TNI AU Perkuat Kesiapsiagaan Prajurit Hadapi Ancaman Terorisme di Lingkungan Penerbangan
- account_circle Suwoto
- calendar_month Senin, 27 Jul 2026
- visibility 181
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Bandung – TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan prajurit dalam menghadapi berbagai potensi ancaman terorisme, khususnya yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan di lingkungan penerbangan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen TNI AU dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam melaksanakan tugas.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Staf Operasi TNI Angkatan Udara (Sopsau) menyelenggarakan Pelatihan Anti Terror Counter Measure (ATCM) Tahun Anggaran 2026 di Wingdik 800 Pasgat, yang berlangsung pada 29 Juni hingga 24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit dari Satbravo 90, Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau), dan personel Intelijen.
Pelatihan ATCM tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan prajurit TNI AU dalam mengantisipasi dan menghadapi berbagai bentuk ancaman terorisme. Dengan kemampuan yang terus diasah dan disesuaikan dengan dinamika ancaman, prajurit diharapkan mampu bertindak secara profesional, cepat, tepat, dan terukur sesuai dengan tugas serta tanggung jawabnya.
Melalui kegiatan ini, TNI AU berkomitmen untuk mewujudkan prajurit yang profesional, adaptif, dan tanggap terhadap perkembangan ancaman keamanan, sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas secara optimal dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan penerbangan.
DispenAU-2026






Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar