Tokoh Adat Minang Kabau Angkat Bicara Atas Pernyataan Permadi Arya
- account_circle Wajidi Adiansyah
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 240
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Sumbar – Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat (Sumbar), Fauzi Bahar, mengimbau masyarakat Minangkabau di ranah dan rantau untuk tetap tenang serta tidak terpancing provokasi tentang dugaan ujaran kebencian oleh Abu Janda, Sabtu (29/05/2026).
Ia menyampaikan imbauan itu terkait dengan kegaduhan dari video pidato Permadi Arya alias Abu Janda di sebuah gereja di Philadelphia, Amerika Serikat, yang viral sejak akhir Mei 2026.
Kegaduhan itu bermula dari video ceramah Abu Janda pada 23 Mei 2026 yang menyebut adanya sentimen anti-Kristen yang parah di wilayah Indonesia bagian barat. Dalam forum tersebut, ia menuding beberapa provinsi, termasuk Sumbar dan Jawa Barat, sebagai daerah yang keras serta fanatik.
Pernyataan Abu Janda yang memicu kecaman ialah yang mengaitkan nama Sumbar dan Jawa Barat dengan kata “barbar”. Dalam rekaman itu, ia berseloroh merasa aneh mengapa provinsi yang memiliki suku kata “bar” di namanya diisi oleh banyak orang yang berperilaku barbar.
Fauzi meminta masyarakat khususnya Minang kabau agar tidak terpancing dengan pernyataan Abu Janda tersebut, karena bisa memicu perpecahan persatuan dan kesatuan negara republik lndonesia.
Jurnalis : Wajidi Adiansyah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 27 Juni 2021 sebagai Jurnalis Pusat. Email : wajidi.adiansyah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar