Dari Anak Desa Menjadi Pemecah Rekor MURI dan Tokoh Inspiratif Nasional
- account_circle Hapzon Effendi
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Berbuat baiklah sepanjang waktu, terutama kepada ibumu,” menjadi nasihat hidup yang selalu beliau pegang hingga hari ini.
Sejak kecil, beliau memiliki cita-cita besar: ingin menjadi Presiden. Semangat belajar yang tinggi membuatnya terus menempuh pendidikan di Kota Palembang hingga perguruan tinggi. Mata pelajaran favoritnya adalah IPA, dan sejak sekolah ia dikenal sebagai pribadi mandiri, tekun, serta pantang menyerah.
Perjalanan kariernya dimulai dari titik yang sangat sederhana. Ia pernah menjadi guru honorer di beberapa sekolah swasta dengan penghasilan yang sangat minim. Dari pagi hingga sore hari beliau mengajar demi mempertahankan hidup dan memperjuangkan masa depan.
Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan mimpi besar yang terus menyala.
Beliau terus belajar tanpa mengenal lelah. Baginya, pendidikan bukan sekadar mencari gelar, melainkan jalan untuk mengubah nasib dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
Kerja keras dan ketekunannya akhirnya mengantarkan beliau menapaki berbagai jabatan penting. Salah satu keputusan paling berat dalam hidupnya adalah ketika harus meninggalkan dua jabatan kepala sekolah demi mengikuti tes Pegawai Negeri Sipil. Keputusan besar itu menjadi awal dari perjalanan panjang menuju dunia birokrasi dan kepemimpinan.
Penulis Hapzon Effendi
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar