Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Kabut Asap Tebal Selimuti 5 Wilayah di Aceh, Jarak Pandang Terbatas dan Aktivitas Transportasi Terhambat

Kabut Asap Tebal Selimuti 5 Wilayah di Aceh, Jarak Pandang Terbatas dan Aktivitas Transportasi Terhambat

  • account_circle Hanafiah
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Aceh – Kabut asap pekat dilaporkan menyelimuti lima wilayah di Provinsi Aceh pada hari ini. Kondisi cuaca yang memprihatinkan tersebut membentang dari wilayah Bireuen hingga Kuala Simpang, membuat suasana siang hari berubah gelap layaknya malam hari akibat tebalnya kepulan asap.

Kondisi ini sangat berdampak pada aktivitas warga, terutama di sektor transportasi darat yang nyaris lumpuh. Jarak pandang yang sangat pendek memaksa para pengguna jalan raya ekstra hati-hati.

“Semua kendaraan angkutan bus dan kendaraan bermotor tidak bisa melaju kencang, karena asap tebal menutupi seluruh areal,” ungkap salah seorang sopir bus angkutan antarkota lintas Bireuen–Kuala Simpang kepada Media Suara Mabes.

Kejadian ini menambah daftar panjang kekecewaan warga terhadap rentetan bencana lingkungan yang kerap terjadi. Sebelumnya, masyarakat juga kerap menjadi korban bencana banjir yang diduga kuat akibat ulah oknum perusak alam yang tidak bertanggung jawab.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Suara Mabes Aceh, Hanafiah, melontarkan kritik keras terhadap para pemangku kebijakan. Ia menilai pemerintah daerah dan instansi terkait terkesan abai dan lamban dalam menindak tegas para pelaku perusakan lingkungan, sehingga masyarakat yang selalu harus menanggung dampak kerugiannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dan rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terkait sumber pasti kabut asap pekat tersebut, apakah murni dari titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) atau terdapat faktor cuaca lainnya.

Demi menjaga keselamatan dan kesehatan bersama di tengah kondisi ekstrem ini, Media Suara Mabes Aceh mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas dari Bireuen hingga Kuala Simpang untuk:

  1. Menyalakan Lampu Utama dan Lampu Kabut (Fog Lamp): Pastikan kendaraan mudah terlihat oleh pengendara lain dari arah berlawanan maupun dari belakang.

  2. Mengurangi Kecepatan Kendaraan: Jangan memacu kendaraan di luar batas aman karena jarak pandang yang sangat terbatas. Selalu jaga jarak pengereman dengan kendaraan di depan.

  3. Menggunakan Masker: Gunakan masker yang memadai, baik saat berkendara menggunakan sepeda motor maupun saat beraktivitas di luar ruangan untuk mencegah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

  4. Menunda Perjalanan Jika Tidak Mendesak: Bagi warga yang rentan terhadap penyakit pernapasan, disarankan untuk tetap berada di dalam rumah hingga kondisi udara dan jarak pandang berangsur normal.

Hanafiah

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSM LIRA Investigasi, Bupati Sampang Diduga Ikut Gelapkan Dana Rumpon Senilai Rp6 Miliar

    LSM LIRA Investigasi, Bupati Sampang Diduga Ikut Gelapkan Dana Rumpon Senilai Rp6 Miliar

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Skandal dugaan korupsi dana kompensasi nelayan senilai Rp21 miliar mengguncang kawasan Pantura Madura. LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) lakukan investigasi diduga, kasus ini melibatkan Bupati Sampang, Slamet Junaidi. Informasi skandal dugaan korupsi itu, terkait dana konpensasi dana Rp.21 milyar dari perusahaan migas Petronas, Malaysia yang seharusnya menjadi hak para nelayan kecil tersebut […]

  • Kawasan Industri Cikupa Membara: 6 Gudang Ludes, Ledakan Keras Guncang Lokasi photo_camera 2

    Kawasan Industri Cikupa Membara: 6 Gudang Ludes, Ledakan Keras Guncang Lokasi

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Tangerang – Tragedi kebakaran hebat meluluhlantakkan Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (14/6). Sebanyak enam bangunan yang menjadi pusat penyimpanan dan produksi berbagai komoditas industri hangus terbakar. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar akibat dentuman ledakan keras yang berulang kali terdengar dari titik api. Pantauan tim Panca News Indonesia di lapangan […]

  • Polda Kalbar Imbau Warga Waspada, Hujan Belum Sepenuhnya Pulihkan Kualitas Udara

    Polda Kalbar Imbau Warga Waspada, Hujan Belum Sepenuhnya Pulihkan Kualitas Udara

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya memulihkan kualitas udara di sejumlah daerah yang masih terdampak kabut asap dan polusi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin(28/9). Berdasarkan Prakiraan BMKG Sejak Minggu, 27 September 2026 Hingga hari ini Senin, 28 September […]

  • Status Darurat Kesehatan Dunia Ditetapkan WHO, Kemenkes Perketat Pengawasan Cegah Ebola Masuk Indonesia

    Status Darurat Kesehatan Dunia Ditetapkan WHO, Kemenkes Perketat Pengawasan Cegah Ebola Masuk Indonesia

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 280
    • 0Komentar

    MediaSuataMabes, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization menetapkan status Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC) terkait wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo pada 17 Mei 2026. Menanggapi situasi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia langsung mengambil langkah antisipatif guna mencegah masuknya virus Ebola ke Indonesia, […]

  • Kunjungan Biro Sukabumi ke Redaksi Pusat Media Suara Mabes 1.45 Play Button

    Kunjungan Biro Sukabumi ke Redaksi Pusat Media Suara Mabes

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Yetty Oktaviany
    • visibility 291
    • 0Komentar
  • Yonkes 2 Kostrad Harus Jadi Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan dan Misi Kemanusiaan photo_camera 6

    Yonkes 2 Kostrad Harus Jadi Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan dan Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Malang – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2/Yudha Bhakti Husada/2 Kostrad dari Letkol Ckm dr. Ucok Harianto Gumarang Urat, Sp.Rad., R.I.(K) kepada Letkol Ckm Dr. David Marlynson Purba, M.Ked (Surg), Sp.B., M.Tr.Mil. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan […]

expand_less