Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Investasi Tambak Udang Rp30 Miliar Masuk Beltim, Target Produksi 50 Ton per Bulan

Investasi Tambak Udang Rp30 Miliar Masuk Beltim, Target Produksi 50 Ton per Bulan

  • account_circle Ramlie Arbaie
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Manggar, Beltim — Investasi budidaya udang modern senilai Rp30 miliar mulai beroperasi di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kepulauan Bangka Belitung. Mengusung teknologi ramah lingkungan berbasis Recirculating Aquaculture System (RAS), proyek ini diklaim menjadi yang pertama di Indonesia dengan konsep pengolahan limbah tanpa membuangnya ke laut.

Fasilitas budidaya tersebut mulai memasuki tahap penebaran benur atau post-larvae sebanyak 1,2 juta ekor yang didatangkan dari Lampung, Minggu (1/11/2026).

Proyek ini diharapkan menjadi percontohan pengembangan industri perikanan modern dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang investasi serta lapangan pekerjaan bagi masyarakat Belitung Timur.

Bupati Belitung Timur menyatakan dukungan penuh terhadap investasi tersebut sejak tahap awal perencanaan. Menurut dia, kemudahan perizinan dan kepastian tata ruang menjadi faktor penting untuk menarik investor ke daerah.

“Enggak terasa, waktu letakkan batu pertama kan Agustus tahun lalu. Ini sudah satu tahun lebih. Tadi sudah mulai ditaburkan benurnya. Produksinya semua saya lihat sudah bagus. Teknologi ini pertama di Indonesia dan sangat baik, jadi nanti orang bisa jadikan percontohan di Belitung Timur ke depan,” ujar Bupati.

Dia menegaskan, pemerintah daerah harus hadir memberikan kemudahan bagi investor, terutama dalam proses perizinan

“Pemerintah daerah itu harus dukung. Jangan sampai cuma mau bikin satu izin saja susahnya minta ampun. Begitu bilang mau investasi, hari ini ngomong, besok saya langsung suruh PUPR cek tata ruang cepat, supaya orang bisa investasi. Saya pasti akan dukung karena ini untuk kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat kita,” katanya.

Investasi Berpotensi Tembus Rp600 Miliar

Manajemen proyek menyebutkan, investasi awal yang telah dikucurkan mencapai sekitar Rp30 miliar. Nilai tersebut diperkirakan meningkat hingga hampir Rp600 miliar dalam lima tahun, seiring pembangunan fasilitas pendukung dan pengembangan kawasan budidaya.

Pada tahap operasional saat ini, satu modul budidaya ditargetkan menghasilkan sekitar 50 ton udang per bulan.

“Benur yang kita tebar tadi 1,2 juta ekor. Dengan satu modul ini, target kita sekitar 50 ton per bulan. Untuk hasil pastinya, nanti tiga bulan kemudian baru bisa kita lihat hasilnya,” ungkap Manajer Proyek.

Selain fasilitas budidaya, pengembangan investasi juga mencakup pembangunan fasilitas pengolahan hasil panen menggunakan teknologi Individual Quick Freezing (IQF).

Dari sisi ketenagakerjaan, proyek tersebut telah menyerap puluhan pekerja lokal pada tahap konstruksi dan operasional awal. Jumlahnya diproyeksikan meningkat menjadi 300 hingga 400 orang apabila seluruh fasilitas dan modul budidaya telah dikembangkan.

Terapkan RAS, Limbah Diolah Menjadi Pupuk Organik

Keunggulan proyek ini terletak pada penerapan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), yakni sistem budidaya dengan sirkulasi dan pengolahan air secara berulang.

Teknologi tersebut dirancang untuk menekan penggunaan air sekaligus meminimalkan risiko pencemaran lingkungan akibat limbah budidaya.

Manajer Proyek menjelaskan, kotoran udang dan sisa pakan tidak langsung dibuang ke perairan, melainkan melalui proses penyaringan dan pengolahan menjadi pupuk organik.

Selain itu, pengelola memanfaatkan rumput laut jenis Ulva lactuca untuk membantu menyerap nitrat sebelum air kembali digunakan dalam sistem budidaya.

“Sistem kita pakai resirkulasi (RAS). Kotoran udang dan sisa pakan difilter dan diproses menjadi pupuk organik, jadi tidak dibuang ke laut. Kita juga menanam rumput laut Ulva lactuca untuk menyerap nitrat sebelum airnya dialirkan kembali. Konsepnya benar-benar ramah lingkungan,” jelasnya.

Pupuk organik hasil pengolahan limbah tersebut nantinya berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian dan perkebunan kelapa sawit di wilayah sekitar.

Logistik Jadi Tantangan Pengembangan
Di balik besarnya potensi investasi, persoalan logistik masih menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bersama investor tengah mengupayakan pembahasan jalur distribusi dan pengiriman hasil panen agar produk udang dapat dipasarkan langsung ke pusat perdagangan, termasuk Jakarta.

Kelancaran distribusi dinilai penting untuk menjaga efisiensi biaya produksi sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan dari Belitung Timur.

Dengan investasi awal Rp30 miliar, target produksi 50 ton per bulan, serta proyeksi penyerapan hingga 400 tenaga kerja, proyek ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

Pemerintah daerah dan investor kini dituntut memastikan pengembangan fasilitas, keberlanjutan lingkungan, serta kesiapan rantai distribusi berjalan seiring agar investasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarak. (Ramli)

Ramlie Arbaie

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 April 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Belitung Timur - Prov. Bangka Belitung. Email : ramlie.arbaie@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Dorong Desa Percepat Penurunan Stunting: Kinerja Desa Jadi Kunci PS 2026

    Gubernur Dorong Desa Percepat Penurunan Stunting: Kinerja Desa Jadi Kunci PS 2026

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Amir Pontoh
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sulut — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat komitmen dalam pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting melalui penguatan kinerja pemerintah desa. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Tahun 2026 yang dibuka sekaligus diwarnai dengan penyampaian arahan Gubernur Sulawesi Utara. senin 31/8/2026. Arahan Gubernur […]

  • Sir Alex Ferguson tentang siapa yang lebih penting bagi tim nasionalnya, Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi

    Sir Alex Ferguson tentang siapa yang lebih penting bagi tim nasionalnya, Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Portugal – Bagi saya, itu adalah Cristiano Ronaldo, dan saya rasa orang-orang tidak cukup membicarakan hal ini ketika membahas sepak bola internasional.” “Sebelum Cristiano datang, Portugal memiliki pemain-pemain hebat. Mereka memiliki talenta kelas dunia, generasi-generasi fantastis, dan beberapa pemain sepak bola luar biasa, tetapi mereka masih menunggu seseorang untuk membawa negara itu ke […]

  • Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja photo_camera 2

    Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis prioritas tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kesenjangan kompetensi dan perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi. Afriansyah mengatakan, Indonesia saat ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membangun fondasi SDM […]

  • Polda Kalbar Tanamkan Kesadaran Hukum kepada Pelajar SMA Negeri 6 Pontianak melalui Program Polisi Peduli Pendidikan

    Polda Kalbar Tanamkan Kesadaran Hukum kepada Pelajar SMA Negeri 6 Pontianak melalui Program Polisi Peduli Pendidikan

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Polda Kalimantan Barat melalui Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) menggelar kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMA Negeri 6 Pontianak, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 150 siswa, enam guru, serta 30 personel Ditres PPA dan PPO Polda Kalbar. Dalam kegiatan tersebut, […]

  • Direktur Intelkam Polda Kalbar Dorong Audiensi Buruh Bahas UMP 2027

    Direktur Intelkam Polda Kalbar Dorong Audiensi Buruh Bahas UMP 2027

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak — Direktur Intelkam Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Munizar, S.I.K., M.H., mendorong agar aspirasi Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP) terkait pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral (UMS) Kalbar tahun 2027 disampaikan melalui forum audiensi bersama pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikan Kombes Pol. Munizar saat menghadiri silaturahmi bersama para Ketua SB/SP […]

  • Musdes Desa Karya Mukti Susun RKP Desa 2027, Fokus pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Masyarakat

    Musdes Desa Karya Mukti Susun RKP Desa 2027, Fokus pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Erhamudin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | OKU, Sumsel – Pemerintah Desa Karya Mukti bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Karya Mukti, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (2/7/2026). Musyawarah desa tersebut menjadi […]

expand_less