Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Mahyeldi Ajak Kepala Daerah Percepat Sertifikasi Halal, Bidik Sumbar Jadi Pusat Ekosistem Halal Nasional

Mahyeldi Ajak Kepala Daerah Percepat Sertifikasi Halal, Bidik Sumbar Jadi Pusat Ekosistem Halal Nasional

  • account_circle Wajidi Adiansyah
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat mempercepat sertifikasi halal sekaligus membangun ekosistem halal yang terintegrasi guna meningkatkan daya saing daerah, memperkuat UMKM, dan memperluas akses pasar nasional maupun internasional.

Ajakan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Sumatera Barat bertema “Komitmen Kepala Daerah dalam Mendukung Percepatan Sertifikasi Halal dan Pembangunan Ekosistem Halal di Sumatera Barat” di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (4/8/2026). Rakor tersebut turut menghadirkan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI Ahmad Haikal Hasan sebagai keynote speaker.

Mahyeldi menegaskan, sertifikasi halal kini tidak lagi dipandang semata sebagai kewajiban syariat, tetapi telah menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi, melindungi konsumen, dan memperkuat posisi produk lokal di pasar global.

“Halal bukan lagi sekadar kewajiban menjalankan syariat Islam. Halal telah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing daerah, memperkuat perlindungan konsumen, memperluas akses pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, masyarakat Sumatera Barat memiliki modal sosial yang kuat karena nilai halal telah menyatu dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

“Ketika kita berbicara mengenai sertifikasi halal, sesungguhnya kita sedang memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing Sumatera Barat,” ujarnya.

Mahyeldi mengungkapkan, komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan halal telah dituangkan dalam RPJMD Provinsi maupun kabupaten/kota serta diperkuat dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal. Langkah tersebut menjadi fondasi untuk menjadikan Sumatera Barat sebagai salah satu destinasi wisata halal unggulan di Indonesia.

Ia juga memaparkan capaian program sertifikasi halal di Sumbar yang menunjukkan tren positif. Hingga kini sebanyak 72.385 pelaku usaha telah mengikuti program sertifikasi halal, 110.114 sertifikat halal telah diterbitkan, dan 246.332 produk telah mengantongi sertifikat halal.

“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, BPJPH, Kementerian Agama, perguruan tinggi, pendamping halal, dan para pelaku usaha. Namun pekerjaan kita belum selesai,” katanya.

Mahyeldi menegaskan, target berikutnya bukan hanya memperbanyak sertifikat halal, tetapi membangun ekosistem halal yang utuh mulai dari industri halal, kawasan wisata halal, pusat kuliner halal, laboratorium halal, Halal Center, hingga penguatan rantai pasok halal berbasis UMKM.

“Yang harus kita bangun adalah ekosistem halal yang berkelanjutan. Dengan ekosistem yang kuat, Sumatera Barat akan semakin siap menjadi pusat industri dan wisata halal di Indonesia,” tegasnya.

Mahyeldi juga mengajak seluruh kepala daerah menjadikan percepatan sertifikasi halal sebagai program prioritas daerah menjelang pemberlakuan wajib sertifikasi halal pada 17 Oktober 2026.

Selain pemerintah daerah, ia meminta dukungan BUMN, BUMD, perbankan, lembaga keuangan, dunia usaha, dan perguruan tinggi untuk memperluas pembiayaan, pendampingan, dan pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Sementara itu, Kepala BPJPH RI Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa industri halal telah menjadi kekuatan ekonomi dunia dengan nilai mencapai miliaran dolar Amerika Serikat. Namun, Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar masih berada di peringkat kedelapan dalam industri halal global.

“Halal adalah daya saing. Kalau produk luar masuk ke Indonesia dengan label halal sementara UMKM kita tidak memiliki sertifikat halal, bagaimana produk kita bisa dipilih pasar?” ujar Haikal.

Haikal mengungkapkan percepatan implementasi kebijakan wajib halal telah meningkatkan jumlah penerbitan sertifikat secara signifikan. Jika sebelumnya hanya sekitar 600 ribu sertifikat per tahun, kini jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 3,3 juta sertifikat, dengan target mencapai 7 juta sertifikat pada 2026.

Ia optimistis percepatan tersebut akan memperkuat posisi UMKM Indonesia di pasar global sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi halal nasional yang nilainya telah mencapai ribuan triliun rupiah.

Menutup rakor, Mahyeldi berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJPH, dunia usaha, perguruan tinggi, serta pelaku UMKM terus diperkuat sehingga Sumatera Barat mampu menjadi provinsi terdepan dalam implementasi sertifikasi halal sekaligus menjadi model pengembangan ekosistem halal nasional.

Wajidi Adiansyah

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 27 Juni 2021 sebagai Jurnalis Pusat. Email : wajidi.adiansyah@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CSR PT.BMP Salurkan 50 Tangki Air Bersih di Kapanewon Tepus, Bantu Warga Desa Sumberwungu Hadapi Musim Kemarau

    CSR PT.BMP Salurkan 50 Tangki Air Bersih di Kapanewon Tepus, Bantu Warga Desa Sumberwungu Hadapi Musim Kemarau

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Dalyono
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Gunungkidul –PT.(MEDIA SuARA MABES.CM) Bayonet Merah Putih (PT.BMP) Cabang Gunungkidul bersama staf dan relawan menyalurkan bantuan sosial berupa 50 tangki air bersih untuk masyarakat di Kapanewon Tepus, Desa Sumberwungu, Wonosari, Gunungkidul. Kegiatan baksos ini dipimpin langsung oleh *Kepala Cabang PT.BMP Cabang yogyakarta beserta jajaran. Bantuan didistribusikan ke beberapa titik di desa yang mengalami […]

  • Anggota DPR RI, Mulyadi Geram Tambang Emas Ilegal di Sumbar Pakai Ekskavator Tak Tersentuh Hukum

    Anggota DPR RI, Mulyadi Geram Tambang Emas Ilegal di Sumbar Pakai Ekskavator Tak Tersentuh Hukum

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Delco Fitril
    • visibility 324
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta  – Anggota Komisi I DPR RI, Mulyadi geram dengan maraknya tambang emas ilegal yang menggunakan ekskavator di Sumatera Barat (Sumbar). Praktik yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini dinilai tak tersentuh hukum. Hal tersebut disampaikan Mulyadi dalam Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) beberapa waktu lalu. […]

  • Semangat Kemerdekaan, Polres Humbahas Laksanakan Upacara HUT RI ke-81

    Semangat Kemerdekaan, Polres Humbahas Laksanakan Upacara HUT RI ke-81

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Kepolisian Resor Humbang Hasundutan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Humbang Hasundutan dari berbagai satuan fungsi, staf, personel gabungan Polsek, […]

  • Dua Tahun Berlalu, Jalan Sawah Tujuah Danau Maninjau Tetap Terasing

    Dua Tahun Berlalu, Jalan Sawah Tujuah Danau Maninjau Tetap Terasing

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabs | Agam, Maninjau — Jalan Usaha Tani di kawasan Sawah Tujuah yang menghubungkan menuju pinggir Danau Maninjau, Jorong Pakan Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, nyatanya masih terbengkalai hingga kini. Padahal, pembangunan jalan sepanjang 700 meter itu sudah dimulai sejak setahun silam. Namun sampai berita ini diturunkan, jalan tersebut […]

  • Kerusuhan Eropa Jadi Peringatan bagi Indonesia, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Soroti Energi, Data, dan Persepsi

    Kerusuhan Eropa Jadi Peringatan bagi Indonesia, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Soroti Energi, Data, dan Persepsi

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Gejolak sosial di sejumlah negara Eropa pada Oktober 2026 menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional melalui deteksi dini, pengelolaan tekanan ekonomi, dan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pandangan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol ’86 dalam analisis strategis bertajuk “Kerusuhan Eropa: Peringatan Dini bagi Ketahanan Indonesia — Membaca […]

  • Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Ulas Pancasila sebagai Pedoman Menghadapi Perubahan Zaman dalam Mazhab Nusantara Seri 5

    Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Ulas Pancasila sebagai Pedoman Menghadapi Perubahan Zaman dalam Mazhab Nusantara Seri 5

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Pancasila perlu terus diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman etika dalam pengambilan keputusan, penyelenggaraan kekuasaan, dan pembangunan nasional. Pandangan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisan Mazhab Nusantara Seri 5: Pancasila—Nilai, Kebijaksanaan, dan Arah Peradaban. Tulisan tersebut mengangkat pentingnya penerapan nilai-nilai […]

expand_less