TNI AL dan Angkatan Laut Filipina Perkuat Kerja Sama Maritim di NTNCM ke-17
- account_circle Suwoto
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- visibility 178
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan Angkatan Laut Filipina semakin memperkuat hubungan bilateral melalui Navy to Navy Cooperation Meeting (NTNCM) ke-17 yang berlangsung di Manila, Filipina.
Pertemuan strategis tersebut dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksda TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla. bersama Chief of Staff Angkatan Laut Filipina, RADM Edwin M. Nera. Dalam forum tersebut, kedua angkatan laut menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan maritim di kawasan dan wilayah perbatasan laut melalui peningkatan kerja sama yang lebih erat.
Sejumlah kesepakatan penting berhasil dicapai, di antaranya peningkatan kerja sama pendidikan bagi Perwira Muda di kapal kombatan, serta pembentukan Working Group bagi Korps Marinir dan Pasukan Katak sebagai langkah memperkuat interoperabilitas dan profesionalisme prajurit kedua negara.
Di sela-sela pelaksanaan NTNCM ke-17, Asops Kasal juga diterima oleh Vice Admiral Jose Ezpeleta, Flag Officer in Command (FOIC) Angkatan Laut Filipina di Markas Besar HUKBONG DAGAT. Dalam kesempatan tersebut, FOIC menyampaikan apresiasi kepada TNI AL atas dukungan dan asistensi dalam pembangunan kapal Landing Platform Dock (LPD) di PT PAL Indonesia, yang dinilai menjadi wujud nyata keberhasilan kerja sama pertahanan kedua negara.
Selain itu, TNI AL dan Angkatan Laut Filipina juga menyepakati program pertukaran Taruna dan Bintara Tinggi sebagai upaya memperkuat people-to-people connection. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas calon pemimpin angkatan laut dan pengawak senior alutsista, sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam membangun sumber daya manusia TNI AL yang profesional, modern, dan berdaya saing global.
Melalui hasil NTNCM ke-17 ini, Indonesia dan Filipina semakin memperkokoh kemitraan strategis di bidang pertahanan maritim, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik melalui kerja sama yang berkelanjutan.
(Dispenal/2026)
Editor: Suwoto





Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar