Apel Siaga Karhutla di Tembilahan, Stakeholder dan MPA Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
- account_circle Saprizal
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- visibility 220
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir Tembilahan — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), unsur pemerintah, TNI-Polri, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) menggelar Apel Bersama Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di halaman Kantor Camat Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (25/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Camat Tembilahan, Ari Surya, S.E., M.Si., dan dihadiri oleh Kapolsek Tembilahan IPDA Ripal Indrawata, S.H., M.H., Danramil 01 Tembilahan Kapten Inf. Anwarsyah Siregar, unsur Forkopimcam, para lurah, personel Polsek Tembilahan, pegawai Kecamatan Tembilahan, serta anggota Masyarakat Peduli Api dari berbagai kelurahan di Kecamatan Tembilahan.
Dalam amanatnya, Camat Tembilahan menyampaikan arahan Bupati Indragiri Hilir terkait pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, sehingga diperlukan kewaspadaan serta langkah pencegahan secara maksimal.
“Fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung pada periode Juni hingga Agustus berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan kering. Kondisi ini harus diantisipasi bersama agar tidak terjadi kebakaran hutan maupun lahan yang dapat memicu bencana kabut asap,” ujar Camat Tembilahan saat memimpin apel.
Selain ancaman karhutla, pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah dan permukiman yang belakangan meningkat di sejumlah wilayah.
Menurutnya, langkah sederhana seperti memeriksa instalasi listrik, memastikan keamanan penggunaan peralatan rumah tangga, serta membangun budaya peduli keselamatan dapat menjadi upaya penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Tembilahan juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, MPA, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini aktif membantu penanganan kebakaran dan kegiatan kemanusiaan di wilayah Kecamatan Tembilahan.
“Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat. Pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan risiko kebakaran melalui deteksi dini, patroli terpadu, sosialisasi, serta respons cepat terhadap potensi titik api,” tambahnya.
Apel siaga karhutla ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir agar terbebas dari bencana kebakaran lahan dan hutan serta kabut asap.
Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla milik Forkopimcam dan stakeholder terkait. Adapun peralatan yang diperiksa di antaranya mesin robin, selang, nozzle, serta unit mini strike milik Polsek Tembilahan.
Selain itu, aparat gabungan bersama MPA akan terus melakukan patroli rutin, monitoring hotspot, serta edukasi kepada masyarakat melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparat desa, dan relawan MPA.
Kegiatan apel kesiapsiagaan penanganan karhutla tersebut berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Tembilahan melalui kegiatan ini menegaskan komitmen Polri bersama seluruh stakeholder untuk terus hadir dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla demi menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Dum 0792




Jurnalis : Saprizal
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 19 November 2023 sebagai Wakil Kepala Biro (Wakabiro) Kab. Indragiri Hilir - Prov. Riau. Email : saprizal@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar