Dari Masjid Menuju Kebangkitan Umat: Majalengka Siap Menjadi Tuan Rumah Gerakan Indonesia Sholat Subuh
- account_circle Hapzon Effendi
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- visibility 237
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Majalengka – Ketika sebagian besar masyarakat masih terlelap dalam dinginnya udara menjelang fajar, ratusan bahkan ribuan kaum muslimin diperkirakan akan melangkahkan kaki menuju rumah Allah. Mereka datang bukan sekadar untuk menunaikan ibadah, tetapi juga membawa harapan besar: membangkitkan kembali semangat persatuan umat melalui Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS).
Pada Selasa, 23 Juni 2026, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akan menjadi saksi berkumpulnya para jamaah dari berbagai daerah dalam sebuah agenda keumatan yang sarat makna. Bertempat di Masjid Ki Ageng Gunung Barang (KAGB), Kecamatan Cigasong, kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 04.30 hingga 07.30 WIB.
Bagi banyak orang, sholat Subuh berjamaah mungkin hanya sebuah rutinitas ibadah. Namun bagi para penggerak GISS, Subuh adalah titik awal kebangkitan umat. Dari saf-saf yang rapat di masjid, lahir ukhuwah, persatuan, dan kekuatan moral yang menjadi fondasi masyarakat yang beradab.
Kegiatan ini digagas oleh Gerakan Muslim Jakarta (GMJ) bersama berbagai elemen umat Islam, di antaranya Forum Umat Islam (FUI), Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS), Brigade 212, DKM Masjid Ki Ageng Gunung Barang (KAGB), serta Media Fatahaillah313.
Dalam keterangannya kepada Media Suara Mabes, Ustadz Namruddin DF menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membangun kembali kekuatan umat melalui masjid.
“Kami mengajak seluruh kaum muslimin untuk hadir dan ikut menyemarakkan syiar Islam melalui Gerakan Indonesia Sholat Subuh. Ini adalah gerakan bersama untuk membangun kekuatan umat yang dimulai dari masjid,” ujarnya.
Suasana kegiatan dipastikan semakin semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional yang akan memberikan tausiyah dan pandangan keumatan. Mereka akan mengupas pentingnya menjaga persatuan, memperkuat spiritualitas, serta membangun kontribusi positif umat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Beberapa narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain:
Dr. Ir. H. Luhung Koeshonggo, S.H., M.H., M.Sc.
Buya Dr. Fikri Bareno
Ustadz Agus Yunanto
Ustadz Namruddin DF
Selain menjadi salah satu pembicara, Ustadz Namruddin DF juga akan bertindak sebagai MC, host, sekaligus pembaca Deklarasi GISS yang menjadi puncak acara.
Deklarasi tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperluas Gerakan Indonesia Sholat Subuh ke berbagai daerah di tanah air. Para peserta yang hadir tidak hanya menjadi jamaah, tetapi juga diharapkan menjadi pelopor dan penggerak dakwah di lingkungan masing-masing.
Di tengah berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks, masjid kembali diingatkan untuk menjalankan fungsi strategisnya sebagai pusat pembinaan umat, pusat pendidikan moral, dan pusat persatuan masyarakat.
“Masjid harus kembali menjadi pusat pembinaan umat. Dari masjid, persatuan dibangun, dakwah ditegakkan, dan kebangkitan umat dimulai,” demikian pesan yang terus digaungkan panitia penyelenggara.
Majalengka kini bersiap menyambut para tamu Allah. Ketika azan Subuh berkumandang dan saf-saf jamaah mulai terisi, semoga yang lahir bukan hanya kekhusyukan ibadah, tetapi juga tekad bersama untuk menghadirkan Islam yang rahmatan lil alamin serta memperkuat persaudaraan umat di seluruh penjuru negeri.
Agenda Kegiatan
📅 Hari/Tanggal: Selasa, 23 Juni 2026
🕟 Waktu: 04.30 – 07.30 WIB
📍 Tempat: Masjid Ki Ageng Gunung Barang (KAGB)
Jl. Natakaria, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat
Penulis: Hapzon Effendi, Media Suara Mabes)
Jurnalis : Hapzon Effendi
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar