Perkuat Sinergi Pengelolaan Waduk Saguling, PLN Indonesia Power Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Kemenko Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan RI
- account_circle Sudirman
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
- visibility 198
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Bandung – PLN Indonesia Power UBP Saguling terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pengelolaan Waduk Saguling yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia yang membahas tindak lanjut berbagai isu strategis terkait pengelolaan kawasan Waduk Saguling.
Diskusi dilaksanakan di Ruang Rapat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Kota Bandung. Kegiatan dipimpin oleh Asisten Deputi Percepatan Pembangunan Kawasan Kepulauan, Pesisir, dan Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Ibu Lauti Nia Astri Sutedja serta dihadiri oleh jajaran Manajemen PLN Indonesia Power UBP Saguling bersama para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan kawasan Waduk Saguling.
Pertemuan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya percepatan penyelesaian berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pemanfaatan kawasan Waduk Saguling. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah progres tindak lanjut pelaksanaan kajian zonasi pemanfaatan waduk dan penetapan garis sempadan Waduk Saguling, yang menjadi landasan penting dalam mewujudkan pengelolaan kawasan secara terencana, terpadu, dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Asisten Deputi Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pengelolaan waduk memerlukan koordinasi lintas sektor agar setiap kebijakan dan pemanfaatan kawasan dapat berjalan selaras dengan aspek keselamatan infrastruktur, perlindungan lingkungan, kepentingan masyarakat, serta keberlanjutan fungsi waduk sebagai aset strategis nasional.
Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan sesi pemaparan dan diskusi yang membahas perkembangan pelaksanaan kajian zonasi pemanfaatan Waduk Saguling. Forum ini menjadi ruang koordinasi bagi seluruh pihak untuk menyamakan persepsi, menyampaikan perkembangan pekerjaan, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penyelesaian kajian tersebut.
Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari pemanfaatan ruang di kawasan waduk, penataan aktivitas masyarakat, perlindungan kawasan sempadan, hingga sinkronisasi dengan regulasi yang mengatur pengelolaan sumber daya air dan infrastruktur strategis. Penetapan zonasi dan garis sempadan diharapkan mampu memberikan kepastian dalam pemanfaatan kawasan sehingga fungsi utama Waduk Saguling sebagai infrastruktur vital nasional tetap terjaga.
Sebagai pengelola PLTA Saguling, PLN Indonesia Power UBP Saguling menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung proses penyusunan kajian melalui penyediaan data, informasi teknis, serta koordinasi aktif dengan seluruh instansi terkait. Perusahaan memandang bahwa pengelolaan kawasan waduk yang terencana tidak hanya penting bagi keberlangsungan operasional pembangkit listrik tenaga air, tetapi juga bagi perlindungan lingkungan, pengelolaan sumber daya air, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar waduk.
Forum koordinasi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam menyusun kebijakan yang komprehensif dan implementatif. Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola waduk, dan para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan setiap langkah yang diambil mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengelolaan Waduk Saguling.
Rapat berlangsung secara konstruktif dengan menghasilkan sejumlah masukan dan kesepahaman yang akan menjadi dasar tindak lanjut dalam penyelesaian kajian zonasi pemanfaatan waduk dan garis sempadan. Hasil pembahasan ini diharapkan dapat mempercepat proses penyusunan rekomendasi kebijakan sekaligus mendukung pengelolaan kawasan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, PLN Indonesia Power UBP Saguling kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga fungsi strategis Waduk Saguling. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan tata kelola kawasan yang semakin baik, mendukung keandalan operasional pembangkit listrik tenaga air, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan nasional.


Jurnalis : Sudirman
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 Desember 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Jawa Barat. Email : sudirman@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar