Kepala Biro Media Suara Mabes Sabang Soroti Kinerja BPKS, Minta Evaluasi Pengelolaan Free Port Sabang
- account_circle Soeharto
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
- visibility 281
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Sabang – Kepala Biro Media Suara Mabes Kota Sabang, Soeharto, menyampaikan keprihatinannya terhadap perkembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (Free Port Sabang) yang dikelola oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).
Menurut Soeharto, setelah lebih dari dua dekade sejak diresmikan, kawasan Free Port Sabang dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan sebagaimana harapan sebagian masyarakat.
“Free Port Sabang telah diresmikan sejak tahun 2000. Masyarakat tentu berharap kawasan ini dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Soeharto kepada Media Suara Mabes, Sabtu (27/6/2026).
Ia menilai, dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat selama ini, pengembangan kawasan perdagangan bebas Sabang seharusnya mampu memberikan dampak yang lebih nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Soeharto juga membandingkan perkembangan kawasan Free Port Sabang dengan sejumlah kawasan ekonomi lainnya di Indonesia yang dinilai telah menunjukkan kemajuan.
“Kita berharap pengelola dapat melakukan evaluasi dan mengambil contoh dari daerah lain yang berhasil mengembangkan kawasan ekonominya,” katanya.
Senada dengan itu, salah seorang pemerhati asal Kota Sabang, Kifly, menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan kebijakan pengembangan kawasan Free Port Sabang agar tujuan awal pembentukannya dapat tercapai.
“Harapan masyarakat sangat besar terhadap keberadaan Free Port Sabang, terutama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
Kifly juga mendorong agar dilakukan pembenahan di tubuh BPKS apabila ditemukan berbagai kendala yang menghambat optimalisasi pengelolaan kawasan tersebut.
Sementara itu, salah seorang staf BPKS berinisial PM saat dikonfirmasi Media Suara Mabes, Sabtu (27/6/2026), menyatakan bahwa berbagai masukan dan kritik dari masyarakat perlu menjadi perhatian bersama guna mendorong perbaikan tata kelola di masa mendatang.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pimpinan BPKS belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai kritik dan masukan yang disampaikan sejumlah pihak. Media Suara Mabes membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak BPKS sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(Soeharto)


Jurnalis : Soeharto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 Juni 2026 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Sabang - Prov. Aceh. Email : soeharto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar