Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Religi » Menjadikan Hijrah sebagai Gaya Hidup, Pesan Menyentuh Ustadz Indra Saepurhaman di Masjid Rabiatul Adawiyah Cileungsi

Menjadikan Hijrah sebagai Gaya Hidup, Pesan Menyentuh Ustadz Indra Saepurhaman di Masjid Rabiatul Adawiyah Cileungsi

  • account_circle Hapzon Effendi
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Bogor – Suasana sejuk dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Rabiatul Adawiyah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Ahad pagi (14/06/2026). Jamaah yang hadir dalam kajian ba’dah Subuh tampak khusyuk menyimak tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Indra Saepurhaman, S.H.I. dengan tema “Menjadikan Hijrah sebagai Gaya Hidup.”

Mengawali ceramahnya, Ustadz Indra mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesempatan untuk bangun di waktu Subuh, berdzikir, berwudhu, dan melangkahkan kaki menuju masjid.

Beliau mengingatkan tentang hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa setiap malam manusia diikat oleh setan dengan tiga ikatan. Ketika seseorang bangun lalu berdzikir kepada Allah, terlepaslah satu ikatan. Saat berwudhu, terlepas ikatan kedua. Kemudian ketika ia melaksanakan shalat dan menuju masjid, terlepaslah ikatan ketiga.

“Alhamdulillah, jika kita istiqamah menjalankan kebaikan-kebaikan tersebut, maka Allah akan menunjukkan jalan-jalan kebaikan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Ustadz Indra, hidayah ibarat sebuah pintu. Jika tidak diketuk dan tidak dibuka, maka seseorang tidak akan pernah masuk ke dalamnya. Karena itu setiap hari umat Islam memohon petunjuk kepada Allah melalui bacaan Ihdinash Shirathal Mustaqim dalam Surah Al-Fatihah.

Dalam materi utamanya, beliau menjelaskan bahwa hijrah secara bahasa berarti berpisah atau berpindah. Hijrah tidak hanya bermakna perpindahan fisik, tetapi juga hijrah maknawi, yaitu perpindahan hati dan perilaku dari keburukan menuju kebaikan.

“Hijrah yang paling penting adalah hijrah hati. Berpindah dari maksiat menuju ketaatan, dari kelalaian menuju kesadaran untuk mendekat kepada Allah SWT,” jelasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam beramal. Karena itu, setiap Muslim hendaknya terus memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, mempererat silaturahmi, serta melakukan berbagai amal saleh lainnya sesuai kemampuan masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Indra turut menjelaskan keutamaan bulan Muharram yang termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam. Tiga bulan suci berlangsung berturut-turut, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, sementara satu bulan lainnya adalah Rajab.

Beliau menjelaskan bahwa pada bulan-bulan suci, umat Islam dianjurkan untuk semakin menjauhi kemaksiatan karena dosa yang dilakukan memiliki konsekuensi yang lebih berat. Adapun amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah memperbanyak amal saleh secara umum serta melaksanakan puasa Tasu’a dan Asyura pada tanggal 9 dan 10 Muharram sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

Selain itu, beliau juga meluruskan beberapa pemahaman yang berkembang di masyarakat mengenai bulan Muharram. Menurutnya, tidak terdapat dalil khusus yang menyebutkan bahwa tanggal 10 Muharram merupakan “Lebaran Anak Yatim”. Namun demikian, menyantuni dan memuliakan anak yatim tetap merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam sepanjang waktu.

Menjelang akhir kajian, Ustadz Indra membagikan enam kunci agar seorang Muslim mampu istiqamah dalam berhijrah:
Meluruskan niat hijrah semata-mata karena Allah SWT.
Meninggalkan segala bentuk maksiat dan memperbanyak istighfar.
Bertekad kuat untuk terus memperbaiki amal dan ibadah.
Memilih lingkungan dan teman-teman yang baik.
Rajin menghadiri majelis ilmu untuk menambah wawasan keislaman.
Memperbanyak doa agar diberikan keistiqamahan oleh Allah SWT.

Kajian ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kekuatan untuk terus berada di jalan yang lurus serta mampu menjadikan hijrah sebagai gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari.

“Ya Allah, janganlah Engkau gelincirkan hati kami setelah Engkau memberikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Pesan utama yang dapat dipetik dari kajian tersebut adalah bahwa hijrah bukan sekadar perubahan sesaat, melainkan proses panjang yang harus terus dijaga dengan ilmu, amal, lingkungan yang baik, dan doa yang tidak pernah putus kepada Allah SWT.

(Liputan: Hapzon Effendi, Media Suara Mabes)

Hapzon Effendi

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabiro Media Suara Mabes Soroti Pasar Souvenir Sabang yang Belum Difungsikan, Disperindagkop Sebut Terkendala Anggaran

    Kabiro Media Suara Mabes Soroti Pasar Souvenir Sabang yang Belum Difungsikan, Disperindagkop Sebut Terkendala Anggaran

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Sabang – Keberadaan Pasar Souvenir di Kelurahan Kuta Bawah Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, kembali menjadi sorotan. Bangunan yang merupakan program kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kota Sabang tersebut hingga kini belum berfungsi secara optimal sebagaimana peruntukannya. Kepala Biro (Kabiro) Media Suara Mabes Kota Sabang, Soeharto, menilai bangunan pasar yang berada […]

  • Polsek Perhentian Raja Hadir Saat Pemipilan Jagung – Poktan Berkarya Desa Pantai Raja Targetkan 2 Ton Hasil photo_camera 4

    Polsek Perhentian Raja Hadir Saat Pemipilan Jagung – Poktan Berkarya Desa Pantai Raja Targetkan 2 Ton Hasil

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Anggiat Sianturi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kampar – Suasana penuh semangat dan kerja sama menghiasi lahan pertanian Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja pada hari Jumat (05/06/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, saat dilaksanakan kegiatan pemipilan jagung oleh Poktan Berkarya Desa Pantai Raja. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kapolsek Perhentian Raja IPTU. Sulistiyono, S.M, bersama pihak terkait dan para petani ini […]

  • Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

    Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari 16 korban meninggal dunia (MD) dalam kecelakaan antara Commuter Line Cikarang dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 April 2026, telah menerima perlindungan jaminan sosial dari pemerintah. Menaker Yassierli menjelaskan, total manfaat yang diterima […]

  • Dari Perbatasan Kabupaten Bengkayang ke Panggung Nasional, Narwati Bawa Pulang Juara 1 Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026

    Dari Perbatasan Kabupaten Bengkayang ke Panggung Nasional, Narwati Bawa Pulang Juara 1 Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Sebuah kisah pengabdian dari pelosok perbatasan Kalimantan Barat berhasil menembus panggung nasional. Bukan melalui panggung besar atau sorotan kamera, melainkan lewat sebuah tulisan jurnalistik yang mengangkat ketulusan seorang anggota Polri dalam mengabdi kepada masyarakat. Rabu(12/8). Adalah Narwati, jurnalis ANTARA Kalbar, yang berhasil mengharumkan nama Kalimantan Barat setelah meraih Juara 1 […]

  • Minggu Kasih Di Gereja Katedral Santa Gemma Galgani, Polres Ketapang Hadir Perkuat Kedekatan Dengan Umat

    Minggu Kasih Di Gereja Katedral Santa Gemma Galgani, Polres Ketapang Hadir Perkuat Kedekatan Dengan Umat

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polres Ketapang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih yang dilaksanakan di Gereja Katedral Santa Gemma Galgani, Jalan A. Yani, Kelurahan Kantor, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan umat dalam suasana penuh kebersamaan, […]

  • Bareskrim Polri, BNN RI, Bea Cukai Dan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Sita 800 Kg Ketamin HCL

    Bareskrim Polri, BNN RI, Bea Cukai Dan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Sita 800 Kg Ketamin HCL

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Batam – Operasi laut gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Polda Kepulauan Riau, dan TNI Angkatan Laut berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional dengan barang bukti 800 kilogram Ketamin HCL. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Batam, Selasa (1/9/2026). Kegiatan […]

expand_less