Ormas, Okp, LSM dan Aktivis Bersatu Demi Kabupaten Bandung Barat
- account_circle Ujang Dadang
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- visibility 123
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Puluhan perwakilan organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, lembaga swadaya masyarakat, dan aktivis se-Kabupaten Bandung Barat menggelar konsolidasi besar.
Kegiatan bertajuk “Gerakan Bandung Barat Bersatu untuk Tatanan Pemerintahan yang Bersih dan Berkeadilan” berlangsung di Saung Parahyangan Cijeumbleung kotabaru Padalarang, Selasa 01 September 2026.
Konsolidasi ini digagas sebagai bentuk keprihatinan dan dukungan terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Bandung Barat agar lebih transparan, partisipatif, dan berpihak kepada rakyat.
Pupuhu BOOMS yang akrab disapa Pak Didin Kopral, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari rencana awal untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antar elemen organisasi masyarakat di Bandung Barat.
Menurutnya, pertemuan itu tidak dimaksudkan untuk mempertegas perbedaan wadah organisasi, melainkan justru menjadi momentum untuk menghilangkan sekat dan memperkuat kebersamaan.
“Hari ini adalah bagian dari rencana awal, yaitu silaturahmi Ormas, OKP, LSM, mahasiswa, dan perwakilan tokoh masyarakat yang ada di Bandung Barat. Pertemuan silaturahmi hari ini tidak ada sekat sekalipun yang kemarin mungkin kita selalu mendengar ada dua organisasi sebagai wadah berhimpun, ada BOOMS dan ada GOOL,” ujar Didin.
Ia menegaskan, silaturahmi tersebut sekaligus menjadi ruang bersama untuk menyikapi situasi serta perkembangan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat.
“Artinya, kita sama-sama harus menjaga silaturahmi ini terkait menyikapi situasi dan perkembangan terkait berjalannya roda pemerintahan Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya.
Didin menjelaskan, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan melepas kerinduan antar elemen organisasi, tetapi juga membahas sejumlah agenda yang dinilai penting bagi kepentingan masyarakat Bandung Barat.
“Selain silaturahmi, kangen-kangenan, kita kumpul bareng. Yang keduanya adalah terkait agenda kita menyikapi perkembangan yang terjadi di Bandung Barat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum GOOL Kabupaten Bandung Barat, Rudi Iriyanto, yang akrab disapa Om Jack, mengatakan pihaknya juga memberikan perhatian terhadap dinamika pembahasan anggaran antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), khususnya terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Menurut Rudi, persoalan anggaran tersebut menjadi bagian dari dinamika pemerintahan yang perlu mendapatkan perhatian bersama, terlebih ketika berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Termasuk juga mengenai kemarin anggaran tarik-menarik DPRD dengan TAPD terkait KUA-PPAS 2027. Terus juga kita menyikapi hasil apa yang terjadi di masyarakat, riak-riak, termasuk hasil Musrenbang yang di mana tidak diakomodir oleh Banggar dan lain-lain. Itu kita sikapi semua,” ujar Rudi.
Menurut Rudi, pengisian jabatan kepala dinas dinilai penting karena kekosongan yang berlangsung terlalu lama berpotensi menimbulkan berbagai persoalan dalam pengelolaan pemerintahan maupun anggaran.
“Karena bagaimanapun kalau ini makin lama-kelamaan, ini seolah-olah disengaja. Karena apa, disengajanya kan nanti itu seolah-olah bahwa anggaran tukinnya itu sengaja untuk disilvakan,” katanya.
Rudi mengaku memiliki dugaan terkait kemungkinan adanya permainan dalam pengelolaan anggaran apabila persoalan tersebut dibiarkan hingga mendekati akhir tahun anggaran.
“Jadi itu kami menduga adalah permainan orang-orang anggaran. Kalau di situ seolah untuk di akhir tahun, dia dirubah di kegiatan yang lain,” ujarnya.
Pertemuan BOOMS, GOOL, serta sejumlah organisasi masyarakat dan tokoh masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Bandung Barat.
Dengan semakin intensifnya komunikasi lintas organisasi, Gerakan Organisasi Masyarakat Bersatu Bandung Barat diharapkan mampu menjadi ruang bersama untuk menyampaikan aspirasi, melakukan kontrol sosial, serta memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah daerah secara konstruktif dan bertanggung jawab.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Patriot Bersatu.Kab. Bandung barat Agus deni dengan adanya silaturahmi ini menegaskan bahwa kekuatan masyarakat harus bersatu mengawal kebijakan pemerintah daerah dan dewan perwakilan rakyat Daerah Pro rakyat.
“Kami dari berbagai Ormas, OKP, LSM dan Aktivis hari ini bersatu. untuk menyuarakan, ketransparansian anggaran APBD kabupaten Bandung Barat. Kami ingin tatanan pemerintahan di Kbb berjalan sesuai koridor hukum dan aspirasi rakyat yang kebanyakan tidak pro rakyat,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini para ketua dari Ormas/OKP/LSM dan Aktivis yang tergabung dalam Booms dan Gool Bersatu demi kemajuan bandung barat.
Salah satu Ketua Ormas Paku Padjadjaran kab.bandung Barat Bemi Mulyana mengapresiasi inisiatif persatuan ini.
“Ini momentum baik. Perbedaan organisasi jangan jadi sekat. Tujuan kita sama, Bandung Barat yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama dan doa untuk kemajuan Kabupaten Bandung Barat. Para Ketua Ormas,Okp,LSM dan Aktivis sepakat akan menggelar aksi lanjutan dalam waktu dekat ini.
Reporter : Ujang
Jurnalis : Ujang Dadang
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 8 Desember 2021 sebagai Wakil Kepala Biro (Wakabiro) Kab. Bandung Barat - Jawa Barat. Email : ujang.dadang@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar