Soroti Penegakan Hukum di Aceh Timur, Kaperwil Media Suara Mabes Minta Kapolda Aceh Turun Tangan
- account_circle Hanafiah
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Aceh Timur – Penegakan hukum di Kabupaten Aceh Timur mendapat sorotan tajam dari Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Suara Mabes Provinsi Aceh, Hanafiah. Pihaknya menilai kinerja institusi penegak hukum di wilayah tersebut belum berjalan optimal dalam menindaklanjuti berbagai aduan serta laporan masyarakat.
Hanafiah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap penanganan sejumlah perkara yang dinilai lamban dan belum menunjukkan kepastian hukum. Menurut catatannya, terdapat beragam laporan dugaan tindak pidana yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari pengelolaan alokasi dana desa, persoalan sengketa lahan, dugaan penyimpangan bantuan bencana, hingga perkara kriminal umum lainnya.
“Banyak laporan dari masyarakat yang terkesan mandek dan belum ada kejelasan tindak lanjutnya. Kondisi ini membuat penegakan hukum di Aceh Timur terkesan jalan di tempat dan menimbulkan tanda tanya besar bagi para pencari keadilan,” ujar Hanafiah, Minggu (18/10/2026).
Ia menambahkan, lambannya penanganan perkara tidak hanya merugikan masyarakat pencari keadilan, namun juga berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di daerah.
Merespons dinamika tersebut, Hanafiah meminta Kapolda Aceh untuk mengambil langkah konkret dengan melakukan supervisi serta evaluasi langsung ke daerah, khususnya terhadap jajaran kepolisian kewilayahan di Aceh Timur. Langkah ini dipandang penting guna memastikan fungsi pelayanan, penyelidikan, dan penyidikan berjalan profesional, transparan, serta akuntabel sesuai arahan dan kebijakan Kapolri.
“Kami berharap Bapak Kapolda Aceh dapat turun langsung meninjau kinerja jajaran di bawah. Evaluasi menyeluruh dan pengawasan langsung dari pimpinan Polda sangat dibutuhkan untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjaga marwah kepolisian di mata masyarakat Aceh,” tegasnya.
Hanafiah menegaskan bahwa pers memiliki peran penting dalam fungsi kontrol sosial, yakni menyuarakan keresahan warga sekaligus mendorong terciptanya tata kelola penegakan hukum yang berkeadilan. Ia berharap aspirasi masyarakat Aceh Timur mendapat respons cepat dari pihak berwenang agar kepastian hukum benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
“Masyarakat sangat mendambakan keadilan yang nyata, bukan sekadar janji atau prosedur yang berlarut-larut. Kehadiran pimpinan untuk menertibkan dan mengevaluasi kinerja penegakan hukum di daerah adalah harapan besar masyarakat saat ini,” tutup Hanafiah. (MSM)
Jurnalis : Hanafiah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar