SEMBUH DENGAN RUQYAH: Ikhtiar Penyembuhan Islami dengan Al-Qur’an dan Sunnah
- account_circle Hapzon Effendi
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- visibility 96
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruqyah bukanlah praktik mistis atau perdukunan. Ruqyah syar’iyah dilakukan dengan penuh tauhid, tanpa mantra-mantra syirik, tanpa meminta bantuan jin, dan tanpa ritual menyimpang. Semua kesembuhan diyakini hanya datang dari Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Isra ayat 82:
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
Ayat ini menjadi dasar bahwa Al-Qur’an bukan hanya petunjuk hidup, tetapi juga obat bagi hati, jiwa, dan berbagai penyakit manusia.
Jenis-Jenis Ruqyah
Dalam praktiknya, ruqyah terbagi menjadi dua jenis:
1. Ruqyah Syar’iyah
Ruqyah yang sesuai tuntunan Islam, menggunakan:
Ayat-ayat Al-Qur’an
Doa-doa Nabi Muhammad SAW
Dzikir dan doa perlindungan
Bahasa yang jelas maknanya
Keyakinan bahwa hanya Allah yang menyembuhkan
Ruqyah inilah yang dianjurkan dalam Islam karena memperkuat iman dan ketergantungan kepada Allah SWT.
2. Ruqyah Syirkiyah
Ruqyah yang menyimpang dari syariat, seperti:
Menggunakan mantra yang tidak jelas
Meminta bantuan jin atau makhluk gaib
Menggunakan sesajen dan ritual tertentu
Memakai jimat dan benda-benda keramat
Mengandung unsur kesyirikan
Penulis Hapzon Effendi
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar