Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » TNI-POLRI » Polres Landak Perkuat Sinergi Cegah Karhutla, Kapolres: Penanganan Bukan Tugas Satu Instansi

Polres Landak Perkuat Sinergi Cegah Karhutla, Kapolres: Penanganan Bukan Tugas Satu Instansi

  • account_circle Hepni Jaya Kusuma
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 141
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Landak – Menghadapi ancaman musim kemarau akibat fenomena El Nino, Polres Landak menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula BKPM Polres Landak, Jumat (31/7/2026) Sore. Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Landak.

Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Heri Adiwijaya yang mewakili Bupati Landak, Wakapolres Landak KOMPOL Saiful Bahri, Pasi Ops Kodim 1210/Landak Kapten Fauzi Sirat, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, UPT KPH, jajaran Forkopimda, para camat, kapolsek, danramil, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Landak.

Dalam sambutannya, Kapolres Landak menegaskan bahwa ancaman Karhutla pada musim kemarau tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen pemerintah, TNI-Polri, perusahaan hingga masyarakat.

“Saat ini kita memasuki dampak nyata fenomena El Nino dengan curah hujan yang minim dan suhu yang semakin panas. Kondisi ini menjadikan Kabupaten Landak sangat rentan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penanganan Karhutla bukan hanya tugas satu instansi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, dunia usaha, dan masyarakat hingga tingkat desa,” ujar AKBP Devi Ariantari.

Kapolres menjelaskan, strategi penanganan Karhutla akan diawali melalui langkah preemtif dengan memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar yang tidak sesuai ketentuan Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang pembukaan lahan berbasis kearifan lokal.

Selain itu, langkah preventif akan dilakukan dengan memaksimalkan patroli terpadu di wilayah rawan, memperkuat deteksi dini, mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa serta memastikan kesiapan personel, peralatan pemadaman, sumber air, dan sistem komando apabila terjadi kebakaran.

Di sisi lain, Kapolres menegaskan Polres Landak tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai peraturan perundang-undangan dengan tetap mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan berkeadilan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Heri Adiwijaya mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kemarau panjang dan Karhutla akibat dampak El Nino.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Landak telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan mendorong pembentukan Satgas hingga ke tingkat desa. Ia juga menekankan pentingnya pemetaan kawasan rawan kebakaran mengingat Kabupaten Landak secara historis menjadi salah satu daerah dengan jumlah titik panas cukup tinggi di Kalimantan Barat.

Dalam paparannya, Kabag Ops Polres Landak KOMPOL Imbang Sulistyono menjelaskan bahwa sekitar 99 persen kejadian Karhutla dipicu oleh aktivitas manusia, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar, sedangkan faktor alam hanya menyumbang sekitar satu persen.

Ia memaparkan sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pengawasan, di antaranya Kecamatan Mandor, Ngabang serta kawasan lain yang memiliki lahan gambut. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Landak akan memperkuat pemetaan wilayah rawan, mengaktifkan Satgas Karhutla, meningkatkan patroli bersama tiga pilar serta menyiapkan sistem pelaporan digital bagi seluruh Bhabinkamtibmas.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Landak memprediksi puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus hingga September dan berpotensi berlanjut sampai Oktober. Pemerintah daerah juga telah mengaktifkan Posko Siaga Karhutla, memperkuat pemantauan hotspot melalui satelit dan patroli darat serta meminta seluruh perusahaan memastikan kesiapan personel dan sarana pemadaman.

Pada akhir rapat, Kapolres Landak menyampaikan sejumlah arahan sebagai tindak lanjut hasil koordinasi, di antaranya mewajibkan seluruh Polsek membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), mengoptimalkan kegiatan pencegahan hingga tingkat RT, menginventarisasi seluruh kegiatan edukasi yang telah dilakukan Bhabinkamtibmas, serta meminta data resmi mengenai kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla milik perusahaan.

Kapolres berharap sinergi yang telah dibangun melalui rapat koordinasi tersebut mampu memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak sehingga potensi Karhutla di Kabupaten Landak dapat dicegah sejak dini.

“Saya berharap seluruh personel tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas. Dengan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, kita dapat meminimalkan risiko Karhutla di Kabupaten Landak demi melindungi masyarakat dan lingkungan,” tutup AKBP Devi Ariantari.

Penulis : Humas Polres Landak.

Hepni Jaya Kusuma

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desak Kejagung Beri Klarifikasi, Informasi 26 Nama Terkait Dugaan Kasus MBG Jadi Sorotan Publik

    Desak Kejagung Beri Klarifikasi, Informasi 26 Nama Terkait Dugaan Kasus MBG Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 255
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Banda Aceh – Beredarnya informasi mengenai adanya 26 nama yang disebut-sebut terkait dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik di berbagai daerah, termasuk Aceh. Sejumlah kalangan menilai Kejaksaan Agung Republik Indonesia perlu memberikan klarifikasi resmi guna menghindari berkembangnya spekulasi yang berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat. Seorang […]

  • Rumah Pribadi Jadi Lokasi Peredaran Narkoba, Polisi Amankan Satu Pengedar

    Rumah Pribadi Jadi Lokasi Peredaran Narkoba, Polisi Amankan Satu Pengedar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Seorang pria yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di rumahnya diamankan Tim Opsnal Reskrim Polsek Manis Mata Polres Ketapang, Selasa malam (21/07/2026) sekira pukul 22.40 Wib. Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah yang berada di Desa Kelampai, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalbar. Pelaku seorang pria berinisial D (42), warga Desa […]

  • Heri Laporkan Dugaan Perampasan Hak Kelola Tanah Adat di Barito Utara, Minta Proses Pembagian Tali Asih PT NPR Diusut

    Heri Laporkan Dugaan Perampasan Hak Kelola Tanah Adat di Barito Utara, Minta Proses Pembagian Tali Asih PT NPR Diusut

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Muara Teweh — Heri, yang mengaku sebagai pemilik hak kelola tanah adat sekaligus perwakilan masyarakat, melaporkan dugaan penggelapan dan perampasan hak kelola lahan masyarakat adat serta dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pembagian tali asih oleh PT Nusa Persada Resources (NPR) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Pengaduan tertanggal 12 Oktober 2026 tersebut ditujukan […]

  • Nusantara: Jejak Yang Menembus Bintang, Fiksi Nusantara Futuristik Tentang Ingatan, Teknologi Dan Masa Depan

    Nusantara: Jejak Yang Menembus Bintang, Fiksi Nusantara Futuristik Tentang Ingatan, Teknologi Dan Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Sebuah perjalanan futuristik tentang Nusantara, ingatan peradaban, teknologi, dan cita-cita manusia menjelajah bintang hadir melalui karya “Nusantara: Jejak yang Menembus Bintang” karya MJP Hutagaol ’86. Karya ini merupakan fiksi Nusantara futuristik, yang memadukan unsur sejarah, kebudayaan, teknologi, dan imajinasi masa depan dalam sebuah cerita tentang seorang anak bernama Raka. Berlatar tahun […]

  • Eks Mendag M. Lutfi Tuding Singapura Tekan MSCI untuk Jatuhkan Pasar Modal RI

    Eks Mendag M. Lutfi Tuding Singapura Tekan MSCI untuk Jatuhkan Pasar Modal RI

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi, melontarkan tudingan terhadap sejumlah pihak dari Singapura. Ia menduga adanya upaya untuk menekan pasar saham Indonesia melalui lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lutfi, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (14 Februari–20 Oktober 2014) dan […]

  • Delegasi SMK Kabupaten OKU Siap Harumkan Nama Daerah pada FL3SN Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026

    Delegasi SMK Kabupaten OKU Siap Harumkan Nama Daerah pada FL3SN Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Erhamudin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Baturaja OKU Sumsel – Semangat berkarya dan berprestasi kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi SMA/SMK terbaik Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung secara luring di SMA Sumatera Selatan, Kamis (23/7/2026), secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan […]

expand_less