MJP Hutagaol Soroti Kedaulatan Digital Indonesia di Tengah Persaingan AI dan Teknologi Global
- account_circle Suwoto
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Penguasaan data, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), satelit, semikonduktor, dan infrastruktur digital semakin berperan dalam menentukan daya saing ekonomi serta posisi strategis suatu negara. Indonesia dinilai perlu memperkuat kemampuan teknologi nasional agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan menentukan arah pembangunan digital.
Gagasan tersebut menjadi pokok pembahasan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol dalam Seri 4 bertajuk Imperium Data: AI, Satelit, dan Kekuasaan Digital, yang mengulas tantangan kedaulatan digital dan peluang Indonesia menghadapi persaingan teknologi global.
Menurut MJP Hutagaol, kekuatan nasional pada era modern tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, kekuatan ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga kemampuan mengolah data, mengembangkan teknologi, serta membangun sumber daya manusia yang kompeten.
AI dan Infrastruktur Digital Membutuhkan Energi
Perkembangan AI membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas industri, mendukung penelitian, dan memperbaiki pelayanan publik. Namun, pengembangannya membutuhkan pusat data, semikonduktor, jaringan komunikasi, tenaga ahli, serta pasokan listrik yang andal.
International Energy Agency (IEA) dalam laporan Energy and AI memperkirakan konsumsi listrik pusat data global mencapai sekitar 415 terawatt-jam (TWh) pada 2024 dan berpotensi meningkat menjadi sekitar 945 TWh pada 2030 berdasarkan skenario dasarnya.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya menyelaraskan pengembangan teknologi digital dengan kebijakan energi, efisiensi sumber daya, dan perlindungan lingkungan.
Indonesia juga perlu memperkuat pendidikan sains dan teknologi, riset, serta kemampuan industri nasional agar investasi digital menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar