Beberapa Upaya yang Dilakukan Pemda DKI untuk Mengatasi Krisis Lokasi Pemakaman di Jakarta
- account_circle Hapzon Effendi
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 511
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan keterbatasan lahan pemakaman muslim di Ibu Kota. Permasalahan ini semakin mendesak karena sebagian besar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta telah mencapai kapasitas maksimal, sementara kebutuhan pemakaman mencapai sekitar 100 jenazah per hari.
Beberapa langkah strategis yang dilakukan Pemprov DKI antara lain:
1. Penerapan Sistem Makam Tumpang
Pemerintah menerapkan sistem makam tumpang sebagai solusi jangka pendek. Sistem ini memungkinkan satu liang makam digunakan kembali oleh anggota keluarga setelah usia makam lebih dari tiga tahun. Kebijakan ini dinilai cukup efektif dalam menghemat lahan pemakaman di tengah keterbatasan ruang kota metropolitan.
2. Pembukaan dan Penataan Lahan TPU Baru
Pemprov DKI juga membuka dan menata kembali sejumlah area pemakaman, termasuk optimalisasi TPU yang masih memiliki kapasitas seperti TPU Rorotan, TPU Tegal Alur, TPU Cipayung, TPU Tanah Kusir, dan TPU Srengseng Sawah. Selain itu, lahan TPU Pengadungan seluas sekitar 65 hektare juga dipersiapkan melalui proses pematangan lahan.
3. Pemanfaatan Lahan Bekas Pemakaman COVID-19
Sebagian area pemakaman khusus jenazah COVID-19 di TPU Rorotan dan TPU Tegal Alur mulai dipertimbangkan untuk dialihfungsikan menjadi TPU umum. Langkah ini dilakukan karena banyak makam COVID-19 tidak memiliki ahli waris yang teridentifikasi.
4. Relokasi dan Penataan Kawasan TPU
Pemprov DKI melakukan penataan kawasan pemakaman yang selama ini ditempati permukiman warga, seperti di TPU Menteng Pulo 2. Warga direlokasi ke rumah susun agar area tersebut dapat dikembalikan fungsinya menjadi lahan makam baru dengan kapasitas sekitar 1.300 petak makam.
Jurnalis : Hapzon Effendi
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar