Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Gejolak Sosial Eropa Jadi Peringatan Dini, Indonesia Perlu Perkuat Ketahanan Nasional

Gejolak Sosial Eropa Jadi Peringatan Dini, Indonesia Perlu Perkuat Ketahanan Nasional

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Gejolak sosial di sejumlah negara Eropa yang dipicu persoalan biaya hidup, perumahan, upah, dan pelayanan publik menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional melalui sistem deteksi dini yang terukur dan berbasis data.

Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol ’86 menilai, stabilitas negara tidak cukup dijaga melalui kemampuan aparat dalam menangani gangguan keamanan. Pemerintah juga perlu mengidentifikasi tekanan ekonomi, memperbaiki pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam analisisnya, Hutagaol menyoroti perkembangan di Eropa, termasuk Prancis, Italia, dan Albania. Berbagai demonstrasi tersebut memiliki latar belakang berbeda sehingga tidak dapat disederhanakan menjadi satu penyebab ataupun dianggap sebagai gambaran pasti situasi yang akan terjadi di Indonesia.

Meski demikian, dinamika tersebut dinilai relevan sebagai bahan pembelajaran untuk mengantisipasi risiko sosial sejak dini.

Energi, Data, dan Persepsi sebagai Fondasi Ketahanan

Hutagaol memperkenalkan kerangka analisis yang disebut Perang Fondasi, dengan menempatkan energi, data, dan persepsi sebagai tiga unsur penting dalam membaca ketahanan nasional.

Pertama, energi. Ketersediaan dan keterjangkauan energi berpengaruh terhadap biaya produksi, distribusi barang, transportasi, serta daya beli masyarakat. Karena itu, ketahanan energi perlu didukung pasokan yang andal, distribusi yang efektif, dan harga yang terjangkau.

Kedua, data. Informasi mengenai harga pangan, energi, ketenagakerjaan, pendidikan, dan kesejahteraan perlu dikelola secara terintegrasi. Data yang akurat, diperbarui secara berkala, serta diverifikasi melalui kondisi lapangan dapat membantu pemerintah mengenali potensi masalah dan menentukan langkah penanganan.

Ketiga, persepsi. Kepercayaan masyarakat dipengaruhi pengalaman nyata dalam mengakses pelayanan publik, memperoleh pekerjaan, memenuhi kebutuhan dasar, dan merasakan manfaat kebijakan. Komunikasi pemerintah perlu disertai penyelesaian persoalan mendasar, bukan sekadar klarifikasi informasi.

Hutagaol juga mengingatkan bahwa ketidakpuasan masyarakat tidak serta-merta menunjukkan adanya manipulasi informasi atau operasi pihak tertentu. Penilaian semacam itu harus didasarkan pada bukti yang dapat diverifikasi.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentinel Seri 3: Dari Mata di Langit Menjadi Kekuatan di Bumi

    Sentinel Seri 3: Dari Mata di Langit Menjadi Kekuatan di Bumi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Satelit tidak lagi sekadar dipahami sebagai benda yang mengorbit Bumi. Perkembangan teknologi pengamatan Bumi menunjukkan bahwa satelit telah menjadi bagian penting dari ekosistem data, komputasi, analisis, hingga pengambilan keputusan. Gagasan tersebut menjadi pokok bahasan dalam Seri 3 “Membaca Ruang Angkasa” berjudul “Sentinel: Dari Mata di Langit Menjadi Kekuatan di Bumi”, yang […]

  • Pengukuhan Kepengurusan Pencak Silat Militer di Wilayah Kodam III/Siliwangi Perkuat Pelestarian Budaya dan Jiwa Bela Negara

    Pengukuhan Kepengurusan Pencak Silat Militer di Wilayah Kodam III/Siliwangi Perkuat Pelestarian Budaya dan Jiwa Bela Negara

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bandung – Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menghadiri dan mengukuhkan kepengurusan Pencak Silat Militer (PSM) tingkat Provinsi, Cabang, Ranting dan Ranting Khusus di wilayah Kodam III/Siliwangi yang digelar di Lapangan Serka Dedy Unadi, Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 579 peserta tersebut dipimpin […]

  • Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Kendawangan Gelar Lomba Mancing Udang Galah

    Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Kendawangan Gelar Lomba Mancing Udang Galah

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang Kalbar – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polsek Kendawangan menggelar kegiatan Lomba Mancing Udang Galah “Kapolsek Kendawangan Cup” yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat (22/06/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR Melalui Kapolsek Kendawangan AKP Rizki […]

  • LAMI Bersama Dompet Dhuafa Sebar Kebahagiaan di Idul Adha: Warga Padang Pariaman Terharu dan Berterima Kasih photo_camera 3

    LAMI Bersama Dompet Dhuafa Sebar Kebahagiaan di Idul Adha: Warga Padang Pariaman Terharu dan Berterima Kasih

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Padang Pariaman – Semangat berbagi dan kepedulian kemanusiaan mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Padang Pariaman. Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) yang diketuai oleh Risma Wati, kembali menorehkan jejak nyata kebaikan melalui kolaborasi istimewa bersama Dompet Dhuafa (DD) di bawah pimpinan Ustadz Novil Okan Putra. Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti nyata […]

  • Mualem Didesak Copot Kadis KLH Aceh, Dugaan RUP Telat 73 Hari & 50 Paket Bibit Rp30 Miliar Disorot

    Mualem Didesak Copot Kadis KLH Aceh, Dugaan RUP Telat 73 Hari & 50 Paket Bibit Rp30 Miliar Disorot

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Banda Aceh – Gubernur Aceh Mualem kembali didesak mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) Aceh. Desakan muncul setelah beredar informasi dugaan keterlambatan Rencana Umum Pengadaan (RUP) selama 73 hari serta pelaksanaan 50 paket pengadaan bibit tanaman senilai Rp30 miliar yang diduga “barang titipan”. Keterlambatan RUP dikhawatirkan berdampak pada molornya lelang dan pelaksanaan […]

  • Diduga Minta Puluhan Juta dengan Janji Proses Cepat Kerja ke Luar Negeri, Sejumlah CPMI Pertanyakan Kejelasan Penempatan

    Diduga Minta Puluhan Juta dengan Janji Proses Cepat Kerja ke Luar Negeri, Sejumlah CPMI Pertanyakan Kejelasan Penempatan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Eddy Susyanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Indramayu, Jawa Barat — Sejumlah calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Indramayu mengaku mengalami kerugian materi setelah menyerahkan sejumlah uang kepada seorang pria berinisial N, yang disebut menawarkan pekerjaan ke luar negeri dengan janji proses penempatan secara cepat. Informasi tersebut disampaikan oleh salah seorang CPMI berinisial YD kepada MediaSuaraMabes. Menurut YD, penawaran […]

expand_less