HARI PERTAMA MPLS MENCEKAM! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
- account_circle Saud Maruntung
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- visibility 149
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang seharusnya dipenuhi keceriaan berubah menjadi momen menegangkan. SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendapat ancaman teror bom pada Senin (13/7) pagi.
Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi, mengevakuasi ratusan siswa, serta mengerahkan tim ahli untuk menyisir setiap sudut bangunan sekolah.
Ancaman tersebut diterima saat para siswa dan guru sedang mengikuti upacara bendera. Pelaku mengirimkan pesan berisi ancaman melalui aplikasi WhatsApp ke nomor pribadi guru kelas satu dan petugas Tata Usaha (TU) sekolah.
Setelah upacara selesai dan pesan tersebut dibaca, pihak sekolah langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.
“Laporannya masuk pukul 07.30 WIB. Memang saat WA itu dikirim, posisi orang-orang sedang upacara. Setelah upacara baru membaca WA tersebut. Kami langsung bergerak ke lokasi bersama Camat dan Lurah,” ujar Kompol Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Senin (13/7).
Sebagai langkah antisipasi demi menjamin keselamatan seluruh warga sekolah, polisi bersama pihak sekolah segera mengevakuasi seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dari area sekolah.
Korps Brimob Tim Gegana dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kemudian diterjunkan untuk melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh di seluruh area sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, Kompol Nurma Dewi menyampaikan bahwa hasil penyisiran sementara belum menemukan benda mencurigakan. Meski demikian, petugas masih terus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan situasi benar-benar aman.
“Ini sudah dicek oleh Gegana dan Densus 88. Hasil sementara nihil, tapi petugas masih terus menyisir area sekolah secara saksama,” pungkas Nurma.
Saat ini, situasi di sekitar lokasi berada dalam pengamanan ketat aparat gabungan. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk melacak identitas pengirim serta mengungkap motif di balik ancaman teror yang telah meresahkan dunia pendidikan pada hari pertama masuk sekolah.
Wartawan MSM : Saud Maruntung Marbun
Media Suara Mabes – Selalu menyajikan informasi Lugas,Tegas dan terpercaya.
Jurnalis : Saud Maruntung
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar