Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Nasional » TikTok dan Ancaman Perselingkuhan Digital, Bijak Bermedia Sosial Jadi Kunci Keharmonisan Rumah Tangga

TikTok dan Ancaman Perselingkuhan Digital, Bijak Bermedia Sosial Jadi Kunci Keharmonisan Rumah Tangga

  • account_circle Agung Darmawan
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Perkembangan media sosial TikTok tidak hanya menghadirkan ruang hiburan, kreativitas, dan komunikasi, tetapi juga memunculkan tantangan baru dalam menjaga kepercayaan dan keharmonisan rumah tangga. Interaksi yang awalnya berlangsung di ruang digital berpotensi berkembang menjadi hubungan pribadi yang melampaui batas komitmen dalam pernikahan.

Pola interaksi tersebut dapat bermula dari komunikasi melalui kolom komentar atau live chat, saling memberikan hadiah virtual atau gift, kemudian berlanjut ke pesan langsung (direct message/DM). Dalam sejumlah situasi, komunikasi pribadi tersebut berlanjut dengan pertukaran nomor telepon, pertemuan secara langsung, hingga dugaan hubungan intim di luar pernikahan.

Meski demikian, tidak semua interaksi di TikTok mengarah pada perselingkuhan. Risiko muncul ketika komunikasi dilakukan secara tersembunyi, disertai kebohongan, atau melanggar batas kesepakatan dan kepercayaan yang telah dibangun bersama pasangan.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa kemudahan teknologi komunikasi harus diimbangi dengan kedewasaan emosional, pengendalian diri, serta tanggung jawab dalam menjalin hubungan sosial di ruang digital.

Dalam perspektif psikologi hubungan, perselingkuhan tidak semata-mata berkaitan dengan pertemuan fisik. Kedekatan emosional yang sengaja dirahasiakan dari pasangan juga dapat memicu persoalan apabila bertentangan dengan batasan dan kesepakatan dalam rumah tangga.

Interaksi yang intens, perhatian berlebihan, pemberian hadiah virtual, serta komunikasi pribadi secara terus-menerus dapat menciptakan kedekatan emosional. Apabila tidak disikapi secara bijak, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecemburuan, konflik, hilangnya kepercayaan, bahkan keretakan hubungan suami istri.

Namun, penyebab keretakan rumah tangga tidak dapat digeneralisasi hanya pada penggunaan TikTok. Faktor komunikasi, kondisi emosional, konflik berkepanjangan, dan kualitas hubungan pasangan juga perlu diperhatikan.

Catatan redaksi: Uraian psikologis ini merupakan penjelasan umum, bukan kutipan langsung dari narasumber tertentu.

Penggunaan media sosial secara sehat membutuhkan kesadaran bahwa aktivitas di ruang digital tetap memiliki konsekuensi terhadap kehidupan nyata. Setiap pengguna perlu memahami batasan interaksi, menghormati komitmen pasangan, serta menghindari komunikasi yang sengaja disembunyikan karena berpotensi merusak kepercayaan.

Pasangan suami istri juga perlu membangun komunikasi terbuka mengenai penggunaan media sosial, termasuk batasan dalam berinteraksi dengan orang lain, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut.

Apabila konflik mulai muncul, dialog yang tenang dan saling menghargai dapat menjadi langkah awal untuk mencari solusi. Jika diperlukan, pasangan dapat mempertimbangkan konseling dengan psikolog atau konselor keluarga yang kompeten.

Pada akhirnya, TikTok hanyalah platform teknologi. Dampaknya terhadap hubungan bergantung pada cara pengguna memanfaatkannya, keputusan yang diambil, serta tanggung jawab masing-masing individu.

Teknologi seharusnya mendekatkan yang berjauhan, bukan menjadi celah yang merusak kepercayaan dalam keluarga. Bijak bermedia sosial, menjaga komitmen, dan menghargai pasangan merupakan bagian penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis di era digital.

Agung Darmawan

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 20 September 2021 sebagai Hubungan Masyarakat (Humas) Pusat. Email : agung.darmawan@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol: Nilai Leluhur Harus Menjadi Perilaku untuk Membangun Peradaban Indonesia

    Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol: Nilai Leluhur Harus Menjadi Perilaku untuk Membangun Peradaban Indonesia

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Indonesia dinilai tidak kekurangan nilai luhur, baik yang bersumber dari Pancasila, agama, maupun kearifan lokal yang diwariskan leluhur Nusantara. Tantangan terbesar bangsa saat ini adalah bagaimana nilai-nilai tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan atau slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam perilaku sehari-hari dan kehidupan institusi. Pandangan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam […]

  • Antisipasi Bencana Alam Personil Polda Kalbar Laksanakan Latihan Alarm Siaga photo_camera 5

    Antisipasi Bencana Alam Personil Polda Kalbar Laksanakan Latihan Alarm Siaga

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam maupun situasi kontinjensi, Polda Kalimantan Barat menggelar Latihan Alarm Siaga yang diikuti oleh personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Mapolda Kalbar, Rabu (15/7). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum., yang mengambil apel siaga sebagai bentuk […]

  • Wujudkan profesionalisme Polres Ketapang Bersama Ro SDM Polda Kalbar, Gelar Mapping Dan Tes Psikologi Calon Pemegang Senpi Organik

    Wujudkan profesionalisme Polres Ketapang Bersama Ro SDM Polda Kalbar, Gelar Mapping Dan Tes Psikologi Calon Pemegang Senpi Organik

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polres Ketapang bekerja sama dengan Bagpsikologi Ro SDM Polda Kalbar melaksanakan kegiatan Mapping dan Tes Psikologi Calon Pemegang Senjata Api (Senpi) Organik Polri serta Tes Profil Klinis Psikologi, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Ketapang tersebut diikuti sekitar 100 personel dari Polres Ketapang, Polres Kayong Utara, serta Kompi 4 […]

  • Polda Kalbar Paparkan Strategi Polri Dukung Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia photo_camera 3

    Polda Kalbar Paparkan Strategi Polri Dukung Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Polda Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui berbagai strategi yang berfokus pada terciptanya keamanan sebagai fondasi utama pembangunan. Komitmen tersebut disampaikan Plt. Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes Pol. Jamhur Nurdin, S.T., M.A.P., saat menghadiri kegiatan Coffee Morning dalam rangka Akselerasi Peningkatan IPM Provinsi Kalimantan Barat […]

  • Sentinel Seri 8: Ketika Satelit Menjadi Sasaran, Ancaman Jamming hingga Sampah Antariksa

    Sentinel Seri 8: Ketika Satelit Menjadi Sasaran, Ancaman Jamming hingga Sampah Antariksa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Satelit selama ini dikenal sebagai “mata di langit” yang mendukung berbagai kebutuhan manusia, mulai dari komunikasi, navigasi, pemantauan cuaca hingga pengumpulan data strategis. Namun, perkembangan teknologi ruang angkasa juga menghadirkan tantangan baru. Bagaimana jika satelit yang selama ini menjadi pendukung berbagai aktivitas justru menjadi sasaran? Pertanyaan tersebut menjadi pokok bahasan SENTINEL […]

  • Desak Kejagung Beri Klarifikasi, Informasi 26 Nama Terkait Dugaan Kasus MBG Jadi Sorotan Publik

    Desak Kejagung Beri Klarifikasi, Informasi 26 Nama Terkait Dugaan Kasus MBG Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Banda Aceh – Beredarnya informasi mengenai adanya 26 nama yang disebut-sebut terkait dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik di berbagai daerah, termasuk Aceh. Sejumlah kalangan menilai Kejaksaan Agung Republik Indonesia perlu memberikan klarifikasi resmi guna menghindari berkembangnya spekulasi yang berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat. Seorang […]

expand_less