Kebakaran KMP Batumandi di Merak: Sumber Api Diduga dari Buritan, Seluruh Penumpang Selamat
- account_circle Saud Maruntung
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Kebakaran menimpa kapal feri KMP Batumandi pada Selasa (20/10/2026) sore. Dugaan sementara, sumber api berasal dari bagian buritan kapal, tepatnya di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, menjelaskan bahwa insiden tersebut mulai terdeteksi sekitar pukul 16.15 WIB. Hingga saat ini, pihak ASDP masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti munculnya titik api.
“Dugaan sementara ada percikan dari area buritan kapal, tetapi hal ini masih kami dalami. Kami juga terus berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak kepolisian untuk melakukan pemantauan serta investigasi penyebab kebakaran tersebut,” ujar Windy, Selasa (20/10/2026) petang.
Windy menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama sejak api pertama kali terlihat. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat, dan seluruh penumpang beserta awak kapal dipastikan telah keluar dari kapal pada pukul 17.00 WIB.
“Sejauh ini dapat kami sampaikan bahwa seluruh penumpang maupun awak kapal telah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
Terkait kelengkapan data manifes KMP Batumandi, pihak ASDP masih melakukan pencocokan data bersama petugas di lokasi. Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan guna memastikan penanganan pascaevakuasi berjalan maksimal.
Sementara itu, operasional layanan di Pelabuhan Merak masih menunggu kepastian lebih lanjut. Pihak ASDP belum dapat memastikan dampak kebakaran terhadap kelancaran layanan penyeberangan karena proses koordinasi dan penanganan di lapangan masih berlangsung.
“Gangguan layanan belum bisa dipastikan karena kami masih terus berkoordinasi. Di lapangan, tim juga masih mengupayakan pemadaman dan pelayanan terhadap penumpang,” tambah Windy.
Senada dengan pihak ASDP, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi penumpang telah rampung 100 persen. Fokus tim SAR gabungan saat ini beralih pada upaya pemadaman sisa titik api di badan kapal.
“Untuk perkembangan kecelakaan kapal KMP Batumandi ini, informasi yang kami terima menyebutkan bahwa seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi,” kata Rizky di Cilegon.
Rizky menjelaskan bahwa proses penyelamatan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan mengerahkan berbagai armada. Operasi tersebut melibatkan kapal patroli, kapal nelayan, perahu karet, hingga Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas Banten.
Setelah dievakuasi dari tengah laut, para penumpang diarahkan dan dikumpulkan di Dermaga 6 Eksekutif Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, petugas masih melakukan pendataan jumlah penumpang untuk dicocokkan dengan manifes resmi kapal.
Hingga informasi ini disusun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan insiden berjalan optimal serta keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal tetap terjaga.
Wartawan: Saud Maruntung Marbun
Media Suara Mabes
Selalu Memberikan Informasi Lugas, Tegas, dan Terpercaya.
Jurnalis : Saud Maruntung
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar