Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kuasa Hukum Masyarakat Desa Tunggul Pandean Tetap Berjuang di Mediasi Kedua, Minta Penghentian Proyek Gardu Induk Selama Proses Hukum Berlangsung

Kuasa Hukum Masyarakat Desa Tunggul Pandean Tetap Berjuang di Mediasi Kedua, Minta Penghentian Proyek Gardu Induk Selama Proses Hukum Berlangsung

  • account_circle Supriyono
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jepara – Proses penyelesaian sengketa terkait rencana pembangunan gardu induk yang berada di wilayah Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, perkara yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jepara dengan nomor register 31/Pdt.G/2026/PN Jpa terkait Perbuatan Melawan Hukum memasuki tahap mediasi kedua yang digelar hari ini tanggal 8 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dalhar, S.H., M.H. and Partner yang bertindak selaku kuasa hukum yang mewakili masyarakat setempat, menegaskan sikapnya untuk tetap teguh membela kepentingan dan hak-hak warga yang diwakilinya.

Di hadapan awak media di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Jepara, Ahmad Dalhar menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan mundur selangkah pun dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat.

“Pada mediasi kedua ini, kami tetap maju membela apa yang menjadi hak dan kepentingan warga serta seluruh masyarakat Desa Tunggul Pandean. Kami hadir di sini membawa aspirasi nyata dan kekhawatiran yang disampaikan langsung oleh warga,” ujar Dalhar dalam keterangan persnya.

Salah satu poin utama yang disampaikan dalam kesempatan ini adalah permohonan resmi agar pelaksanaan proyek pembangunan gardu induk tersebut dapat ditunda sementara waktu selama proses gugatan berjalan sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk menjamin keadilan proses dan mencegah terjadinya dampak yang tidak dapat dipulihkan apabila keputusan akhir nantinya berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami menyampaikan harapan sekaligus permohonan agar kegiatan proyek gardu induk di wilayah Desa Tunggul Pandean ini dapat ditunda sementara sampai ada kepastian hukum yang jelas. Selama gugatan ini belum mendapatkan keputusan yang berkekuatan hukum tetap, maka segala aktivitas yang terkait pembangunan sebaiknya ditangguhkan guna menghindari kerugian yang lebih besar bagi warga,” tegasnya.

Selain mengurus jalur gugatan di pengadilan, Ahmad Dalhar dan Partner juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendampingi masyarakat dalam proses pelaporan yang sudah diajukan ke pihak kepolisian. Ia menjelaskan bahwa di luar jalur hukum yang ditempuh melalui pengadilan, masih ada laporan resmi dari warga yang saat ini sedang dalam penanganan di Polres Jepara. Pihaknya akan memantau serta mempertanyakan perkembangan dan proses penyelesaian laporan tersebut secara transparan.

“Bukan hanya lewat jalur gugatan ini saja, kami juga akan mendampingi dan memastikan bahwa laporan yang telah disampaikan masyarakat ke Polres Jepara mendapatkan penanganan yang serius dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami tidak akan membiarkan setiap aspirasi dan keluhan warga terabaikan begitu saja,” tambahnya.

Kuasa hukum ini pun menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan untuk terus berjuang sampai mencapai hasil akhir yang adil. Ia menyatakan akan mengikuti setiap tahapan proses hukum hingga dikeluarkan putusan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Saya berjanji akan terus berjuang sampai memperoleh hasil akhir, sampai ada putusan yang sudah inkrah dan tidak dapat diganggu gugat lagi. Itu menjadi tanggung jawab saya selaku kuasa hukum yang dipercaya masyarakat, dan saya akan jalankan sebaik-baiknya,” pungkas Ahmad Dalhar.

Sampai saat ini, kedua belah pihak yang bersengketa masih mengikuti proses mediasi yang dipandu oleh lembaga yang berwenang, dengan harapan dapat ditemukan jalan keluar terbaik, meskipun posisi dan sikap dari pihak masyarakat tetap teguh mempertahankan haknya. Perkembangan lebih lanjut dari proses hukum ini akan terus dipantau dan diinformasikan kepada publik.

(Red priyono)

Supriyono

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 29 Mei 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Jepara - Prov. Jawa Tengah. Email : supriyono@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Regenerasi Kepemimpinan, Divif 2 Kostrad Tingkatkan Profesionalisme Satuan photo_camera 6

    Regenerasi Kepemimpinan, Divif 2 Kostrad Tingkatkan Profesionalisme Satuan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 270
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Malang – Regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan organisasi. Semangat tersebut tercermin dalam Upacara Tradisi Penerimaan, Pelepasan dan Serah Terima Jabatan Perwira Menengah (Pamen) yang dipimpin Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayor Jenderal TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., di Hall Markas Divif 2 Kostrad, (Singosari 2/6/2026). Kegiatan ini menjadi […]

  • BRA Kasibuk Pengadaan Barang, Ken Data Konflik Le

    BRA Kasibuk Pengadaan Barang, Ken Data Konflik Le

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Pernyataan keras kembali dilontarkan mantan kombatan terkait kinerja Badan Reintegrasi Aceh (BRA). Sorotan kali ini tertuju pada kesibukan BRA dalam urusan pengadaan barang, sementara pendataan konflik dinilai terbengkalai. Ini semua terjadi karena kesalahan dari pemerintah pusat, membiarkan ini terjadi, Tegas masyarakat Aceh, Masyarakat Aceh menaruh kecurigaan kepada pemerintah pusat, begitu banyak […]

  • Pencarian 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

    Pencarian 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pandeglang – Tim SAR gabungan resmi memperluas jangkauan pencarian rombongan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang mengalami hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Penyisiran yang semula berpusat di wilayah Banten kini diperluas hingga menyisir area perairan Selat Sunda di wilayah Lampung. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung, Kombes Yuni […]

  • UPTD Puskesmas Setiamulya Gelar Pengobatan Gratis dan Skrining TBC Terintegrasi CKG

    UPTD Puskesmas Setiamulya Gelar Pengobatan Gratis dan Skrining TBC Terintegrasi CKG

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Setiamulya — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan, bersama UPTD Puskesmas Setiamulya, menggelar kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di rumah Kepala Dusun (Kadus) 03 Haji Muhhabar, Kampung Pamahan Bulak, RT 002/RW 018. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendukung kegiatan skrining atau penelusuran Tuberkulosis (TBC) […]

  • Polda Kalbar Imbau Warga Waspada, Hujan Belum Sepenuhnya Pulihkan Kualitas Udara

    Polda Kalbar Imbau Warga Waspada, Hujan Belum Sepenuhnya Pulihkan Kualitas Udara

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya memulihkan kualitas udara di sejumlah daerah yang masih terdampak kabut asap dan polusi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin(28/9). Berdasarkan Prakiraan BMKG Sejak Minggu, 27 September 2026 Hingga hari ini Senin, 28 September […]

  • Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

    Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 205
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Mempawah — Ada kisah duka yang begitu dalam di balik berkibarnya bendera Merah Putih di pelosok Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. Perianto, seorang remaja yang turut ambil bagian dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, harus kehilangan nyawanya setelah mengalami kecelakaan saat memasang umbul-umbul dan bendera Merah Putih. Kepergian Perianto […]

expand_less