FEB UM Palembang Gelar Kuliah Umum E-Government, Dorong Sinergi Digitalisasi Pelayanan Publik dengan Pemkot Palembang
- account_circle Barudin
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Palembang — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang (FEB UM Palembang) menggelar Kuliah Umum Mata Kuliah E-Government bertajuk “Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik” di Aula Gedung K.H. Faqih Usman Lantai 7 Kampus UM Palembang, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan akademis yang diinisiasi oleh Program Studi (Prodi) Akuntansi FEB UM Palembang ini menghadirkan narasumber dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang guna menjembatani teori akademis di bangku kuliah dengan praktik penerapan teknologi di instansi pemerintahan maupun sektor swasta.
Wakil Dekan FEB UM Palembang, Muhammad Fahmi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dirancang untuk memberikan pemahaman aplikatif bagi para mahasiswa.
“Hari ini kita bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palembang. Melalui mata kuliah elektronik (e-government) ini, mahasiswa mempelajari ilmu akademik yang aplikasinya benar-benar diterapkan di lapangan, baik di pemerintahan kota, provinsi, pusat, maupun swasta. Kuliah umum ini mempertemukan ilmu di kampus dengan praktik di lapangan nanti,” ujar Fahmi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Akuntansi FEB UM Palembang, Aprianto, S.E., M.Si., menekankan pentingnya sinergi yang berkelanjutan antara pihak kampus dan pemerintah kota dalam menyelaraskan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology/ICT).
“Harapannya ke depan ada kegiatan lanjutan atau sinergi antara Prodi Akuntansi dengan pihak Pemerintah Kota Palembang. Sehingga pengembangan teknologi informasi di pemerintahan itu ada hubungannya langsung dengan kampus, dan mahasiswa kami tidak ketinggalan informasi tentang perkembangan teknologi ICT yang ada di pemerintahan,” ungkap Aprianto.
Ia menjelaskan, sosialisasi inovasi teknologi pelayanan publik sudah menjadi kewajiban pemerintah agar masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan layanan digital tanpa terkendala birokrasi yang kaku.
“Memang sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyosialisasikan perkembangan teknologi informasi yang mereka punya. Masyarakat sangat berharap urusan dengan pemerintah tidak lagi rumit secara birokrasi, cukup dengan aplikasi sesuai kemajuan zaman. Layanan pengaduan cukup lewat aplikasi, mendapatkan data cukup lewat IP, begitu juga pembayaran pajak tidak perlu repot lagi karena cukup dari rumah melalui m-banking,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aprianto menambahkan bahwa transformasi digital berhasil memangkas pola lama pelayanan publik yang terkesan mempersulit masyarakat menjadi sistem yang praktis dan efisien.
“Semuanya memanfaatkan keunggulan teknologi informasi yang ada sekarang. Dengan memanfaatkan teknologi ini, pemerintah enak, kita juga enak, jadi tidak repot lagi. Kita ingin meninggalkan pola lama yang terkesan feodal dan mempersulit masyarakat. Kehadiran aplikasi dan layanan digital ini membuat seluruh urusan dapat diselesaikan dengan mudah dari rumah,” pungkasnya.
Melalui agenda ini, FEB UM Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman serta membekali mahasiswa dengan wawasan digitalisasi pelayanan publik yang mutakhir.
“BARUDIN”
Jurnalis : Barudin
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 Oktober 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Palembang - Sumatera Selatan. Email : barudin@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar