Pertahanan Nir-Materi Jadi Pilar Strategis Indonesia Abad ke-21, Penguatan Koperasi, UMKM, dan SDM Dinilai Krusial
- account_circle Suwoto
- calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
- visibility 349
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
UMKM Menjadi Pilar Kemandirian Bangsa
Selain koperasi, sektor UMKM disebut memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan ekonomi nasional karena menyerap tenaga kerja, menciptakan lapangan usaha, dan memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke daerah.
Namun demikian, Hutagaol mengingatkan bahwa tantangan global seperti dominasi produk impor, transformasi digital, keterbatasan akses pembiayaan, hingga rendahnya inovasi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diatasi.
Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem kewirausahaan nasional yang mampu menghasilkan pelaku usaha inovatif, adaptif, berdaya saing global, serta terintegrasi dalam rantai pasok nasional maupun internasional.
SDM Berkualitas Menentukan Daya Saing Nasional
Pada sektor ketenagakerjaan, kualitas sumber daya manusia dinilai sebagai faktor penentu kekuatan bangsa dalam menghadapi perubahan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), otomatisasi industri, serta transformasi ekonomi digital.
Menurut Hutagaol, bonus demografi Indonesia hanya akan menjadi keuntungan apabila diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, kesehatan, serta budaya kerja yang produktif.
Ia mencontohkan berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Finlandia, Taiwan, Israel, Tiongkok, dan India yang berhasil membangun daya saing nasional melalui investasi jangka panjang pada pembangunan manusia.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar