Truk Sarat Muatan Alami Patah As Saat Naik Upper Deck, Keberangkatan Roro Terpaksa Tertunda Dan Jadwal Sandar Kapal Terganggu
- account_circle Dudung Wahyudin
- calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
- visibility 140
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Surabaya/Tanjung Perak – Akibat insiden truk sarat muatan dipaksakan naik upper deck dan berakibat truk alami patah As yang berdampak tertundanya kegiatan pemuatan kapal Roll On – Roll Off (RORO) KM Batu Layar tujuan Lombok hingga berjam-jam sehingga sempat menimbulkan keluhan dan kepanikan para supir truk lainnya serta mengganggu jadwal sandar kapal lain yang terjadi pada Minggu (7/6/2026), dimana hal ini harus menjadi perhatian bagi Instansi terkait khususnya KSOP Tanjung Perak.
Terlambatnya keberangkatan dan pemuatan kendaraan yang mulai aktivitas sekira pukul 09.00 WIB tersebut menimbulkan kekecewaan dari penumpang, sejumlah sopir truk dan kendaraan lain yang belum juga naik ke kapal DLN Batu Layar hingga pukul 16.10 WIB, yang seharusnya sudah berangkat pukul 13.00 WIB sesuai jadwal namun baru bisa lepas tali pukul 18.00 WIB.
“Sampai jam berapa kami harus menunggu agar truk kami bisa segera naik, karena kami juga dipesan Boss agar barang tepat waktu sampai tujuan, kami tidak tahu apa yang terjadi, tidak tahu sampai jam berapa bisa berangkat, ” keluh sejumlah sopir truk yang berada berjajar di tepi dermaga.
Terpisah, General Manajer PT.DLN Surabaya, I Ketut kepada awak media membenarkan atas kejadian itu dan menjelaskan bahwa pihak DLN sudah menyampaikan kepada ekspedisi bahwa hari Minggu ada keterlambatan berangkat yang disebabkan ada truk gak kuat naik di upper deck/deck atas karena muatannya yang terlalu berat.
‘Yang terjadi akhirnya muatan truk tersebut miring jadi harus dipindah dulu ke truk pengganti, itu penyebabnya,” jelasnya
Saat ditanya munculnya keluhan dan kekecewaan dari para penumpang dan para sopir truk akibat dari insiden tersebut, dengan tegas Ketut membantah dan mengatakan bahwa para sopir justru saling bekerjasama membantu evakuasi memindahkan muatannya.
“Kalau sopir-sopir lintasan Surabaya – Lombok sudah sangat paham koq, karena mereka relasi kami yang setiap hari naik kapal DLN,” tandas Ketut.
Sementara itu , salah seorang petugas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Mujamil ketika ditanya wartawan melalui pesan Whatsapp mengatakan, bahwa info yang diterimanya akibat air laut pasang dan rampdoornya tinggi.
“Resikonya, ya truk-truk muatan gak kuat naik dan bisa-bisa terguling”, tandasnya ( dungs)
Jurnalis : Dudung Wahyudin
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 Juli 2024 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah Prov. Jawa Timur. Email : dudung.wahyudin@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar