Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Organisasi » Gerakan Organisasi Masyarakat Bersatu Menggugat Kabupaten Bandung Barat

Gerakan Organisasi Masyarakat Bersatu Menggugat Kabupaten Bandung Barat

  • account_circle Ujang Dadang
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Bandung Barat, Jabar – Aliansi aktivis dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Ormas Bandung Barat Bersatu (GOBBB) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Senin 07 September 2026.

Aksi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mendalam para aktivis melihat kondisi tata kelola pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dinilai carut-marut dan jauh dari komitmen mensejahterakan rakyat.

Koordinator GOBBB menegaskan bahwa kegagalan demi kegagalan administrasi telah berdampak langsung pada merosotnya indikator capaian sosial dan ekonomi makro di wilayah Bandung Barat. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), potret ketimpangan dan keterpurukan ekonomi KBB tercermin nyata melalui poin-poin berikut:

• Angka Kemiskinan yang Tinggi: Persentase penduduk miskin KBB masih tertahan di angka 9,87%, angka yang dinilai memprihatinkan karena berada di atas rata-rata persentase kemiskinan Provinsi Jawa Barat.

• Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Angka TPT KBB stagnan dan tetap tertahan di atas rata-rata Jawa Barat, yakni mencapai 6,6% hingga 6,7%.

• Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terendah: IPM KBB tercatat hanya sebesar 70,77 (meningkat tipis ke 71,65 pada evaluasi berkala BPS), yang menempatkannya sebagai posisi paling rendah di kawasan Bandung Raya.

• Ketimpangan Gini Rasio: Angka ketimpangan ekonomi atau Gini Rasio KBB menunjukkan jurang pemisah yang lebar antara si kaya dan si miskin di angka yang fluktuatif namun cenderung tinggi di atas target kesejahteraan regional.

• PDRB per Kapita yang Rendah: Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku KBB berada di kisaran Rp32.500.000, jauh di bawah rata-rata daerah lain di Jawa Barat.

Kemerosotan ini diperparah oleh kegagalan perencanaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang justru direncanakan mengalami penurunan drastis, jauh di bawah standar yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Di lapangan, dampak salah urus ini terlihat dari hancurnya infrastruktur jalan di berbagai pelosok, menjamurnya Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta rusaknya fasilitas pendidikan tingkat SD dan SMP negeri yang telantar tanpa renovasi memadai.

Anggaran Gagal Total dan Tidak Pro-Rakyat
Para aktivis mengecam keras prioritas anggaran pemerintah daerah yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan mendesak masyarakat.

GOBBB menyoroti alokasi belanja pengadaan jaringan internet (Wi-Fi) yang menelan anggaran hingga belasan miliar rupiah meskipun di lapangan fasilitas tersebut justru sulit diakses oleh publik.

Kebijakan ini sangat ironis jika dibandingkan dengan realitas sosial di Kecamatan Cililin, di mana jembatan penyeberangan warga tidak pernah dibangun sama sekali oleh pemerintah. Kondisi memprihatinkan ini sempat viral di media sosial, memperlihatkan anak-anak sekolah yang setiap hari harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai hanya dengan menggunakan rakit sederhana akibat absennya infrastruktur dasar tersebut.

Kegagalan Sistem Meritokrasi dan Carut-Marut Lembaga
Selain masalah anggaran, GOBBB menduga kuat adanya praktik nepotisme dan maladministrasi dalam kebijakan kepegawaian.

Dugaan rotasi dan mutasi jabatan administrator yang dilakukan secara sembrono jelas-jelas mengabaikan prinsip meritokrasi dan menunjukkan kegagalan total dari Tim Penilai Kinerja (TPK) ASN Kabupaten Bandung Barat.

Kejanggalan nyata terlihat di mana oknum ASN yang diketahui jarang atau bahkan hampir tidak pernah masuk kerja—seperti salah satu jabatan strategis Sekcam di Cikalong—justru mendapatkan promosi jabatan.

GOBBB menilai Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bandung Barat hanya sibuk mengamankan kepentingan kelompok masing-masing.

Legislator di DPRD dituding terlalu fokus memikirkan keuntungan politis pribadinya, sementara TAPD justru membuat Rencana Kerja (Renja) yang tidak terarah serta tidak jelas indikator keberhasilannya.

Kongkalikong ini berujung pada penyusunan prioritas pembangunan yang kabur dan tidak mencerminkan kebutuhan nyata rakyat di lapangan.

Krisis kepercayaan publik ini semakin diperkuat oleh Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (LHP BPK RI).

Dalam laporan tersebut, ditemukan indikasi kuat adanya potensi kehilangan aset daerah senilai belasan miliar rupiah akibat buruknya inventarisasi dan amburadulnya tata kelola barang milik daerah.

Tuntutan Resmi Gerakan Ormas Bandung Barat Bersatu (GOBBB):
1. Tuntut Bupati segera mencopot dan mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat yang dinilai gagal sebagai jenderal birokrasi sekaligus ketua Tim Penilai Kinerja.

2. Tuntut Bupati segera mencopot dan mengganti Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) atas kelalaiannya mengamankan aset daerah serta carut-marutnya pengelolaan anggaran.

3. Tuntut Pemerintah Daerah membatalkan hasil rotasi-mutasi yang cacat prosedur dan melakukan evaluasi total terhadap seluruh jajaran Tim Penilai Kinerja.

4. Tuntut DPRD Kabupaten Bandung Barat untuk bersikap tegas dengan TIDAK menyetujui APBD maupun APBD Perubahan (APBD-P) yang formulasinya terbukti tidak pro-rakyat.

5. Tuntut DPRD Kabupaten Bandung Barat untuk memperketat fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja eksekutif agar penyimpangan serupa tidak terus berulang.

GOBBB menegaskan aksi unjuk rasa ini barulah awal dari gelombang perlawanan masyarakat sipil.
Jika tuntutan reformasi birokrasi, penegakan meritokrasi, dan perbaikan anggaran ini diabaikan, gerakan ormas dan seluruh elemen masyarakat Bandung Barat siap mengonsolidasikan massa yang lebih besar demi menyelamatkan masa depan daerah.

Redaksi: Ujang Dadang

Ujang Dadang

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 8 Desember 2021 sebagai Wakil Kepala Biro (Wakabiro) Kab. Bandung Barat - Jawa Barat. Email : ujang.dadang@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Kalteng Bersama Wakapolri dan KASAD Sambut Presiden RI di Palangka Raya

    Kapolda Kalteng Bersama Wakapolri dan KASAD Sambut Presiden RI di Palangka Raya

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026). Presiden RI tiba di Palangka Raya dalam rangka kunjungan kerja untuk meninjau […]

  • Sudah Memasuki Agustus 2026, Pantauan Media Suara Mabes: Sejumlah Pekerjaan Fisik di Kota Sabang Dinilai Belum Berjalan Optimal

    Sudah Memasuki Agustus 2026, Pantauan Media Suara Mabes: Sejumlah Pekerjaan Fisik di Kota Sabang Dinilai Belum Berjalan Optimal

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sabang – Memasuki bulan Agustus 2026, sejumlah program pekerjaan fisik dan pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kota Sabang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Tahun Anggaran 2026 dinilai belum berjalan secara optimal. Hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang disampaikan Kepala Biro Media Suara Mabes Kota Sabang, Soeharto. Menurut Soeharto, […]

  • Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua dan Limbah Berperan Aktif Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

    Polda Kepri Ajak Pelaku Usaha Penampung Besi Tua dan Limbah Berperan Aktif Memutus Rantai Kejahatan Pencurian Aset Publik

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Sudarnarto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Batam – Dalam upaya menjaga keamanan serta melindungi aset-aset publik dan fasilitas strategis dari tindak pencurian, Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan Silaturahmi Bersama Pelaku Usaha Penampung Besi Tua dan Limbah yang berlangsung di Mapolresta Barelang, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., serta dihadiri Walikota Batam […]

  • Strategi Raden Wijaya 1293: Aliansi Mongol, Kejatuhan Jayakatwang, dan Lahirnya Majapahit

    Strategi Raden Wijaya 1293: Aliansi Mongol, Kejatuhan Jayakatwang, dan Lahirnya Majapahit

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Suwoto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Perjalanan Raden Wijaya menuju berdirinya Majapahit pada akhir abad ke-13 menjadi salah satu episode penting dalam sejarah politik dan militer Nusantara. Peristiwa 1292–1293 memperlihatkan perubahan keseimbangan kekuasaan di Jawa, kejatuhan Jayakatwang, serta keterlibatan pasukan ekspedisi Mongol yang akhirnya meninggalkan Jawa. Kisah tersebut menjadi pokok bahasan Strategi Perang Nusantara Seri 3 karya […]

  • Milad ke-61 Inhil: Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepatuhan untuk Kemajuan Daerah

    Milad ke-61 Inhil: Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepatuhan untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 353
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir Tembilahan – Peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berbudaya, dan bermarwah. Semangat tersebut tergambar jelas dalam tema Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir, “Bersatu Membangun Inhil, Berbudaya dan Bermarwah.” Tema ini […]

  • Kapolri Lakukan Penyegaran Organisasi Melalui Mutasi Pejabat Utama Polda Kepri

    Kapolri Lakukan Penyegaran Organisasi Melalui Mutasi Pejabat Utama Polda Kepri

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Sudarnarto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Batam – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melaksanakan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polda Kepulauan Riau sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1337/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, ST/1340/VI/KEP./2026, dan ST/1341/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026 tentang pemberhentian dari […]

expand_less