Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Hukum & Kriminal » Waduh Miris! Obat Tipe G Diduga Masih Bebas Dijual di Jalan Raya X Malang Kerawang

Waduh Miris! Obat Tipe G Diduga Masih Bebas Dijual di Jalan Raya X Malang Kerawang

  • account_circle Aan Hermawan
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Kerawang – Peredaran obat keras golongan G seperti Heximer dan Tramadol kembali menjadi sorotan masyarakat. Kali ini, sebuah toko yang berada di Jalan Raya x malang kerawang, diduga masih bebas memperjualbelikan obat-obatan keras tersebut secara terang-terangan.

Warga sekitar mengaku resah dengan aktivitas toko yang diduga menjual obat keras tanpa resep dokter itu. Pasalnya, pembeli yang datang mayoritas merupakan anak-anak muda dan pelajar, sehingga masyarakat khawatir terhadap dampak buruk yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

“Sudah sering jadi pembicaraan warga, tapi sampai sekarang masih tetap jualan. Kami berharap aparat segera bertindak tegas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Bahkan, warga menduga pemilik toko tersebut memiliki backing dari oknum aparat, sehingga kini masih bebas beroperasi. Dugaan itu muncul karena toko tersebut dinilai seolah kebal hukum meski peredaran obat keras ilegal terus menjadi perhatian masyarakat.

“Bagaimana obat tramadol mau dibasmi kalau masyarakat menduga ada oknum yang ikut bermain. Kami hanya ingin lingkungan aman dan anak-anak tidak rusak karena obat-obatan,” tambah warga lainnya.

Peredaran obat keras golongan G tanpa izin dan tanpa resep dokter diketahui melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pelaku yang mengedarkan sediaan farmasi tanpa kewenangan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai aturan hukum yang berlaku.

Warga berharap pihak Kepolisian, Satpol PP, serta Dinas Kesehatan Kabupaten kerawang segera turun langsung melakukan pengecekan dan penindakan terhadap toko yang diduga menjual obat keras ilegal tersebut.

Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum bertindak profesional dan transparan agar tidak muncul dugaan adanya pembiaran maupun keterlibatan oknum tertentu dalam maraknya peredaran obat keras di wilayah Hukum kerawang

Aan Hermawan

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 25 Januari 2025 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Bekasi - Jawa Barat. Email : aan.hermawan@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuma Rp28.400/Bulan, Pekerja Informal Garut Bisa Dapat 3 Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    Cuma Rp28.400/Bulan, Pekerja Informal Garut Bisa Dapat 3 Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Irfan Nurlaeli
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Garut – Bekerja mandiri bukan berarti harus bekerja tanpa perlindungan. Para pekerja informal di Kabupaten Garut kini dapat memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan iuran Rp28.400 per bulan untuk mendapatkan tiga program sekaligus, yakni Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM). Nominal tersebut jika dihitung harian hanya sekitar Rp947 […]

  • Kasi PAI Kemenag Agam Buka Pentas PAIS Candung, Kobarkan Semangat Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia

    Kasi PAI Kemenag Agam Buka Pentas PAIS Candung, Kobarkan Semangat Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Sumardius
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Candung, Agam – Semangat melahirkan generasi Qur’ani, berprestasi, dan berakhlak mulia mewarnai pembukaan Pentas Pendidikan Agama Islam dan Seni (PAIS) tingkat Kecamatan Candung Tahun 2026 yang berlangsung di halaman SDN 14 Candung, Senin (26/10/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Dr. H. Rinalfi, S.Ag., SH., MM., diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi […]

  • Madas Nusantara Soroti Pencuri Besi Tol Suramadu, Harus Jadi Perhatian Serius dan Bentuk Satgas

    Madas Nusantara Soroti Pencuri Besi Tol Suramadu, Harus Jadi Perhatian Serius dan Bentuk Satgas

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Irmansyah
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Pamekasan — Ormas Madas Nusantara soroti serius pencurian besi-besi penyangga jalan tol Suramadu karena itu akan dapat membuat Suramadu ambruk dan membahayakan pengguna dan masyarakaflt Madura secara umum. Kemudian gagas bentuk Satgas Pengawas Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal kepada media di Pamekasan menanggapi maraknya pencurian besi-besi penyangga jalan tol Suramadu. […]

  • Demi Hukum Adat & Masyarakat, Mantan Ketua MAKI Pantang Menyerah Atas Indikasi DAD ke PT BEK

    Demi Hukum Adat & Masyarakat, Mantan Ketua MAKI Pantang Menyerah Atas Indikasi DAD ke PT BEK

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 323
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Muara Teweh – Polemik audiensi Dewan Adat Dayak Barito Utara ke PT Barinto Eka Tama terus memanas. Demi menjaga marwah hukum adat dan hak masyarakat, Sukarni, mantan pengurus MAKI, menyatakan pantang menyerah mengawal kasus ini hingga tuntas. Pernyataan itu mencuat setelah DAD Barut disebut menyampaikan saat audiensi ke PT BEK 10 Juni 2026 bahwa […]

  • Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Polsek Manis Mata Panen Jagung Hibrida BUMDes Ratu Keramat di Desa Ratu Elok photo_camera 2

    Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Polsek Manis Mata Panen Jagung Hibrida BUMDes Ratu Keramat di Desa Ratu Elok

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR yang diwakili oleh Kapolsek Manis Mata IPTU Meinardus Yudiansyah S.H., M.H. menghadiri kegiatan pemanenan jagung hibrida milik BUMDes Ratu Keramat yang dilaksanakan di lahan pertanian Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional […]

  • Seri 6 Pengetahuan Peradaban Nusantara: Warisan Sejarah Harus Diperiksa, Bukan Sekadar Dipercaya

    Seri 6 Pengetahuan Peradaban Nusantara: Warisan Sejarah Harus Diperiksa, Bukan Sekadar Dipercaya

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Warisan peradaban Nusantara tidak cukup hanya dihormati dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Setiap informasi mengenai masa lalu perlu dibaca secara kritis dengan memperhatikan sumber, konteks, waktu, data, tafsir, serta bukti pembanding. Gagasan tersebut menjadi pokok bahasan Pengetahuan Peradaban Nusantara Seri 6 bertajuk “Ketika Warisan Harus Diperiksa: Dari Sumber […]

expand_less