Hanafiah Soroti Dugaan Penyalahgunaan Rumah Dinas Ketua DPRK Nagan Raya, Minta DPP PPP Bersikap
- account_circle Hanafiah
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Nagan Raya, Aceh – Kaperwil Media Suara Mabes Aceh, Hanafiah, menyampaikan keprihatinan dan kecaman terhadap dugaan peristiwa yang menyeret Ketua DPRK Nagan Raya terkait penggunaan rumah dinas yang merupakan fasilitas negara.
Menurut Hanafiah, rumah dinas pejabat publik semestinya digunakan sesuai peruntukan dan kepentingan kedinasan. Karena itu, setiap informasi mengenai dugaan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi perlu mendapat perhatian dan klarifikasi dari pihak terkait.
Sorotan serupa disampaikan warga Nagan Raya, Mizwan, S.H. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan peristiwa yang disebut terjadi di rumah dinas Ketua DPRK Nagan Raya dan meminta persoalan tersebut ditelaah secara objektif.
Saat dikonfirmasi awak media, Mizwan menegaskan bahwa fasilitas negara harus dijaga penggunaannya agar tidak menimbulkan polemik maupun mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan.
“Rumah dinas bukan tempat untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan etika dan kepatutan. Pejabat publik harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta menghormati fasilitas negara yang digunakan,” demikian harapan Mizwan, S.H.
Ia juga meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan perhatian terhadap persoalan yang melibatkan kadernya tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan, ia berharap partai mengambil langkah sesuai AD/ART dan mekanisme organisasi.
Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas serta nama baik organisasi, termasuk memastikan setiap kader yang menduduki jabatan publik menjalankan tanggung jawab secara etis.
Dugaan Peristiwa Masih dalam Penanganan
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan peristiwa di rumah dinas Ketua DPRK Nagan Raya di Kompleks Perkantoran Suka Makmue mencuat setelah adanya laporan dari istri sah yang disampaikan kepada kepolisian.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Rabu malam, 28 Oktober 2026. Dalam informasi yang beredar, istri sah Ketua DPRK Nagan Raya disebut mendapati suaminya sedang bersama seorang perempuan berinisial NA yang berasal dari Banda Aceh.
Pihak kepolisian sebelumnya membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Perempuan berinisial NA juga disebut telah dimintai keterangan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Nagan Raya.
Namun, dugaan perselingkuhan maupun dugaan penyalahgunaan fasilitas negara belum dapat dinyatakan terbukti sebelum terdapat hasil pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak berwenang.
DPP PPP Diharapkan Berikan Sikap
Hanafiah dan Mizwan berharap DPP PPP tidak mengabaikan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Mereka meminta agar persoalan tersebut ditelaah secara transparan, profesional, dan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh klarifikasi langsung dari Ketua DPRK Nagan Raya maupun tanggapan resmi DPP PPP mengenai desakan tersebut.
Media Suara Mabes membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Redaksi menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan penyampaian aspirasi dan kritik masyarakat, bukan pernyataan bahwa dugaan yang beredar telah terbukti secara hukum.
Media Suara Mabes – Lugas, Tegas & Terpercaya.
Jurnalis : Hanafiah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar