Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

  • account_circle Hepni Jaya Kusuma
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Mempawah — Ada kisah duka yang begitu dalam di balik berkibarnya bendera Merah Putih di pelosok Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah.

Perianto, seorang remaja yang turut ambil bagian dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, harus kehilangan nyawanya setelah mengalami kecelakaan saat memasang umbul-umbul dan bendera Merah Putih.

Kepergian Perianto menjadi luka bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat di tanah kelahirannya. Di tengah semangat masyarakat menghiasi jalan-jalan desa dengan warna merah dan putih, seorang anak bangsa justru harus mempertaruhkan nyawanya demi memastikan Sang Saka tetap berkibar.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026, saat Perianto bersama sejumlah rekannya bergotong royong memasang ratusan umbul-umbul dan bendera Merah Putih di berbagai titik, sudut jalan hingga kawasan pasar desa.

Saat itu, Perianto bersama beberapa rekannya membawa puluhan bendera dan umbul-umbul yang belum selesai dipasang.

Sebagian bendera telah diikat pada batang-batang bambu dan diangkut menggunakan mobil pikap.
Dalam perjalanan, sebuah bendera yang dibawa tersebut diduga terlepas. Perianto berusaha memegangnya, namun nahas, ia terjatuh dari kendaraan yang ditumpanginya.

Akibat kecelakaan tersebut, Perianto segera dilarikan ke RS Menjalin, Kabupaten Landak, untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, kondisinya terus memburuk setelah diketahui mengalami luka serius, termasuk cedera pada bagian kepala.

Karena keterbatasan fasilitas medis, Perianto kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Pontianak yang memiliki fasilitas penanganan lebih memadai.

Berbagai upaya medis dilakukan. Perianto bahkan harus menjalani operasi pada bagian kepala. Biaya perawatan yang disebut mencapai ratusan juta rupiah pun harus dikeluarkan demi menyelamatkan nyawanya.

Namun, takdir berkata lain.
Di tengah perjuangan para tenaga medis, keluarga yang terus berharap, serta doa orang-orang yang menyayanginya, nyawa Perianto akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Yang membuat kepergiannya terasa semakin mengiris hati, Perianto mengembuskan napas terakhir pada Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan detik-detik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di saat seluruh penjuru negeri mengibarkan Merah Putih sebagai simbol perjuangan dan kemerdekaan, keluarga Perianto justru harus mengibarkan kesedihan di rumah duka.

Perianto akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Selasa, 18 Agustus 2026, di pemakaman umum setempat.

Kepergian Perianto meninggalkan sebuah kisah yang mungkin akan selalu dikenang masyarakat Desa Pak Utan dan sekitarnya, Ia bukan seorang pahlawan yang tercatat dalam buku sejarah, tetapi pengorbanannya untuk Merah Putih menjadi bagian dari kisah kecil tentang kecintaan anak bangsa terhadap tanah air.

Ketika sebagian orang mungkin hanya melihat bendera sebagai kain yang dikibarkan di pinggir jalan, Perianto melihatnya sebagai lambang kebanggaan bangsa yang harus dihormati dan dipasang dengan penuh semangat.

Di saat ada orang yang dengan tega merobek, membakar, bahkan menurunkan bendera Merah Putih, Perianto justru mengorbankan tenaga, waktu, bahkan akhirnya nyawanya agar Sang Merah Putih tetap berkibar menyambut hari kemerdekaan.

Merah Putih akhirnya berkibar. Namun, di balik kibaran itu, ada air mata keluarga yang kehilangan seorang anak.

Semoga pengorbanan Perianto menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, bendera, dan kemeriahan. Kemerdekaan juga harus dimaknai dengan menghargai kehidupan, menjaga persatuan, serta menghormati setiap bentuk pengabdian dan kecintaan kepada tanah air.

Selamat jalan, Perianto.
Merah Putih tetap berkibar. Namamu akan menjadi bagian dari kisah pengorbanan seorang anak bangsa dari pelosok Desa Pak Utan.

Hepni Jaya Kusuma

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT NPR Kembali  Garap Ladang Warga Tanpa Ganti Rugi, Warga Minta Presiden dan Komnas HAM Turun Tangan

    PT NPR Kembali Garap Ladang Warga Tanpa Ganti Rugi, Warga Minta Presiden dan Komnas HAM Turun Tangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Barito Utara – Puluhan warga Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, kembali menggelar jumpa pers menuntut keadilan atas dugaan perampasan lahan oleh PT Nusa Persada Resources (NPR). Aksi ini dipicu temuan terbaru pada 21 Mei 2026, di mana perusahaan tambang batubara tersebut kembali menggarap lahan berisi 300 pohon karet dan beberapa pondok milik […]

  • Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Garuda Suci, Perkuat Akses Perekonomian Warga Sukabumi

    Pangdam III/Siliwangi Resmikan Jembatan Garuda Suci, Perkuat Akses Perekonomian Warga Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sukabumi – Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., meresmikan Jembatan Garuda Suci yang berlokasi di Kampung Sukasari RT 003 RW 004, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Peresmian jembatan yang dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat tersebut dihadiri sekitar 200 undangan dari unsur TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan […]

  • Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Ketapang Bersama Bank Mandiri Taspen Gelar Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Ketapang Bersama Bank Mandiri Taspen Gelar Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 194
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ketapang bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen Cabang Ketapang menggelar kegiatan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh Kimia Farma. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut diikuti oleh personel Polres Ketapang serta jajaran karyawan Bank Mandiri Taspen Ketapang (12/06/2026). Kegiatan diawali dengan senam […]

  • Simpan Sabu dalam Korek Api, WP Ditangkap Polisi di Lintong Nihuta photo_camera 2

    Simpan Sabu dalam Korek Api, WP Ditangkap Polisi di Lintong Nihuta

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbang Hasundutan – Satuan Reserse Narkoba Polres Humbang Hasundutan berhasil mengamankan seorang pria berinisial WP (20), warga Desa Somare, Kecamatan Borbor, Kabupaten Toba, yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu. Pelaku ditangkap di pinggir jalan Desa Pargaulan, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Sabtu (4/7/2026) siang. Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat […]

  • Menhan Sjafrie Kunjungi Mantan Panglima TNI Widodo AS, Bahas Keteladanan dan Pertahanan Nasional

    Menhan Sjafrie Kunjungi Mantan Panglima TNI Widodo AS, Bahas Keteladanan dan Pertahanan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Widodo AS di Jakarta, Kamis (12/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan nilai pengabdian dan keteladanan dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam suasana hangat dan penuh penghormatan, Menhan menegaskan pentingnya menjaga tradisi menghargai para pendahulu sebagai sumber pembelajaran strategis bagi generasi penerus. Menurutnya, pengalaman […]

  • PSDKP Pontianak Pasang Garis Kepengawasan Atau Police Line, Hentikan Sementara Aktivitas Ruang Laut Tersus PT WHW

    PSDKP Pontianak Pasang Garis Kepengawasan Atau Police Line, Hentikan Sementara Aktivitas Ruang Laut Tersus PT WHW

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak melakukan penghentian sementara aktivitas pemanfaatan ruang laut di terminal khusus (Tersus) milik PT WHW, Selasa (13/5/2026). Tindakan tersebut ditandai dengan pemasangan garis pengawasan atau police line di area kegiatan perusahaan. Langkah itu dilakukan karena perusahaan disebut […]

expand_less