Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » GAIB MODERN: Paradigma Baru Membaca Peradaban Manusia di Era Artificial Intelligence

GAIB MODERN: Paradigma Baru Membaca Peradaban Manusia di Era Artificial Intelligence

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol ’86 Luncurkan Gagasan Filosofis tentang Relasi Manusia, Teknologi, dan Masa Depan Peradaban

MediaSuaraMabes | Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Brain-Computer Interface (BCI), komputasi kuantum, robotika, hingga bioteknologi, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol ’86 memperkenalkan sebuah gagasan filosofis bertajuk “Gaib Modern” sebagai paradigma baru dalam memahami hubungan antara manusia, ilmu pengetahuan, teknologi, dan masa depan peradaban.

Melalui pemikiran yang dituangkan dalam buku tersebut, MJP Hutagaol mengajak masyarakat melihat bahwa banyak teknologi yang saat ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, pada masa lalu mungkin dianggap mustahil atau bahkan dipandang sebagai sesuatu yang “gaib”. Namun, seiring perkembangan ilmu pengetahuan, batas antara misteri dan kenyataan terus mengalami perubahan.

Menurutnya, istilah Gaib Modern tidak merujuk pada sesuatu yang bersifat supranatural atau melampaui hukum alam, melainkan menggambarkan kemampuan teknologi yang bekerja melalui proses yang tidak terlihat secara langsung, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata bagi kehidupan manusia.

Dalam pemaparannya, MJP Hutagaol menjelaskan bahwa sejarah peradaban menunjukkan pola berulang, di mana berbagai fenomena yang awalnya dianggap misterius kemudian dipahami melalui ilmu pengetahuan, dikembangkan menjadi teknologi, dan pada akhirnya melahirkan bentuk peradaban baru.

Dari pola tersebut, ia memperkenalkan konsep Hukum Transformasi Peradaban, yaitu:

Misteri → Pengetahuan → Teknologi → Peradaban Baru

Konsep tersebut menjadi benang merah dalam keseluruhan pembahasan buku yang mengulas bagaimana kemajuan teknologi tidak hanya mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi, tetapi juga memengaruhi cara manusia memahami dirinya sendiri serta realitas di sekitarnya.

Buku ini turut menyoroti berbagai perkembangan mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI), Brain-Computer Interface (BCI), robotika, komputasi kuantum, bioteknologi, hingga eksplorasi ruang angkasa. Berbagai kemajuan tersebut dinilai sebagai indikator bahwa umat manusia tengah memasuki fase transformasi peradaban berikutnya.

Meski demikian, MJP Hutagaol menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh dilepaskan dari dimensi etika, moralitas, dan kebijaksanaan. Menurutnya, kecerdasan buatan mampu mempercepat proses berpikir dan meningkatkan produktivitas manusia, namun tidak dapat menggantikan hati nurani maupun kebijaksanaan yang menjadi ciri khas manusia.

“Tantangan terbesar abad ke-21 bukan hanya menciptakan teknologi yang semakin canggih, tetapi memastikan kualitas kesadaran manusia berkembang seiring dengan laju inovasi teknologi,” ujarnya.

Melalui epilog bukunya, MJP Hutagaol mengingatkan bahwa perubahan merupakan hukum alam yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, keberhasilan suatu peradaban tidak semata-mata diukur dari kecanggihan teknologi, kekuatan ekonomi, maupun dominasi politik, melainkan dari kemampuannya menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Buku “Gaib Modern” diharapkan dapat menjadi ruang dialog dan refleksi bagi akademisi, praktisi teknologi, kalangan militer, pemimpin bangsa, mahasiswa, serta masyarakat luas dalam mendiskusikan arah perkembangan peradaban manusia di era kecerdasan buatan.

Menutup pemikirannya, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol menegaskan bahwa teknologi pada hakikatnya hanyalah alat, sementara masa depan tetap ditentukan oleh manusia yang mampu menjaga moralitas, kebijaksanaan, dan jati dirinya.

“Peradaban boleh berubah, teknologi boleh melesat, dan zaman boleh berganti. Namun, selama manusia tetap memegang kebijaksanaan, moralitas, dan hati nurani, harapan bagi masa depan akan selalu ada,” tegasnya.

(Suwoto)

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satbravo 90 Pasgat dan SFOD-A 1234 Perkuat Interoperabilitas melalui Latma JCET 2026 photo_camera 6

    Satbravo 90 Pasgat dan SFOD-A 1234 Perkuat Interoperabilitas melalui Latma JCET 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bandung – Satuan Bravo (Satbravo) 90 Pasgat bersama Special Forces Operational Detachment-Alpha (SFOD-A) 1234 Angkatan Darat Amerika Serikat sukses menuntaskan Latihan Bersama (Latma) JCET Balance Arrow Iron TA 2026. Agenda berskala internasional ini resmi ditutup di daerah latihan Kopasgat, Balegede, Bandung, pada Jumat (15/5/2026). Berlangsung intensif sejak 17 April lalu, latihan komando ini dirancang […]

  • Pengguna Soroti Kondisi Sejumlah Fasilitas di Terminal Leuwipanjang Bandung

    Pengguna Soroti Kondisi Sejumlah Fasilitas di Terminal Leuwipanjang Bandung

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bandung – Kondisi sejumlah fasilitas umum di Terminal Leuwipanjang Bandung Tipe A menjadi perhatian setelah ditemukan beberapa sarana yang dinilai kurang memenuhi standar kenyamanan dan kelayakan bagi pengguna. Sebagai salah satu terminal utama yang melayani penumpang dari berbagai daerah, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan fasilitas umum merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian pengelola. Temuan […]

  • Berkas P21, Polda Babel Limpahkan 5 Tersangka Kasus Penampungan 52,5 Pasir Timah Ilegal Ke Kejari Belitung

    Berkas P21, Polda Babel Limpahkan 5 Tersangka Kasus Penampungan 52,5 Pasir Timah Ilegal Ke Kejari Belitung

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Babel – Polda Bangka Belitung melakukan pelimpahan (tahap II) 5 tersangka kasus penampungan 52,5 ton pasir timah ilegal di Kabupaten Belitung yang berhasil diungkap pada awal Agustus 2026 lalu. Pelimpahan dilakukan setelah berkas perkara kelima tersangka dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel. “Hari ini Jumat 2 Oktober 2026, penyidik sudah […]

  • Kurang dari 24 Jam Polsek Manis Mata Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Korban Orang Hilang di Desa Seguling photo_camera 3

    Kurang dari 24 Jam Polsek Manis Mata Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Korban Orang Hilang di Desa Seguling

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Jajaran Polsek Manis Mata berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Desa Seguling, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang. Terduga pelaku berhasil diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi serta barang bukti. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., […]

  • 76 Bintara dan 18 Tamtama Lulus Terpilih dalam Sidang Akhir Penerimaan Polri T.A. 2026 di Polda Kalbar photo_camera 4

    76 Bintara dan 18 Tamtama Lulus Terpilih dalam Sidang Akhir Penerimaan Polri T.A. 2026 di Polda Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Polda Kalbar menggelar Sidang Akhir Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, Pontianak. Sidang ini menjadi tahapan akhir dalam proses seleksi untuk menentukan peserta yang dinyatakan lulus terpilih menjadi calon anggota Polri. Sabtu(4/7) Sidang akhir dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Kalbar, […]

  • Sudah Memasuki Agustus 2026, Pantauan Media Suara Mabes: Sejumlah Pekerjaan Fisik di Kota Sabang Dinilai Belum Berjalan Optimal

    Sudah Memasuki Agustus 2026, Pantauan Media Suara Mabes: Sejumlah Pekerjaan Fisik di Kota Sabang Dinilai Belum Berjalan Optimal

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sabang – Memasuki bulan Agustus 2026, sejumlah program pekerjaan fisik dan pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kota Sabang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Tahun Anggaran 2026 dinilai belum berjalan secara optimal. Hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang disampaikan Kepala Biro Media Suara Mabes Kota Sabang, Soeharto. Menurut Soeharto, […]

expand_less