Libas, (Lingkung Baraya Sunda) Sambut Tahun Baru Islam: Pererat Persaudaraan, Susun Langkah Masa Depan
- account_circle Muhammad Yaman
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 310
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Agam – Suasana penuh kehangatan dan persaudaraan menyelimuti pertemuan yang digelar oleh Libas, di bawah pimpinan Ketua, Asep Susanto, didampingi seluruh jajaran pengurus dan anggota. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan akrab, sejalan dengan semangat pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 H.
Dalam sambutannya, Asep Susanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran, dukungan, serta segala upaya bantuan—baik materiil maupun moril—yang telah diberikan seluruh pihak. Berkat kerja sama dan kebersamaan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh keberkahan.
“Kehadiran dan dukungan semua pihak adalah kekuatan utama Libas. Segala bantuan, baik yang tampak maupun yang tulus dari hati, menjadi jalan agar setiap langkah kita dapat berjalan baik dan bermanfaat bersama,” ujarnya dengan nada hangat.
Dalam pertemuan itu juga disampaikan rencana kegiatan selanjutnya: perjalanan wisata dan tadabbur alam ke sejumlah daerah seperti Payakumbuh, Pariaman, dan kota lainnya.
Kegiatan ini terbuka dan dipersilakan bagi seluruh anggota maupun warga sekitar di wilayah Koto Baru untuk turut hadir dan berpartisipasi. Selain perjalanan dan pengamatan alam, tersedia pula kegiatan memancing sebagai sarana hiburan sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Tema utama yang terus ditekankan adalah menjaga dan membina kebersamaan, kekeluargaan, dan persaudaraan yang erat, terlebih di momen pergantian tahun baru Islam ini. Semangat ukhuwah dianggap sebagai pondasi kokoh untuk melangkah maju bersama.
Pertemuan juga menjadi wadah musyawarah mufakat, di mana para anggota bersama‑sama mengevaluasi kegiatan yang telah berjalan dan menyusun rencana kerja serta program kerja untuk masa mendatang. Segala keputusan diambil dengan jalan musyawarah demi kepentingan bersama.
Suasana semakin hidup dan akrab saat seluruh peserta berkumpul menikmati santapan bersama sebagai tanda rasa syukur dan permohonan keberkahan. Di tengah kehangatan persaudaraan, tersaji hidangan sate dengan bumbu khas yang kaya rasa, begitu memanjakan lidah dan nikmat meluncur di kerongkongan. Meski tampilan dan penyajiannya sederhana, hal itu sama sekali tidak mengurangi kelezatannya, justru semakin mempererat kebersamaan yang tulus dan berkesan.
Pada kesempatan terpisah dan berharga itu pula, Ustadz Asep menyampaikan pemaparan mendalam mengenai arti dan makna Tahun Baru Islam 1448 H. Beliau mengingatkan bahwa momen ini bukan sekadar pergantian angka tahun, melainkan saat yang tepat untuk muhasabah diri, memperbaiki niat, dan memperteguh komitmen dalam kebaikan—sesuai semangat Hijrah yang menjadi awal perubahan menuju arah yang lebih baik, lebih lurus, dan lebih bermanfaat bagi sesama.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, berharap persaudaraan ini tetap terjalin erat dan membawa manfaat yang luas bagi semua pihak.
(YamanLbs)
Jurnalis : Muhammad Yaman
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 18 April 2024 sebagai Jurnalis Kab. Agam - Sumatera Barat. Email : muhammad.yaman@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar