KOPRI PC PMII Kota Batam Gelar Sekolah Kader KOPRI, Dorong Transformasi Perempuan yang Mandiri dan Berkelanjutan
- account_circle Edy Asmara
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Batam — Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Batam akan menyelenggarakan Sekolah Kader KOPRI (SKK) pada 23–25 Oktober 2026 di Asrama Haji Batam Centre, Kota Batam. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kader KOPRI: Dari Kesadaran Intelektual Menuju Gerakan Perempuan Mandiri dan Berkelanjutan” dan diikuti oleh 15 peserta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kaderisasi perempuan untuk membentuk kader yang memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, kemandirian berpikir, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial. Melalui SKK, KOPRI PC PMII Kota Batam mendorong kader agar mampu menerjemahkan kesadaran intelektual menjadi gerakan nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Ketua KOPRI PC PMII Kota Batam, Fazarina Nurfatihah, menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan fondasi penting dalam membangun gerakan perempuan yang berdaya dan berkelanjutan.
“Sekolah Kader KOPRI bukan sekadar ruang untuk menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk kesadaran kritis, memperkuat keberanian, dan menumbuhkan kemandirian kader perempuan. Kami ingin kader KOPRI tidak hanya berhenti pada kesadaran intelektual, tetapi mampu menerjemahkannya menjadi gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 15 peserta mengikuti proses kaderisasi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan kualitas kader perempuan. Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari, peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperkuat solidaritas, serta mempersiapkan diri untuk mengambil peran strategis dalam organisasi dan masyarakat.
“Bagi kami, gerakan perempuan yang mandiri adalah gerakan yang mampu membangun kekuatan dari dalam, memiliki arah perjuangan yang jelas, dan tidak berhenti pada wacana. Kader KOPRI harus mampu hadir, bergerak, serta memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat,” tambahnya.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya kaderisasi yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan intelektualitas, dan keberlanjutan gerakan. Kader perempuan diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, intelektualitas, dan semangat pergerakan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui penyelenggaraan Sekolah Kader KOPRI, KOPRI PC PMII Kota Batam berharap dapat melahirkan kader perempuan yang kritis, mandiri, progresif, dan memiliki komitmen terhadap perubahan sosial.
“Kami berharap SKK ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat fondasi gerakan KOPRI di Kota Batam. Masa depan gerakan perempuan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak kader yang berhimpun, tetapi juga oleh seberapa besar keberanian dan kontribusi nyata yang mampu dihadirkan,” tutup Fazarina.
Penulis edy asmara
Jurnalis : Edy Asmara
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Oktober 2026 sebagai Jurnalis Kab. Indragiri Hilir - Prov. Riau. Email : edy.asmara@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar