Pesawat Gagal Mendarat

Kabut Asap Tebal di Jambi: Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Pesawat Gagal Mendarat

  • account_circle Saud Maruntung
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 274
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jambi — Kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Jambi pada Minggu (23/8/2026) pagi hingga siang mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi.

Jarak pandang (visibility) di kawasan bandara dilaporkan turun drastis hingga hanya mencapai 1.000 meter. Kondisi tersebut menyebabkan dua penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (CGK), menuju Jambi (DJB) terpaksa dialihkan (divert) ke bandara lain demi alasan keselamatan penerbangan.

General Manager PT Angkasa Pura Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Ardon Marbun, membenarkan adanya pengalihan pendaratan dua pesawat tersebut.

“Dampak kabut asap ini secara langsung memengaruhi dua jadwal kedatangan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) menuju Jambi (DJB),” ungkap Ardon.

Pesawat pertama yang terdampak adalah Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6804. Pesawat jenis Airbus A320 dengan registrasi PK-LAT tersebut dipiloti Kapten Kemas Muhammad Fatur dan membawa 138 penumpang dewasa serta satu bayi.

Batik Air semula dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Thaha pada pukul 10.40 WIB. Namun, pada pukul 10.45 WIB, petugas Air Traffic Control (ATC) menginformasikan kepada tim Apron Movement Control (AMC) bahwa pesawat tersebut harus mengalihkan pendaratan ke Batam.

Pengalihan dilakukan karena jarak pandang di area landasan tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Tidak lama berselang, pesawat kedua milik Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 842 juga mengalami kondisi serupa. Pesawat jenis Airbus A320 dengan registrasi PK-STZ tersebut membawa 120 penumpang dewasa dan satu anak-anak.

Super Air Jet sedianya dijadwalkan tiba di Jambi pada pukul 11.25 WIB. Namun, karena kondisi cuaca dan jarak pandang yang belum membaik, penerbangan tersebut akhirnya dialihkan ke Palembang.

Ardon menjelaskan, kondisi jarak pandang di Bandara Sultan Thaha mengalami perubahan cukup signifikan sepanjang pagi hingga siang hari.

Pada pukul 09.30 WIB, jarak pandang masih berada di angka 5.000 meter. Namun, satu jam kemudian, tepatnya pukul 10.30 WIB, ketebalan kabut asap meningkat sehingga jarak pandang turun drastis menjadi 1.000 meter.

Kondisi tersebut bertahan hingga sekitar pukul 11.30 WIB.

Memasuki siang hari, kondisi cuaca mulai berangsur membaik. Jarak pandang di kawasan bandara kembali meningkat hingga mencapai 3.500 meter.

Kondisi tersebut memungkinkan penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Thaha pada pukul 13.44 WIB.

“Garuda siang sudah normal landing. Sementara ini masih Garuda yang bisa mendarat. Dua pesawat pagi yang dialihkan tadi hingga siang ini belum bisa mendarat di Bandara Sultan Thaha,” ujar Ardon.

Gangguan penerbangan akibat kabut asap tersebut menunjukkan bahwa kondisi jarak pandang menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan keselamatan operasional penerbangan. Pengalihan penerbangan dilakukan sebagai langkah antisipasi ketika kondisi di bandara belum memenuhi persyaratan keselamatan untuk pendaratan.

Wartawan MSM: Saud Maruntung Marbun

Media Suara Mabes — Mengabarkan Lugas, Tegas, dan Terpercaya

Saud Maruntung

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPW HIPKA Jawa Barat Gelar Forum Bisnis, Muswil III, dan Pelantikan BPD se- Jawa Barat

    BPW HIPKA Jawa Barat Gelar Forum Bisnis, Muswil III, dan Pelantikan BPD se- Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung – Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Provinsi Jawa Barat resmi menggelar rangkaian acara strategis bertajuk Forum Bisnis, Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-III, dan Pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kota/Kabupaten se-Jawa Barat. Acara penting bagi kalangan pengusaha dan wirausahawan ini dilangsungkan di Kota Bandung pada tanggal 27–28 Oktober 2026. Kegiatan yang dihadiri […]

  • Kapolsek Nanga Tayap Hadiri Apel Siaga Karhutla dan Penandatanganan MoU Kerja Sama Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Kapolsek Nanga Tayap Hadiri Apel Siaga Karhutla dan Penandatanganan MoU Kerja Sama Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Kapolsek Nanga Tayap Polres Ketapang, AKP Bagus Tri Baskoro, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sekaligus Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Kesepakatan Kerja Sama antara PT Agro Lestari Mandiri (Sinar Mas Group) dengan desa-desa sekitar serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nanga Tayap. Kegiatan tersebut […]

  • Jangan Biarkan Judi Online Merampas Kebahagiaan Keluarga!

    Jangan Biarkan Judi Online Merampas Kebahagiaan Keluarga!

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Judi online menjadi salah satu ancaman yang dapat merusak kehidupan pribadi, kondisi ekonomi, hingga keharmonisan keluarga. Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri, Polda Kalimantan Barat terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya judi online. Judi online bukanlah jalan pintas menuju kekayaan, […]

  • Romantisme Spiritual: Refleksi tentang Kesadaran, Kejujuran, dan Keterbukaan

    Romantisme Spiritual: Refleksi tentang Kesadaran, Kejujuran, dan Keterbukaan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Perkembangan dunia spiritual di tengah masyarakat dinilai perlu diiringi dengan peningkatan kesadaran, kejujuran, serta keterbukaan dalam memahami kehidupan. Spiritualisme tidak semata-mata dikaitkan dengan kemampuan supranatural, melainkan lebih pada kesadaran seseorang dalam menjalani setiap tindakan dan proses kehidupan. Pandangan tersebut disampaikan Reza Binol dari Masyarakat Spiritual Indonesia melalui tulisannya berjudul “Romantisme Spiritual”. […]

  • Ketua LPKP Jhon Kenedi Bongkar Dugaan Tali Asih Rp 2,1 Miliar Lahan 190 Milik Kades Muara Pari Mukti Ali: Itu Hak Masyarakat, Saya Punya Bukti Lengkap Sejak 2010

    Ketua LPKP Jhon Kenedi Bongkar Dugaan Tali Asih Rp 2,1 Miliar Lahan 190 Milik Kades Muara Pari Mukti Ali: Itu Hak Masyarakat, Saya Punya Bukti Lengkap Sejak 2010

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Barito Utara – Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen dan Pelaku (LPKP), Jhon Kenedi*, akhirnya buka suara menanggapi pernyataan sikap warga Desa Muara Pari pada 28 September 2026. Jhon Kenedi menegaskan, tudingannya di media sosial terkait ltali asih sebesar Rp 2,1 Miliar di Lahan 190 yang diterima Kades Muara Pari, Mukti Ali, adalah benar adanya. […]

  • Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Kuala Behe Landak, Polisi Selidiki Kasusnya

    Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terikat di Kuala Behe Landak, Polisi Selidiki Kasusnya

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Landak — Seorang ibu dan anaknya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terikat di Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan kedua korban. Kedua korban diketahui bernama Asniwati (39), seorang petani, dan putrinya, Dina Oktavia yang masih berusia 4 tahun. Keduanya merupakan warga Dusun Reo […]

expand_less