Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Ironis! Kalbar Kaya Energi Tapi Masih Ngandelin Listrik Malaysia

Ironis! Kalbar Kaya Energi Tapi Masih Ngandelin Listrik Malaysia

  • account_circle Hepni Jaya Kusuma
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Pontianak – Pengamat Sosial Politik dan Kebijakan Publik, Syarif Usmulyadi Al Qadrie, menilai pemadaman listrik yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan tidak dapat lagi dipandang sebagai gangguan teknis yang bersifat insidental. Menurutnya, kejadian tersebut, yang terjadi tidak lama setelah gangguan besar pada sistem kelistrikan Sumatra, menjadi sinyal adanya persoalan mendasar dalam tata kelola sektor energi nasional.

Ia menegaskan, di tengah ambisi pemerintah mendorong hilirisasi industri, transformasi digital, percepatan investasi, serta mewujudkan Indonesia Emas 2045, keandalan pasokan listrik merupakan syarat utama yang tidak dapat ditawar.

“Hampir seluruh aktivitas ekonomi modern bergantung pada kontinuitas pasokan listrik. Ketika terjadi pemadaman, yang terhenti bukan hanya penerangan, tetapi juga pelayanan publik, aktivitas industri, sistem komunikasi, layanan kesehatan, hingga transaksi ekonomi digital. Dampaknya adalah turunnya produktivitas dan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan negara menyediakan layanan dasar,” ujarnya pada Sabtu (04/07/2026)

Menurut Syarif, selama ini penjelasan mengenai pemadaman lebih banyak berfokus pada aspek teknis, seperti gangguan transmisi, kerusakan pembangkit, cuaca ekstrem, lonjakan beban sistem, maupun keterbatasan pasokan batu bara untuk PLTU. Namun, penjelasan tersebut dinilai belum menyentuh akar persoalan.

“Yang harus dievaluasi bukan hanya peralatan, tetapi juga kualitas tata kelola, manajemen risiko, dan kapasitas institusi yang mengelola sistem kelistrikan nasional. Infrastruktur modern memang tidak mungkin bebas dari gangguan, tetapi sistem yang baik harus mampu mengantisipasi, membatasi dampak, dan memulihkan kondisi dengan cepat,” katanya.

Syarif mengutip pandangan ekonom kelembagaan Douglass North yang menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan lebih banyak ditentukan oleh kualitas institusi dibandingkan besarnya investasi fisik. Menurutnya, pembangunan pembangkit dan jaringan transmisi tidak otomatis menghasilkan sistem yang tangguh apabila tidak dibarengi penguatan tata kelola dan budaya organisasi.

Ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan listrik nasional akan terus meningkat seiring berkembangnya kawasan industri, hilirisasi mineral, pembangunan pusat data, elektrifikasi transportasi, hingga operasional Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, ukuran keberhasilan sektor ketenagalistrikan tidak lagi hanya pada kapasitas produksi listrik, tetapi juga kemampuan menjaga keandalan pasokan ketika terjadi gangguan.

Soroti Ketergantungan Kalbar terhadap Listrik Sarawak

Syarif menilai kondisi Kalimantan Barat menjadi contoh penting dalam pembahasan kedaulatan energi nasional. Menurutnya, meskipun provinsi ini memiliki potensi sumber daya energi yang besar, sebagian kebutuhan listrik masyarakat masih dipenuhi melalui interkoneksi dengan jaringan listrik Sarawak, Malaysia.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama energi lintas negara merupakan praktik yang lazim dalam meningkatkan efisiensi dan menjaga stabilitas pasokan. Namun, kondisi tersebut seharusnya hanya menjadi instrumen pendukung, bukan menjadi penyangga utama kebutuhan listrik masyarakat.

“Kalimantan Barat memiliki potensi batu bara, tenaga air, biomassa, energi surya, hingga gas alam. Ironis apabila kebutuhan energi dasar masih bergantung pada negara lain, sementara pemerintah terus mendorong hilirisasi industri dan pembangunan smelter yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar,” katanya.

Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada keterbatasan sumber daya, melainkan belum optimalnya kapasitas kelembagaan dalam mengelola potensi yang dimiliki.

“Ketergantungan terhadap pasokan listrik dari Sarawak Energy Berhad (SEB) tidak seharusnya menjadi kondisi permanen. Kerja sama lintas negara tetap penting dalam kerangka integrasi ekonomi ASEAN, tetapi harus ditempatkan sebagai pelengkap, bukan fondasi utama penyediaan energi nasional. Kedaulatan energi merupakan bagian dari kedaulatan negara,” tegasnya.

Dorong Reformasi Tata Kelola Kelistrikan

Lebih lanjut, Syarif menilai pemadaman listrik yang terjadi di Sumatra dan Kalimantan harus menjadi momentum reformasi menyeluruh terhadap sektor ketenagalistrikan nasional.

Ia mengusulkan sedikitnya lima agenda pembenahan, yakni memperkuat manajemen risiko berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan, mempercepat diversifikasi sumber energi melalui energi terbarukan dan gas, membangun jaringan transmisi yang memiliki jalur cadangan, memperkuat audit independen terhadap keandalan sistem, serta menyusun peta jalan ketahanan energi nasional yang terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, PLN, regulator, dan sektor swasta.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi pemerintah dan PT PLN (Persero) dalam menyampaikan penyebab gangguan, tingkat keandalan sistem, kesiapan cadangan daya, serta langkah mitigasi yang dilakukan.

“Kepercayaan publik tidak dibangun melalui pernyataan normatif, tetapi melalui keterbukaan informasi, evaluasi yang objektif, dan perbaikan yang dapat diukur,” ujarnya.

Syarif menambahkan bahwa bagi Kalimantan Barat, reformasi harus diarahkan pada peningkatan kapasitas pembangkitan listrik domestik agar ketergantungan terhadap pasokan listrik dari Sarawak terus berkurang.

“Listrik merupakan ukuran paling nyata hadir atau tidaknya negara dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, pemadaman berulang hendaknya dipandang sebagai peringatan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan institusi yang profesional, transparan, adaptif, dan tangguh. Yang dipertaruhkan bukan hanya kontinuitas pasokan listrik, tetapi juga kredibilitas negara dalam memenuhi hak dasar warga negara sekaligus menopang cita-cita Indonesia menjadi kekuatan ekonomi di masa depan,” pungkasnya.

Penulis: Syarif Usmulyadi Al Qadrie
Pengamat Sosial Politik dan Kebijakan Publik.

Hepni Jaya Kusuma

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Orang Operator Pompa SPBU Di Wilayah Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka Dan Ditahan Oleh Penyidik Unit Tipidter Satreskrim Polres Nagan Raya photo_camera 3

    Dua Orang Operator Pompa SPBU Di Wilayah Darul Makmur Ditetapkan Sebagai Tersangka Dan Ditahan Oleh Penyidik Unit Tipidter Satreskrim Polres Nagan Raya

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Nagan Raya – Satreskrim Polres Nagan Raya melalui Unit Tipidter kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, dimana sebelumnya telah menetapkan 3 orang tersangka kemudian penyidik melakukan pengembangan kasus dengan menetapkan 2 tersangka lain yang diduga terlibat dan memiliki peranan langsung dalam perkara tersebut. Setelah penyidik melakukan serangkaian tindakan […]

  • Wakil Bupati Agam Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Berakhlak Mulia Menuju Indonesia Emas

    Wakil Bupati Agam Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Berakhlak Mulia Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Sumardius
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tilatang Kamang, Agam – Wakil Bupati Agam, H. Muhammad Iqbal, SE, M.Com, bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pesantren Asy-Syarif Sidang Koto Laweh, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kamis (22/10). Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakannya, Wabup mengajak para santri untuk terus menuntut ilmu, menguasai teknologi, mengembangkan inovasi, […]

  • Kaperwil Media Suara Mabes Aceh Minta Dugaan Pengalihan Fungsi Dapur MBG Ditindaklanjuti

    Kaperwil Media Suara Mabes Aceh Minta Dugaan Pengalihan Fungsi Dapur MBG Ditindaklanjuti

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Banda Aceh – Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Suara Mabes Aceh, Hanafiah, meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk menindaklanjuti informasi mengenai dugaan pengalihan fungsi sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Aceh. Menurut Hanafiah, informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan perubahan fungsi dapur MBG perlu mendapatkan perhatian serius guna […]

  • Polsek Perhentian Raja, Respon Cepat Terkait adanya Pemberitaan Sawmill Ilegal di Wilkumnya

    Polsek Perhentian Raja, Respon Cepat Terkait adanya Pemberitaan Sawmill Ilegal di Wilkumnya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Anggiat Sianturi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kampar – PERHENTIAN RAJA, Berita Hoax terkait adanya berita viral maraknya aktivitas Sawmil diduga ilegal di Kecamatan Perhentian Raja, Polsek Perhentian Raja langsung respon cepat dengan menindak lanjuti berita tersebut pada Minggu (25/10/2026) sekira pukul 14.30 Wib. Hal ini diungkapkan Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Perhentian Raja IPTU Okto […]

  • Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik

    Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar — Pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2026 di hari kedua yang digelar di kawasan Taman Alun Kapuas, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, dipimpin langsung oleh Kapusdalopsda Ops Patuh Kapuas 2026, AKBP Zulyanto Leonardi Kramajaya, S.I.K., M.M., guna menertibkan para pengguna jalan raya.Selasa (27/10) Dalam kegiatan penindakan secara stasioner dan hunting tersebut, petugas mencatat […]

  • Silaturahmi dan Temu Ramah FPK Inhil Perkuat Persatuan Antar Paguyuban dan Sinergi dengan Pemerintah

    Silaturahmi dan Temu Ramah FPK Inhil Perkuat Persatuan Antar Paguyuban dan Sinergi dengan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 305
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir Tembilahan – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan temu ramah dan silaturahmi yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh daerah, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta unsur Forkopimda. Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, pukul 20.30 WIB, di kediaman Ketua FPK Kabupaten Inhil, H. Zaini Awang, di Jalan […]

expand_less