Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Rangga Lawe dari Tuban: Refleksi Kepemimpinan, Persatuan, dan Karakter Bangsa dalam Perspektif Sejarah

Rangga Lawe dari Tuban: Refleksi Kepemimpinan, Persatuan, dan Karakter Bangsa dalam Perspektif Sejarah

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Sejarah bukan hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi juga sumber pembelajaran bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui tulisan berjudul “Rangga Lawe dari Tuban: Kehormatan Ksatria, Ujian Kepemimpinan, dan Refleksi Nusantara”, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol mengajak masyarakat melihat kembali perjalanan sejarah Majapahit sebagai cermin dalam memahami kepemimpinan, persatuan, dan karakter bangsa Indonesia.

Dalam kajiannya, penulis mengulas sosok Rangga Lawe yang selama ini dikenal dalam berbagai sumber sejarah sebagai tokoh yang terlibat konflik pada masa awal berdirinya Kerajaan Majapahit. Namun demikian, di daerah asalnya, Tuban, Rangga Lawe juga dikenang sebagai sosok ksatria yang menjunjung tinggi kehormatan, keberanian, dan prinsip hidup.

Perbedaan perspektif tersebut menunjukkan bahwa sejarah tidak selalu dapat dipahami secara hitam dan putih. Setiap peristiwa memiliki latar belakang politik, sosial, dan budaya yang perlu dikaji secara utuh sehingga dapat menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif.

Tulisan tersebut menekankan bahwa keberhasilan membangun sebuah negara atau kerajaan bukan hanya ditentukan oleh keberhasilan meraih kemenangan, tetapi juga oleh kemampuan pemimpin menjaga persatuan setelah kemenangan itu diraih. Konflik yang muncul setelah berdirinya Majapahit menjadi salah satu contoh bagaimana tantangan terbesar sering kali justru berasal dari dinamika internal di antara para pejuang yang sebelumnya memiliki tujuan bersama.

Penulis juga mengaitkan kisah tersebut dengan perjalanan sejarah Indonesia modern. Tokoh-tokoh bangsa seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Tan Malaka, Musso, hingga S.M. Kartosuwiryo disebut sebagai contoh bahwa perbedaan pandangan dalam perjuangan merupakan bagian dari dinamika sejarah. Namun, perbedaan tersebut harus dikelola melalui kebijaksanaan, dialog, serta komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara.

Dalam perspektif tersebut, nilai-nilai Pancasila dan gagasan Nation and Character Building yang diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.

Pada bagian penutup, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol menyampaikan bahwa kisah Rangga Lawe bukan sekadar cerita mengenai konflik pada masa Majapahit, melainkan refleksi tentang pentingnya kepemimpinan yang adil, penghargaan terhadap jasa para pejuang, serta kemampuan menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan.

Menurutnya, bangsa yang besar bukan hanya mampu memenangkan perjuangan, tetapi juga mampu mempertahankan persatuan setelah kemenangan tersebut diraih. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan abad ke-21, mulai dari perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, hingga polarisasi sosial yang berpotensi memengaruhi persatuan nasional.

Tulisan ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi seluruh elemen masyarakat dalam memahami pentingnya sejarah sebagai sumber pembelajaran, sekaligus memperkuat komitmen terhadap persatuan, keadilan, dan karakter kebangsaan sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TTI: Bantuan Kementan untuk Aceh Harus Jelas Siapa Pemegang Anggarannya

    TTI: Bantuan Kementan untuk Aceh Harus Jelas Siapa Pemegang Anggarannya

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Aceh kembali menjadi sorotan. Transisi Tani Indonesia (TTI) meminta agar pengelolaan bantuan dari Kementan untuk Aceh dilakukan secara jelas, terutama terkait siapa yang menjadi pemegang anggaran. Menurut TTI, kejelasan pemegang anggaran sangat penting agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan […]

  • CoC UBP Saguling Jadi Wadah Kolaborasi dan Penyelarasan Informasi bagi Seluruh Insan PLN Indonesia Power

    CoC UBP Saguling Jadi Wadah Kolaborasi dan Penyelarasan Informasi bagi Seluruh Insan PLN Indonesia Power

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Sudirman
    • visibility 213
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung Barat – PLN Indonesia Power UBP Saguling menyelenggarakan kegiatan Code of Conduct (CoC) sebagai forum komunikasi yang mempertemukan manajemen dengan seluruh pegawai dalam satu wadah kolaborasi, penyelarasan informasi, dan penguatan budaya perusahaan. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang bertujuan membangun komunikasi yang terbuka sekaligus memastikan seluruh insan UBP Saguling memiliki pemahaman yang […]

  • Truk Sarat Muatan Alami Patah As Saat Naik Upper Deck, Keberangkatan Roro Terpaksa Tertunda Dan Jadwal Sandar Kapal Terganggu

    Truk Sarat Muatan Alami Patah As Saat Naik Upper Deck, Keberangkatan Roro Terpaksa Tertunda Dan Jadwal Sandar Kapal Terganggu

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Dudung Wahyudin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Surabaya/Tanjung Perak – Akibat insiden truk sarat muatan dipaksakan naik upper deck dan berakibat truk alami patah As yang berdampak tertundanya kegiatan pemuatan kapal Roll On – Roll Off (RORO) KM Batu Layar tujuan Lombok hingga berjam-jam sehingga sempat menimbulkan keluhan dan kepanikan para supir truk lainnya serta mengganggu jadwal sandar kapal lain yang […]

  • Polsek Tilatang Kamang & Puskesmas: Sosialisasi Dan Edukasi Tiga Ancaman Krusial Mengancam Generasi Muda

    Polsek Tilatang Kamang & Puskesmas: Sosialisasi Dan Edukasi Tiga Ancaman Krusial Mengancam Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tilatang Kamang – Tidak ada lagi tempat bagi ketidaktahuan. Sosialisasi dan edukasi bertajuk “Pemahaman serta Penanganan Perundungan, Isu LGBT, dan Bahaya NAPZA” berlangsung tegas dan penuh kesadaran di PPTI Gobah V Surau, Rabu (15 Juli 2026). Di hadapan pelajar, pendidik, dan tokoh masyarakat, kegiatan ini menjadi peringatan keras: kita tidak akan membiarkan masa […]

  • Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Perkenalkan Konsep “Pertahanan Nir-Materi” untuk Hadapi Tantangan Strategis Abad ke-21

    Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Perkenalkan Konsep “Pertahanan Nir-Materi” untuk Hadapi Tantangan Strategis Abad ke-21

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Di tengah perubahan lanskap geopolitik dan perkembangan teknologi global yang semakin kompleks, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol memperkenalkan sebuah kerangka konseptual bertajuk “Pertahanan Nir-Materi” sebagai bagian dari serial pemikiran “Pertahanan Indonesia Abad ke-21: Perang Fondasi, Pertahanan Nir-Materi, dan Evolusi Strategi Pertahanan Nasional.” Tulisan yang diterbitkan pada 29 Juni 2026 tersebut mengangkat […]

  • Wujud Nyata Polri Humanis, Bhahinkamtibmas Bantu Marbot Masjid Yatim Piatu Penyandang Disabilitas Akses Bansos

    Wujud Nyata Polri Humanis, Bhahinkamtibmas Bantu Marbot Masjid Yatim Piatu Penyandang Disabilitas Akses Bansos

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Bhabinkamtibmas Aipda Iwan di wilayah Siantan Hulu, Kota Pontianak, dengan membantu Pauzi, seorang marbot masjid yatim piatu penyandang disabilitas yang sehari-hari tinggal di bangunan Masjid Nurul Ihsan, Parit Nanas Dalam, Siantan Hulu.Senin(12/10/2026) Mengetahui Pauzi belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dan tidak memiliki saudara yang dapat […]

expand_less