Mantan Ketua PDI Perjuangan Soroti Pengelolaan Aset Baitul Mal Kota Sabang
- account_circle Hanafiah
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- visibility 283
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Sabang – Kondisi Penginapan Muslim Barakah beserta dua unit ruko yang merupakan aset Baitul Mal Kota Sabang menjadi sorotan publik. Fasilitas yang berada di kawasan depan Masjid Agung Babussalam, Jalan T. Chik Ditiro, Kelurahan Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, tersebut dinilai kurang terawat dan membutuhkan perhatian lebih dari pihak pengelola.
Sorotan tersebut disampaikan Zulkifly, mantan Ketua PDI Perjuangan Kota Sabang, yang mengaku prihatin melihat kondisi aset yang seharusnya dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi lembaga pengelola harta umat tersebut.
Dalam keterangannya kepada MediaSuaraMabes, Rabu (10/6/2026), Zulkifly menilai aset tersebut memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sehingga perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
“Penginapan Muslim Barakah dan dua unit ruko tersebut bukan sekadar aset fisik, tetapi juga amanah yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya perlu mendapat perhatian serius,” ujarnya.
Menurut Zulkifly, kondisi bangunan yang terlihat kurang terawat diduga bermula dari kerusakan akibat tertimpa pohon tua beberapa waktu lalu. Hingga kini, menurut pengamatannya, sejumlah bagian fasilitas tersebut masih memerlukan penanganan dan perbaikan.
Ia juga mempertanyakan sejauh mana pendapatan dari penyewaan aset tersebut dimanfaatkan untuk pemeliharaan maupun pengembangan fasilitas yang dimiliki Baitul Mal Kota Sabang.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari sejumlah sumber di masyarakat, Penginapan Muslim Barakah disebut memiliki nilai sewa sekitar Rp25 juta per tahun, sementara masing-masing ruko disewakan dengan nilai sekitar Rp17,5 juta per tahun.
“Jika informasi tersebut benar, tentu terdapat potensi pendapatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan aset dan program-program lainnya. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan menjadi penting agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” kata Zulkifly.
Ia berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan kepada publik mengenai mekanisme pengelolaan aset serta penggunaan hasil penyewaan yang diperoleh, sehingga tercipta kepercayaan dan pemahaman yang baik di tengah masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, MediaSuaraMabes masih berupaya memperoleh konfirmasi dan tanggapan resmi dari pihak Baitul Mal Kota Sabang terkait kondisi aset, mekanisme pengelolaan, serta penggunaan pendapatan hasil penyewaan aset tersebut.
Pemberitaan ini akan diperbarui apabila telah diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi sebagaimana diatur dalam kaidah jurnalistik.
Jurnalis : Hanafiah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar