Negara Kecil, Pengaruh Global: Pelajaran bagi Indonesia di Abad ke-21
- account_circle Suwoto
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026
- visibility 285
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Indonesia dinilai memiliki modal yang jauh lebih besar dibanding banyak negara yang kini menjadi kekuatan ekonomi dan teknologi dunia. Selain memiliki wilayah luas, Indonesia juga memiliki sumber daya alam melimpah, bonus demografi, posisi geopolitik strategis, serta Pancasila sebagai dasar negara.
Namun demikian, tantangan terbesar Indonesia bukan menciptakan nilai-nilai baru, melainkan mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang telah dimiliki dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila tidak cukup dihafalkan. Pancasila harus diimplementasikan dalam pendidikan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dunia usaha, hingga kehidupan keluarga,” tegasnya.
Persaingan Global Berbasis Teknologi dan SDM
MJP Hutagaol juga mengingatkan bahwa persaingan global saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga penguasaan teknologi, data, energi, semikonduktor, Artificial Intelligence, industri modern, serta kemampuan membangun persepsi publik.
Dalam konteks tersebut, Indonesia perlu memperkuat pendidikan, riset, inovasi, hilirisasi industri, kemandirian energi, teknologi, dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul agar mampu bersaing secara global.
Ia menegaskan bahwa abad ke-21 akan dimenangkan oleh bangsa yang mampu membangun manusia yang cerdas, berkarakter, berintegritas, disiplin, inovatif, dan menghargai ilmu pengetahuan.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar