Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Nasional » Buntut Kasus Beras SPHP Oplosan di Jakarta, Mentan Amran Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas

Buntut Kasus Beras SPHP Oplosan di Jakarta, Mentan Amran Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas

  • account_circle Saud Maruntung
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) merangkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengambil langkah tegas dengan mencopot delapan pejabat di lingkungan Perum Bulog dan Bapanas. Keputusan ini diambil menyusul terungkapnya kasus dugaan pengoplosan beras subsidi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium di wilayah Jakarta.

Selain pencopotan delapan pejabat tersebut, dua pejabat lainnya turut dijatuhi sanksi administratif berupa surat peringatan. Amran menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pimpinan atas lemahnya pengawasan terhadap distribusi beras bersubsidi.

“Hari ini di lingkungan Bulog dan Bapanas ada 10 orang yang kami tindak. Dua orang diberikan surat peringatan, sedangkan delapan orang langsung kita copot,” tegas Amran dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Menurut Amran, para pejabat yang dicopot saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami kemungkinan keterlibatan mereka dalam skandal tersebut.

Adapun kasus penyelewengan beras SPHP yang sebelumnya ditemukan di kawasan Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) kini telah resmi diproses secara hukum. Pihak kepolisian juga telah menetapkan tersangka, meski Amran belum merinci identitas keseluruhan pihak yang terlibat demi kepentingan penyidikan.

Modus Operandi: Beli Resmi, Lalu Dioplos Menjadi Beras Premium

Dalam keterangannya, Amran membeberkan modus operandi yang dijalankan oleh pelaku. Mulanya, pelaku membeli beras SPHP melalui mekanisme resmi Perum Bulog. Namun, setelah beras diterima, pelaku membongkar kemasan resmi SPHP dan memindahkan isinya ke dalam karung berukuran besar.

Beras tersebut kemudian dikemas ulang atau dicampur (dioplos) dengan beras lain untuk dipasarkan sebagai beras premium dengan harga yang jauh lebih tinggi.

“Jadi, pelaku ini memesan beras SPHP secara resmi ke Bulog. Setelah barang diterima, bungkusannya dibongkar lalu dimasukkan ke karung lain. Ini dua modus yang biasa dilakukan; sebagian langsung disulap menjadi beras premium, dan sebagian lagi dioplos terlebih dahulu baru dijual ke pasaran,” jelas Amran.

Ia menilai praktik culas tersebut sangat merugikan negara dan masyarakat. Pasalnya, beras SPHP merupakan komoditas bersubsidi yang digelontorkan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Penjelasan Dirut Bulog dan Keterlibatan Mitra RPK

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, merinci bahwa dari delapan pejabat yang dicopot, enam di antaranya merupakan pejabat Bulog yang dinonaktifkan, sedangkan dua pejabat lainnya berasal dari Bapanas. Sementara itu, dua pejabat lainnya diberikan surat teguran keras.

“Atas arahan Pak Mentan dan hasil rapat direksi Bulog, kami putuskan ada enam orang yang dinonaktifkan dan dua orang diberikan surat teguran. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan wilayah beserta jajaran yang bertugas mengawasi distribusi beras pemerintah,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan bahwa penonaktifan sementara dilakukan selama proses pemeriksaan berlangsung guna mencegah potensi hilangnya barang bukti. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Apabila hasil investigasi membuktikan adanya keterlibatan para pejabat tersebut dalam jaringan pengoplosan beras, mereka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, jika tidak terbukti bersalah, nama baik serta jabatan mereka akan dipulihkan.

Terkait pelaku di lapangan, hasil penelusuran internal Bulog mengungkap bahwa salah seorang tersangka yang telah diamankan polisi berinisial RH. Tersangka RH diketahui merupakan mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang membeli beras subsidi melalui aplikasi resmi Klik SPHP.

Meski transaksi pembelian awal tercatat sesuai prosedur resmi, pihak kepolisian kini tengah mendalami dugaan tindak pidana penyalahgunaan beras tersebut setelah keluar dari gudang distribusi.

Penulis: Saud Maruntung Marbun

Saud Maruntung

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jembatan Beton Desa Sukamulya Rampung, Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah dan TNI Perkuat Akses dan Perekonomian Warga

    Pembangunan Jembatan Beton Desa Sukamulya Rampung, Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah dan TNI Perkuat Akses dan Perekonomian Warga

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Garut – Pembangunan jembatan beton di Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, telah selesai dan kini resmi dapat dimanfaatkan masyarakat. Infrastruktur tersebut dibangun melalui sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat sebagai upaya mempercepat pemulihan akses transportasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,Jembatan beton tersebut dibangun untuk menggantikan akses yang sebelumnya mengalami kerusakan sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Dengan […]

  • Ribuan Warga Tumpah ke Jalan, Cianjur Fest 2026 Hadirkan Karnaval Budaya Meriah

    Ribuan Warga Tumpah ke Jalan, Cianjur Fest 2026 Hadirkan Karnaval Budaya Meriah

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Fernandy Gustanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Cianjur — Kemilau Cianjur Fest 2026 bertajuk “Rahayat Raksa Raharja” berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Cianjur untuk menyaksikan Karnaval Budaya Cianjur Fest 2026, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Wakil Bupati Cianjur Ramzi. Kemeriahan […]

  • Mustika Bahrun, Sutan Pengayom Makhga: Sosialisasi Pancasila & Pelantikan PD-PK Perkuat Kader di Desa Rusaba

    Mustika Bahrun, Sutan Pengayom Makhga: Sosialisasi Pancasila & Pelantikan PD-PK Perkuat Kader di Desa Rusaba

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Sundari
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pesawaran —  Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III, Mustika Bahrun, S.E., M.M. (Sutan Pengayom Makhga), menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila & Wawasan Kebangsaan sekaligus Pelantikan Pengurus PD dan PK di Desa Rusaba, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta warga […]

  • Sengketa Lahan 5.286 Meter di Semanan: Ahli Waris Nilam Bin Idup Tegaskan Tempuh Jalur Hukum, Bukan Demo Liar photo_camera 6

    Sengketa Lahan 5.286 Meter di Semanan: Ahli Waris Nilam Bin Idup Tegaskan Tempuh Jalur Hukum, Bukan Demo Liar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 362
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Mencuatnya kabar mengenai aksi demonstrasi warga di area operasional PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (Sucaco/SCCO) di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (23/6/2026), memicu simpang siur informasi. Pihak ahli waris Nilam Bin Idup meluruskan bahwa kehadiran mereka di lokasi bukanlah aksi demonstrasi maupun pendudukan lahan secara liar, melainkan bentuk pengawalan […]

  • KPK Minta Pemda di Aceh Segera Serahkan Data Anggaran 2025–2026

    KPK Minta Pemda di Aceh Segera Serahkan Data Anggaran 2025–2026

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di Aceh segera menyerahkan data terkait pengelolaan anggaran Tahun 2025–2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemetaan serta pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah. Data yang diminta antara lain berkaitan dengan dana hibah, pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, pengadaan barang dan […]

  • Wujud Kepedulian Sosial, H. Misan Jaelani Pimpin DPP WDN Gelar Santunan Anak Yatim dan Berbagi Kebahagiaan photo_camera 6

    Wujud Kepedulian Sosial, H. Misan Jaelani Pimpin DPP WDN Gelar Santunan Anak Yatim dan Berbagi Kebahagiaan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Semangat kepedulian terhadap sesama terpancar nyata dalam kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wadah Diskusi Nusantara (WDN). Mengusung tema kemanusiaan, kegiatan santunan anak yatim piatu ini sukses digelar di Gedung Srengseng Junction, Jalan Srengseng Raya No. 69, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu malam (25/07/2026). Acara yang berlangsung […]

expand_less